Home / Hukrim

Selasa, 11 November 2025 - 17:58 WIB

Polisi Ungkap Kesamaan Bahan Peledak di SMAN 72

Petugas Polda Metro Jaya melakukan olah TKP ledakan di SMAN 72 Jakarta, Selasa (11/11/2025).

Petugas Polda Metro Jaya melakukan olah TKP ledakan di SMAN 72 Jakarta, Selasa (11/11/2025).

Jakarta, iNBrita.com – Polda Metro Jaya mengumumkan perkembangan kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Polisi menemukan bahwa bahan peledak di lokasi kejadian dan di rumah pelaku memiliki kesamaan.

Kabid Balistik Metalurgi Forensik (Balmetfor) Mabes Polri Kombes Pol Ari Kurniawan Jati menjelaskan bahwa timnya menemukan bahan peledak berdaya ledak rendah di rumah pelaku. Ia juga menyebut bahwa pelaku meledakkan bahan peledak berkekuatan rendah di masjid dan dekat tong sampah.

“Tim kami menemukan residu bahan peledak berkekuatan rendah di TKP 1,” kata Ari Kurniawan dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (11/11/2025).

Baca juga :   Tim Sat Reskrim Polres Kerinci Berhasil Gagalkan Penyelundupan Minyak Ilegal

“Kami juga menganalisis bahan peledak dari TKP 2 dan dari bom yang belum meledak. Hasil laboratorium menunjukkan semuanya termasuk bahan peledak berkekuatan rendah,” lanjutnya.

Polisi menggeledah rumah pelaku dan menemukan bahan peledak lain dengan jenis yang sama.

“Di rumah anak yang berkonflik dengan hukum itu, kami juga menemukan bahan-bahan peledak berkekuatan rendah,” ujar Ari.

“Dengan kata lain, bahan peledak di masjid dan di samping bank sampah sama dengan bahan yang kami temukan di rumah pelaku,” tambahnya.

Baca juga :   Polres Kerinci Ungkap Kasus Dugaan Peredaran Uang Palsu

Ledakan tersebut terjadi pada Jumat (7/11) saat khotbah salat Jumat. Sebanyak 96 orang menjadi korban dalam insiden itu.

Pelaku yang merupakan siswa SMAN 72 Jakarta diketahui merakit sendiri bomnya setelah mempelajari caranya melalui dark web.

Densus 88 Antiteror Polri menemukan tujuh bom di lingkungan sekolah, empat di antaranya telah meledak. Polisi juga menyita berbagai barang bukti dari rumah pelaku.

Beberapa korban masih menjalani perawatan di empat rumah sakit di Jakarta. Polri bersama berbagai pihak terus memantau kondisi korban dan memberikan trauma healing pasca ledakan tersebut.

(VVR*)

Berita ini 14 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Hukrim

Gara-Gara Perempuan,AS Tega Membunuh

Hukrim

Polisi Bongkar Grup Medsos Berisi Konten Ilegal
Pengacara Baim, Kurnia Saleh, memberi pernyataan soal laporan kasus sunat laser.

Hukrim

Pengacara Baim: Silakan Lapor, Proses Hukum Kami Hormati

Hukrim

Satreskrim Polres Kerinci Ungkap Kasus Curanmor, Pelaku di Dor

Hukrim

Rokok Ilegal Kian Marak, BS: Itu Sisa yang Kemarin
Tersangka Agus Kurnia peragakan adegan rekonstruksi kasus Elly Jumini

Hukrim

Rekonstruksi Diperagakan Agus Didampingi Kuasa Hukum

Hukrim

Tim Elang Kota Polres Kerinci Gagalkan Penjarahan Ikan di Lubuk Larangan
Kapolsek Jambi Timur Edi Mardi merilis kasus emak-emak pencopet berjilbab panjang.

Hukrim

Polresta Jambi Timur Amankan Emak-Emak Copet Beraksi di Pasar