Negara Teluk Peringatkan AS Soal Serangan Iran

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bendera negara-negara yang tergabung dalam poros baru berkibar sebagai simbol pergeseran kekuatan geopolitik global.

Bendera negara-negara yang tergabung dalam poros baru berkibar sebagai simbol pergeseran kekuatan geopolitik global.

iNbrita.com — Sejumlah negara Teluk Arab memperingatkan Amerika Serikat (AS) agar tidak menyerang Iran di tengah meningkatnya ketegangan kawasan dan protes besar di Teheran akibat krisis mata uang dan tekanan ekonomi.

Mereka menegaskan bahwa serangan terhadap Iran akan langsung mengancam Selat Hormuz, jalur pelayaran paling vital bagi perdagangan energi dunia.

Menurut Anadolu, Selat Hormuz memisahkan Iran dari negara-negara Teluk Arab seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Oman. Lebarnya yang hanya puluhan kilometer membuat selat ini sangat rentan terhadap gangguan militer, termasuk serangan, ranjau laut, dan blokade terbatas.

Sekitar seperlima pengapalan minyak global melewati Selat Hormuz setiap hari, termasuk ekspor minyak mentah dan gas alam cair (LNG) menuju Asia, Eropa, dan Amerika.

Baca Juga :  Perang Saudara Warnai Semifinal Indonesia Masters 2026

Dampak Potensial Perang AS–Iran

Negara-negara Teluk khawatir Iran akan memanfaatkan Selat Hormuz sebagai alat tekanan jika terjadi serangan militer. Gangguan kecil saja sudah cukup mengguncang pasar minyak global.

Bagi negara-negara Teluk, stabilitas selat ini menjadi kepentingan ekonomi utama. Gangguan sebagian dapat mendorong harga minyak melampaui 100–150 dolar AS per barel, menekan pendapatan ekspor, mengguncang pasar keuangan, dan memicu inflasi global.

Karena itu, mereka menilai serangan terhadap Iran bukan sekadar konflik bilateral, melainkan ancaman serius bagi stabilitas energi dan ekonomi dunia.

Selain dampak ekonomi, intervensi militer AS berisiko memicu respons keras dari Iran dan sekutunya, termasuk ancaman terhadap pangkalan AS, jalur pelayaran, dan target di negara-negara kawasan.

Baca Juga :  Kode Redeem FC Mobile 4 Februari, Klaim Hadiah TOTY

Konflik ini berpotensi meluas dan melibatkan negara-negara Teluk serta kelompok proksi di Irak, Suriah, dan Yaman, sehingga meningkatkan risiko ketidakstabilan berkepanjangan.

Menlu Iran Klaim Situasi Terkendali

Di tengah tekanan internasional, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan pemerintah telah mengendalikan situasi keamanan nasional.

Ia mengatakan gelombang protes sejak akhir Desember 2025 telah berakhir. “Empat hari terakhir semuanya tenang. Tidak ada demonstrasi dan kerusuhan,” ujarnya kepada Fox News.

Araghchi juga membantah tudingan rencana eksekusi terhadap pengunjuk rasa. Ia menegaskan pernyataan tersebut sebagai upaya pemerintah meredam kritik global dan menunjukkan bahwa situasi Iran kini stabil.

(Ven*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas
Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal
Klopp Kritik VAR Usai Jerman Tersingkir Piala Dunia
Spanyol Menang Telak 4-0 atas Arab Saudi
Harga Minyak Dunia Naik Usai Dialog AS-Iran Batal
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:00 WIB

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:00 WIB

Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:00 WIB

Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:00 WIB

Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal

Berita Terbaru

Ilustrasi emas batangan Antam yang mengalami penurunan harga hari ini.(Ilustrasi Foto : Grandyos Zafna)

Ekonomi

Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Rinciannya

Sabtu, 1 Agu 2026 - 19:00 WIB

BRI membuka lowongan kerja melalui program BBAP 2026 untuk lulusan D3 dan S1 dengan berbagai posisi di sejumlah kantor regional.

Ekonomi

BRI BBAP 2026 Buka Lowongan Kerja Lulusan D3 S1

Jumat, 31 Jul 2026 - 19:00 WIB

Toyota Veloz Hybrid hadir dengan desain modern dan teknologi hybrid yang efisien.

Teknologi

Veloz Hybrid Irit BBM 28,9 Km Per Liter

Jumat, 31 Jul 2026 - 18:00 WIB

Rupiah menguat terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan akhir Juli(Foto : CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Ekonomi

Rupiah Menguat Hari Ini Didorong Pelemahan Dolar AS

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:00 WIB

Permintaan emas global tetap kuat sepanjang kuartal kedua 2026, didorong pembelian bank sentral dan investasi Asia.(Foto: AP/ Jae C. Hong)

Ekonomi

Permintaan Emas Global Tetap Kuat di 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 09:00 WIB