Home / Nasional

Minggu, 28 Desember 2025 - 12:30 WIB

Dosen UIM Emosi dan Ludahi Kasir Swalayan Makassar

Tampang dosen UIM yang meludahi kasir swalayan di Makassar. (Dok. Istimewa)

Tampang dosen UIM yang meludahi kasir swalayan di Makassar. (Dok. Istimewa)

Makassar, iNBrita,com  – Dosen Universitas Islam Makassar (UIM), Amal Said, mengaku meludahi kasir swalayan berinisial N (21) setelah terlibat adu mulut soal antrean pembayaran. Amal menyatakan emosinya tersulut karena kasir menuduhnya menyerobot antrean.

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah swalayan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, pada Rabu (24/12) sekitar pukul 11.30 Wita. Kamera CCTV merekam kejadian itu.

Amal menjelaskan bahwa ia awalnya mengantre di barisan panjang. Ia kemudian berpindah ke kasir lain yang kosong karena tidak melihat pelanggan lain menuju kasir tersebut.

“Saya pindah ke kasir kosong. Saya tidak menyerobot antrean,” ujar Amal saat memberikan keterangan, Sabtu (27/12/2025).

Baca juga :   Prabowo Umumkan THR ASN-TNI-Polri Cair Senin 17 Maret 2025

Menurut Amal, kebiasaan berpindah ke kasir kosong lazim terjadi di swalayan. Namun, kasir mempertanyakan tindakannya dan meminta ia kembali ke antrean sebelumnya.

“Kasir menegur saya dan bertanya kenapa tidak mengantre dari belakang, padahal meja kasir itu kosong,” katanya.

Amal mengaku tersinggung karena merasa kasir memperlakukannya tidak sopan. Ia juga menyebut faktor usia membuat dirinya merasa direndahkan.

“Saya orang tua, rambut saya sudah putih, tapi kasir memperlakukan saya seperti itu. Emosi saya langsung naik,” ungkapnya. Ia mengakui meludahi kasir sebagai luapan emosi sesaat.

Versi Kasir Swalayan

Kasir N menceritakan kronologi kejadian dari sudut pandangnya. Ia mengatakan Amal sebelumnya berada di antrean belakang, lalu maju dan melewati dua pelanggan lain.

Baca juga :   Warga Sukabumi Angkut Jenazah Terjang Arus Sungai

“Saya melihat bapak itu maju ke depan saat saya masih melayani pelanggan,” ujar N.

N kemudian menegur Amal dan memintanya kembali mengantre sesuai urutan. Teguran tersebut justru memicu kemarahan.

“Dia marah, melempar keranjang belanja, dan meminta saya langsung memproses transaksinya,” katanya.

N mengaku memilih mengalah agar tidak terjadi keributan. Namun Amal kembali bersikap agresif.

“Saya menjelaskan bahwa ada antrean dari belakang. Saat saya belum selesai bicara, dia langsung meludahi saya,” tuturnya.

Rekaman CCTV yang beredar luas memicu perhatian publik dan menuai kecaman terhadap tindakan tidak pantas di ruang publik

Berita ini 38 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Burung pelanduk Kalimantan langka di alam liar, didokumentasikan oleh Panji Gusti Akbar.

Nasional

Kembalinya Burung Pelanduk Kalimantan dan Konservasi Hutan
Dwi Sasetyaningtyas dan Arya Iwantoro konferensi pers pengembalian dana LPDP.

Nasional

Suami Dwi Sasetyaningtyas Setuju Kembalikan Dana LPDP
Ilustrasi perhitungan gaji PPPK paruh waktu 2026 bagi tenaga honorer di instansi pemerintah

Nasional

Gaji PPPK Paruh Waktu 2026, Ini Rinciannya
Pejabat KPK memberikan keterangan pers terkait penyelidikan dugaan korupsi proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung di Jakarta.

Nasional

KPK Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat

Nasional

BKN Minta Petugas Seleksi PPPK Tahap II Menjaga Integritas Institusi
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan keterangan pers tentang peningkatan jumlah petani milenial di Kantor Kementerian Pertanian Jakarta.

Nasional

27 Ribu Milenial Terjun ke Pertanian, Raup Rp 15–20 Juta per Bulan
Kalender 2026 menampilkan jadwal libur nasional dan cuti bersama di Indonesia

Nasional

Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026
Harga emas Pegadaian hari ini Galeri 24 dan UBS turun di hampir semua ukuran

Nasional

Harga Emas Pegadaian Turun Galeri 24 UBS Hari