Home / Nasional

Kamis, 15 Januari 2026 - 06:00 WIB

Mahasiswi Unas Tewas Muntah Darah di Kos Depok

Petugas kepolisian dan tim Inafis Polres Metro Depok melakukan olah tempat kejadian perkara di kos mahasiswi Universitas Nasional yang ditemukan tewas muntah darah di Cinere, Depok, Rabu (14/1/2026).

Petugas kepolisian dan tim Inafis Polres Metro Depok melakukan olah tempat kejadian perkara di kos mahasiswi Universitas Nasional yang ditemukan tewas muntah darah di Cinere, Depok, Rabu (14/1/2026).

Jakarta, iNBrita.com – Seorang mahasiswi Universitas Nasional (Unas) berinisial IP (22) meninggal dunia setelah muntah darah di teras kosnya, Pangkalan Jati, Cinere, Depok. Sebelum meninggal, korban sempat memanggil tetangganya untuk meminta pertolongan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 16.14 WIB. Seorang saksi berinisial SN mendengar korban memanggil dengan suara lemah dari dalam kos.

“Sekitar pukul 16.15 WIB, saksi mendengar korban memanggil, ‘Bude sini bude’. Mendengar hal itu, saksi langsung membuka pintu rumah,” kata Kapolsek Cinere Kompol Chairul Saleh, Rabu (14/1).

Saat membuka pintu, SN melihat IP duduk di lantai teras dengan bercak darah di mulutnya. Korban baru saja muntah darah dan terlihat sangat lemah. Tidak lama kemudian, IP tergeletak di teras sambil terus mengeluarkan darah dari mulut.

Baca juga :   Starlink Gratiskan Layanan Internet bagi Korban Banjir Sumatra

SN segera meminta bantuan warga sekitar untuk menolong korban. Namun, saat warga datang, IP sudah tidak bernyawa.

Tinggal Seorang Diri di Kos

Kompol Chairul Saleh menjelaskan bahwa korban merupakan mahasiswi Universitas Nasional dan tinggal seorang diri di kos.

“Korban adalah mahasiswa Unas dan tinggal sendiri,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan saksi di sekitar lokasi, korban sebelumnya masih mengikuti kuliah daring di dalam kamar kos. Namun, korban tiba-tiba keluar kos sambil muntah darah dan langsung jatuh di depan rumah kontrakannya.

Baca juga :   Viral Pria Pasuruan Saat Gendong Ibunya di Makkah

Sekitar pukul 17.00 WIB, tim Inafis Polres Metro Depok yang dipimpin Ipda Hendri bersama dokter jaga UPT Cinere melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dokter tidak menemukan luka akibat kekerasan, termasuk pada area sensitif. Hanya ditemukan bercak darah di area mulut. Kami menduga korban meninggal dunia karena sakit,” jelas Chairul.

Pihak kepolisian memastikan korban meninggal akibat penyakit. Keluarga berencana membawa jasad korban ke Toraja, Sulawesi Selatan, untuk dimakamkan.

(Ven*)

Berita ini 12 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Mobil listrik Chery J6 menerobos banjir di Jakarta

Nasional

Chery J6 Viral Terobos Banjir di Jakarta
Polisi menunjukkan tabung Whip Pink berisi gas N2O dalam konferensi pers kasus Lula Lahfah

Nasional

Polisi Susun Regulasi Whip Pink Usai Kasus Lula
Ketua TP PKK Kerinci Novra Wenti menghadiri Rakornas Posyandu 2025 di Jakarta

Nasional

Ketua TP PKK Kerinci Hadiri Rakornas Posyandu 2025 di Jakarta
Antasari Azhar semasa hidup saat menghadiri acara publik.

Nasional

Mantan Ketua KPK Antasari Azhar Meninggal Dunia

Nasional

4 Pecahan Rupiah Sudah Tidak Berlaku,Ayo Tukar!
Aurellie Moremans memegang bukunya sambil tersenyum, menceritakan pengalaman hidup penuh tantangan dan inspirasi.

Nasional

Aurellie Moremans Bagikan Kisah Hidup Penuh Inspirasi
Mekanik bengkel motor melayani servis motor akibat banjir di Jakarta Utara

Nasional

Banjir Jakarta Utara Dongkrak Servis Bengkel Motor Harian

Nasional

Dua Paprik Sepatu Di Tanggerang Tutup,PHK Ribuan Buruh