Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Nasional Hadapi Karhutla 2026

Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Nasional Hadapi Karhutla 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

nko Polkam Djamari Chaniago dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau kesiapan alat dan personel antisipasi karhutla di Palembang, Sumatra Selatan, Rabu (6/5/2026). (Foto: Humas Kemenhut)

nko Polkam Djamari Chaniago dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau kesiapan alat dan personel antisipasi karhutla di Palembang, Sumatra Selatan, Rabu (6/5/2026). (Foto: Humas Kemenhut)

Pemerintah Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026

Jakarta, iNBrita.com — Pemerintah memperkuat kesiapsiagaan nasional untuk menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Oleh karena itu, pemerintah menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla Tahun 2026 di Sumatra Selatan, Rabu (6/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Menko Polkam Djamari Chaniago memimpin apel. Selain itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menghadiri kegiatan tersebut bersama jajaran pemerintah daerah, TNI/Polri, BNPB, Manggala Agni, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Desk Karhutla Diaktifkan Kembali untuk Perkuat Sinergi

Lebih lanjut, Menko Polkam mengaktifkan kembali Desk Penanggulangan Karhutla untuk memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Dengan langkah ini, pemerintah meningkatkan sinkronisasi pengendalian, pemantauan, serta evaluasi kebijakan karhutla secara nasional.

Selain itu, pemerintah menjalankan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2020 tentang penanggulangan kebakaran hutan dan lahan sebagai dasar penguatan kebijakan tersebut.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto mengarahkan seluruh elemen bangsa untuk mempertahankan capaian pengendalian karhutla. Oleh karena itu, pemerintah mendorong seluruh pihak untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat mitigasi, dan memperluas kerja sama lintas sektor.

Baca Juga :  Pemerintah Klarifikasi Susu Sekolah Program MBG Viral

Di Sumatra Selatan, pemerintah menetapkan wilayah ini sebagai prioritas pengendalian karhutla. Pemerintah melakukan langkah ini karena wilayah tersebut memiliki tingkat kerawanan tinggi akibat lahan gambut, lahan kering, dan riwayat kebakaran berulang.

Pada periode Januari hingga Maret 2026, pemerintah mencatat indikasi kebakaran seluas 68,45 hektare di wilayah tersebut. Meski demikian, pemerintah terus mengendalikan potensi tersebut melalui berbagai langkah pencegahan.

Di sisi lain, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan bahwa tren karhutla nasional menunjukkan penurunan. Ia membandingkan kondisi tersebut, di mana luas kebakaran mencapai 2,6 juta hektare pada 2015, kemudian turun menjadi 1,6 juta hektare pada 2019, dan kembali turun menjadi 1,1 juta hektare pada 2023.

Baca Juga :  Program Antos&Lendra 50 Juta Perdusun Keren...!

Selain itu, pemerintah menurunkan angka karhutla pada 2025 dibandingkan 2024 melalui penguatan koordinasi lintas sektor. Pemerintah juga meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan kebakaran hutan.

Tidak hanya itu, pemerintah menegakkan hukum secara lebih tegas terhadap pelaku pembakaran lahan. Dengan demikian, Raja Juli Antoni mendorong semua pihak untuk mengurangi ego sektoral dan memperkuat kerja sama lintas instansi.

Strategi Pencegahan Diperkuat dengan Teknologi

Di samping itu, pemerintah memperkuat strategi pencegahan melalui patroli terpadu, pemantauan titik panas (hotspot), serta penggunaan teknologi deteksi dini. Selain itu, pemerintah juga meningkatkan edukasi dan pemberdayaan masyarakat untuk mencegah kebakaran sejak awal.

Dengan demikian, pemerintah menjadikan apel kesiapsiagaan ini sebagai momen untuk mengecek kesiapan personel, peralatan, dan koordinasi lintas sektor menjelang musim kemarau. Oleh sebab itu, pemerintah daerah segera menetapkan status siaga darurat apabila indikator kerawanan meningkat.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa SMAN 1 Solok Selatan Menembus Dunia Lewat Bahasa
Cara Bayar Pemutihan Pajak Kendaraan Online lewat Signal
Cara Mudah Cek Desil Kesejahteraan Keluarga Online
Komdigi Soroti Live Streaming Demo Kejar Viral dan Monetisasi
Molinas Targetkan Rp150 Triliun dari Motor Listrik
BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok
Prabowo dan Jokowi Jadi Saksi Pernikahan Rizky Irmansyah
Sungai Barito Surut, Transportasi Kalteng Terancam Lumpuh
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Siswa SMAN 1 Solok Selatan Menembus Dunia Lewat Bahasa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Cara Bayar Pemutihan Pajak Kendaraan Online lewat Signal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Cara Mudah Cek Desil Kesejahteraan Keluarga Online

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Komdigi Soroti Live Streaming Demo Kejar Viral dan Monetisasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Molinas Targetkan Rp150 Triliun dari Motor Listrik

Berita Terbaru

Bunda Literasi Sri Kartini Alfin mendampingi murid SD dalam kegiatan literasi di perpustakaan.

SUNGAI PENUH

Bunda Literasi Sri Kartini Ajak Anak Gemar Membaca

Sabtu, 5 Sep 2026 - 10:00 WIB

Tabungan Emas di myBCA memudahkan pengguna membeli, menjual, dan memantau transaksi emas secara digital.(Foto IKlustrasi : pichsakul/Depositphotos)

Ekonomi

Cara Investasi Tabungan Emas di myBCA untuk Pemula

Jumat, 4 Sep 2026 - 22:00 WIB

Filter udara BMC untuk berbagai jenis sepeda motor dipasarkan di Indonesia.(Foto : Dok. BMC)

Teknologi

Filter Udara BMC untuk Moge, Harga Mulai Rp 1,8 Juta

Jumat, 4 Sep 2026 - 21:00 WIB

Ilustrasi proses balik nama kendaraan bekas di Samsat.(Foto : Garda Oto doc.)

Teknologi

Balik Nama Kendaraan Bekas Gratis, Ini Biaya Lengkapnya

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:00 WIB

Ilustrasi iPhone 17 dan bocoran iPhone 18 yang akan diperkenalkan Apple dalam Apple Event September 2026.(Foto : KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto)

Teknologi

Harga iPhone 17 Terbaru, Bocoran iPhone 18

Jumat, 4 Sep 2026 - 19:00 WIB