Home / Kesehatan

Selasa, 4 November 2025 - 23:00 WIB

Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan, Syarat dan Cara

Peserta BPJS Kesehatan dapat melunasi tunggakan tanpa denda melalui program pemutihan pemerintah.

Peserta BPJS Kesehatan dapat melunasi tunggakan tanpa denda melalui program pemutihan pemerintah.

Jakarta, iNBrita.com – Pemerintah memberikan kabar baik bagi peserta BPJS Kesehatan yang masih memiliki tunggakan iuran melalui program pemutihan tunggakan. Melalui program ini, peserta bisa melunasi tunggakan tanpa dikenakan denda, sehingga kepesertaan BPJS kembali aktif dan layanan kesehatan tetap bisa digunakan.

Program ini juga bertujuan mendorong masyarakat agar lebih sadar menjaga keberlanjutan jaminan kesehatan nasional. Namun, tidak semua peserta otomatis bisa mengikuti program ini. Ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi, termasuk kategori peserta yang berhak mendapatkan keringanan.

Berdasarkan informasi dari BPJS Kesehatan, berikut syarat untuk mengikuti pemutihan tunggakan:

1. Peserta yang Beralih ke PBI

Peserta yang sebelumnya mendaftar sebagai mandiri dan kini resmi masuk kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) berhak mengikuti program ini. Pemerintah menanggung iuran bulanan mereka sepenuhnya, sehingga tunggakan lama akan dihapus, dan status kepesertaan kembali aktif tanpa beban.

Baca juga :   Walikota Alfin Tinjau Lapangan Merdeka Pastikan Masyarakat Nyaman Saat Sholat Idul Fitri

2. Peserta dari Kalangan Tidak Mampu

Program ini memberikan keringanan hanya bagi peserta yang benar-benar tidak mampu secara ekonomi, berdasarkan data yang telah diverifikasi pemerintah. Langkah ini memastikan bantuan tepat sasaran dan tidak disalahgunakan, sehingga dana yang disalurkan bermanfaat bagi yang membutuhkan.

3. Peserta PBPU dan BP yang Diverifikasi Pemda

Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) maupun Bukan Pekerja (BP) juga bisa mengikuti program ini. Namun, pemerintah daerah harus terlebih dahulu memverifikasi data mereka untuk memastikan kelayakan dan keabsahan kepesertaan.

4. Terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN)

Pemerintah menekankan pentingnya validasi data dalam DTSEN. Peserta wajib tercatat sebagai bagian dari kelompok masyarakat miskin atau rentan miskin agar bantuan pemutihan tepat sasaran.

Baca juga :   Tiga Ramuan Herbal Alami Pereda Batuk dan Flu

Cara Kerja Pemutihan

Mekanisme teknis pemutihan BPJS Kesehatan masih menunggu aturan lebih lanjut. Prinsip utamanya, pemerintah menghapus tunggakan peserta yang kini beralih ke segmen PBI.

Sistem tetap mencatat tunggakan lama dari masa mereka sebagai peserta mandiri, tetapi pemerintah daerah yang menanggung iuran peserta PBI tidak dibebani tanggungan lama, karena tunggakan tersebut akan dihapus. Program ini juga menegaskan bahwa peserta yang mampu membayar tidak boleh memanfaatkan pemutihan.

Selain kategori penerima, pemerintah menekankan beberapa ketentuan tambahan:

  • Validasi data melalui DTSEN menjadi syarat penting agar bantuan tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

  • Pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp 20 triliun dalam APBN 2026 untuk menutup tunggakan peserta. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah memastikan akses jaminan kesehatan nasional tetap merata dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.
    (VVR*)

Berita ini 2 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Anak bermain di halaman sekolah sambil menatap benda jauh

Kesehatan

Cegah Mata Minus Anak dengan Aktivitas Luar Ruangan
Orang duduk sambil memegang kepala karena stres di tempat kerja

Kesehatan

Tanda dan Dampak Stres Berlebih pada Tubuh Manusia
Model anatomi ginjal di meja dokter saat pemeriksaan.

Kesehatan

Lima Tanda Dini yang Menunjukkan Ginjal Bermasalah
Awan gelap pekat menyelimuti langit Jakarta di atas deretan gedung pencakar langit.

Kesehatan

BMKG Peringatkan Sumatera Akibat Siklon Tropis Senyar
Petugas kesehatan melakukan skrining kanker kolorektal pada warga usia di atas 45 tahun di puskesmas.

Kesehatan

Pemerintah Perluas Skrining Kanker Kolorektal Nasional

Kesehatan

Puskesmas Kumun Beri Kado Special ,Ny .Sri Kartini Alfin : Alhamdulillah ! Bisa CKG
Psikolog klinis menjelaskan perbedaan antara kemampuan berbicara dan tingkat kecerdasan seseorang.

Kesehatan

Kata dan Perilaku Tak Tunjukkan Tinggi IQ
Ilustrasi makanan manis dan minuman bergula penyebab gula darah tinggi

Kesehatan

Pantangan Gula Darah Tinggi Menurut Dokter Endokrinologi