Mengkomsumsi Air Matang, Kunci Kesehatan Anak dan Keluarga

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Air sehat mendukung daya tahan tubuh dan tumbuh kembang anak. ( Foto pexels)

Air sehat mendukung daya tahan tubuh dan tumbuh kembang anak. ( Foto pexels)

Jakarta, iNBrita.com – Air merupakan kebutuhan utama bagi tubuh, tetapi banyak orang masih minum air mentah tanpa proses dimasak terlebih dahulu.

Tentu saja kebiasaan ini sangat berisiko bagi tubuh , karena air bisa mengandung bakteri, virus, dan zat berbahaya.

Dokter gizi Johanes Chandrawinata menegaskan masyarakat perlu mensterilkan air sebelum diminum. Ia  menyebut air bisa aman melalui proses perebusan, distilasi, filtrasi, maupun radiasi.

“Air ledeng dan air permukaan di Indonesia harus dididihkan karena belum terjamin bebas kontaminan,” kata Johanes, Senin (22/9).

Johanes mengingatkan, kurang minum bisa menyebabkan dehidrasi yang berdampak pada kesehatan dan fungsi otak anak.

Data Journal of the American Nutrition Association (2023) mencatat 22 persen anak di Indonesia mengalami dehidrasi. Sementara studi THIRST menemukan hampir separuh siswa sekolah kurang minum saat beraktivitas.

Ia menekankan ketersediaan air minum berkualitas di rumah menentukan hingga 80 persen kecukupan cairan anak. Jika akses air matang terjaga, risiko dehidrasi bisa ditekan dan tumbuh kembang anak lebih optimal.

“Memasak air hingga mendidih itu sederhana, tetapi sangat penting bagi keluarga di Indonesia yang masih menghadapi tantangan air bersih,” jelasnya.

Head of Marketing Amidis, Astrid Adelaide Siregar, menambahkan teknologi distilasi modern mampu menghasilkan air murni.

“Air dipanaskan lebih dari 110 derajat Celcius hingga menghasilkan uap, lalu dikondensasikan kembali menjadi air bebas kontaminan,’terangnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Susenas 2023 mencatat lebih dari 40 persen rumah tangga di Indonesia memilih air kemasan bermerek atau isi ulang sebagai sumber minum utama.

Johanes menutup dengan pesan, “Mau memilih air rebusan atau kemasan, prinsipnya sama: pastikan air aman, bersih, dan sehat.”

(Eni Syamsir)

 

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Benarkah Diganti Klinik Koperasi Merah Putih?
Menkes Pakai Oksigen, Kemenkes Ungkap Kejadian Sebenarnya
Vitamin Anak Palsu Berbahaya, Kenali Risiko Penanganannya
Jarak Pandang Sungai Penuh Menurun, BMKG Imbau Waspada
Polusi Udara Ancam Kesehatan, Kenali Risiko dan Pencegahannya
SMA 1 Solsel Perpanjang PJJ Akibat Kabut Asap, Ini Jadwalnya
Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang
Sarapan Sehat Bantu Tubuh Bugar Sepanjang Hari
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:00 WIB

BPJS Kesehatan Benarkah Diganti Klinik Koperasi Merah Putih?

Senin, 26 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Menkes Pakai Oksigen, Kemenkes Ungkap Kejadian Sebenarnya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Vitamin Anak Palsu Berbahaya, Kenali Risiko Penanganannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Jarak Pandang Sungai Penuh Menurun, BMKG Imbau Waspada

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Polusi Udara Ancam Kesehatan, Kenali Risiko dan Pencegahannya

Berita Terbaru

Ilustrasi game susun buah yang menawarkan reward dan klaim penarikan saldo DANA melalui aplikasi penghasil uang 2026. ( Foto AI INBRITA)

Teknologi

Aplikasi Penghasil Uang 2026, Cara Dapat Saldo DANA

Sabtu, 31 Okt 2026 - 00:00 WIB

Kapolres bersama jajaran melaksanakan kegiatan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

SUNGAI PENUH

Kapolres Kerinci Pimpin Green Policing, Tanam Pohon Produktif

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:00 WIB

Wako Alfin sidak sampah di Jembatan Pinggir Air, Jumat (30/10/2026).

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Geram, Pembuang Sampah di Sungai Terancam Sanksi

Jumat, 30 Okt 2026 - 22:00 WIB