Kasat Reskrim Polres Kerinci, AKP Very Prastyawan : Pelaku Pembunuh Eli Jumini Terus Diburu!

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 Januari 2025 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INBRITA.COM, KERINCI – Kasus pembunuhan Eli Jumini (45) masih menjadi sorotan publik setelah jasadnya ditemukan bersimbah darah di gudang pupuk milik Agus di Desa Lolo Gedang, Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci, pada Jumat (6/12/2024) tahun lalu. Kepergian Eli Jumini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, terlebih hingga kini terduga pelaku, Agus, masih belum tertangkap.

Dugaan keterlibatan Agus semakin kuat setelah sebuah rekaman suara percakapan antara dirinya dan keluarga korban beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, Agus mengakui bahwa korban sempat berada di tokonya dan telah dihabisi.

Kapolres Kerinci, AKBP Arya Tesa Brahmana, menegaskan bahwa kasus ini akan terus diusut hingga tuntas sesuai dengan hukum yang berlaku. “Sebagai Kapolres yang baru, saya pastikan kasus ini menjadi perhatian serius. Kami akan terus melakukan upaya hukum untuk menangkap pelaku dan memberikan keadilan bagi keluarga korban,” ujarnya.

Baca Juga :  BMKG Waspadai Hujan Lebat di Jambi Hari Ini

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kerinci, AKP Very Prastyawan, mengungkapkan bahwa pihaknya masih dalam proses penangkapan Agus, yang saat ini diduga berada di luar negeri. “Kami telah berkoordinasi dengan Polda dan melengkapi seluruh administrasi yang diperlukan. Selanjutnya, Polda akan mengajukan permohonan Red Notice ke Divhubinter Polri,” jelasnya.

Lebih lanjut, AKP Very Prastyawan menegaskan bahwa semua prosedur harus dijalankan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). “Red Notice adalah permintaan kepada penegak hukum di seluruh dunia untuk mencari dan menahan sementara seseorang sambil menunggu ekstradisi, penyerahan diri, atau tindakan hukum serupa. Namun, perlu dipahami bahwa Red Notice bukanlah surat perintah penangkapan internasional, melainkan permintaan dari negara anggota atau pengadilan internasional untuk membantu pencarian dan penahanan,” tambahnya.

Baca Juga :  Polisi Ungkap Kesamaan Bahan Peledak di SMAN 72

Hingga kini, keluarga korban masih berharap agar aparat penegak hukum segera menangkap dan membawa Agus ke Indonesia untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga pelaku berhasil ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku.

Editor : Eni Syamsir

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ungkap Kesamaan Bahan Peledak di SMAN 72
Polisi Tangkap Pelaku Penembakan Hansip di Cakung
Tersangka Penipuan Tanah Resmi Ditahan Kejari Sungai Penuh
Kejari Jakpus Ungkap Ammar Zoni Edarkan Ganja Sintetis
Polresta Jambi Timur Amankan Emak-Emak Copet Beraksi di Pasar
Polisi Batang Hari Selidiki Kasus Dua Warga Ditemukan Tewas
Polres Kerinci Bekuk Pelaku Pencurian di Pasar Tanjung Bajure
Satreskrim Kerinci Tangkap Pelaku Penganiayaan di Koto Keras
Berita ini 3,859 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 November 2025 - 17:58 WIB

Polisi Ungkap Kesamaan Bahan Peledak di SMAN 72

Minggu, 9 November 2025 - 19:30 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan Hansip di Cakung

Rabu, 15 Oktober 2025 - 14:30 WIB

Tersangka Penipuan Tanah Resmi Ditahan Kejari Sungai Penuh

Kamis, 9 Oktober 2025 - 23:32 WIB

Kejari Jakpus Ungkap Ammar Zoni Edarkan Ganja Sintetis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 21:07 WIB

Polresta Jambi Timur Amankan Emak-Emak Copet Beraksi di Pasar

Berita Terbaru

Sejumlah wilayah di Jambi diguyur hujan ringan sesuai prakiraan BMKG, Senin (11/5/2026).

Daerah

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Wilayah Jambi Hari Ini

Senin, 11 Mei 2026 - 07:00 WIB

Daftar kode redeem Free Fire terbaru 11 Mei 2026 yang bisa diklaim untuk mendapatkan hadiah gratis dari Garena.

Game

30 Kode Redeem Free Fire Terbaru 11 Mei 2026

Senin, 11 Mei 2026 - 06:00 WIB

Foto: dok. Ega Shepiani/detikcom

Nasional

Pemerintah Dorong Gerakan Pilah Sampah di Daerah

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:00 WIB

Kolom abu putih kelabu kehitaman erupsi Gunung Dukono, Sabtu (9/5/2026). (Dok. Pos PGA Dukono)

Nasional

Dua WN Singapura Diduga Tertimbun Erupsi Dukono

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:00 WIB

lustrasi orang makan meski sudah kenyang akibat food noise.( foto freepik)

Kesehatan

Food Noise Dorongan Otak yang Memicu Keinginan Makan

Minggu, 10 Mei 2026 - 03:00 WIB