Rupiah Menguat Tipis di Tengah Tekanan Dolar AS

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pergerakan rupiah menunjukkan penguatan tipis terhadap dolar AS pada perdagangan Kamis pagi

Pergerakan rupiah menunjukkan penguatan tipis terhadap dolar AS pada perdagangan Kamis pagi

Jakarta, iNBrita.com — Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis pagi, 21 Mei 2026. Data Bloomberg pukul 09.05 WIB menunjukkan rupiah naik 2 poin (0,01%) ke Rp17.651 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS naik tipis 0,06% ke level 99,153.

Pada Rabu (20/5), rupiah juga menguat 52 poin. Sebelumnya, rupiah sempat melemah 25 poin ke Rp17.653 per dolar AS. Pergerakan ini menunjukkan rupiah masih stabil di tengah tekanan global.

Dolar AS melemah dari level tertinggi enam minggu. Pasar merespons peluang kesepakatan antara AS dan Iran untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah. Presiden AS Donald Trump menyatakan negosiasi sudah memasuki tahap akhir. Pernyataan ini menekan imbal hasil obligasi AS dan melemahkan dolar.

Marc Chandler dari Bannockburn Global Forex menilai dolar AS mendekati level teknis penurunan. Namun, risalah rapat Federal Reserve April menunjukkan dukungan terhadap kenaikan suku bunga mulai meningkat.

Di pasar global, yen Jepang melemah 0,21% menjadi 99,10 per dolar AS. Euro menguat 0,21% ke US$1,1628. Poundsterling naik 0,37% ke US$1,3442. Dolar Australia juga menguat 0,63% ke US$0,5871 terhadap dolar AS.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MSCI Ubah Status Indonesia, Dana Asing Terancam Keluar
Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,57 Juta
IHSG Anjlok 11,57%, Investor Bidik Saham Dividen Tinggi
Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS
IHSG Anjlok 11,57%, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia
Harga Emas Antam Naik, Emas Dunia Tertekan
Saham BMRI Anjlok 8,54%, IHSG Ambruk 10,76%
BEI Tanggapi MSCI, Investor Cermati Perubahan Status Pasar
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:00 WIB

MSCI Ubah Status Indonesia, Dana Asing Terancam Keluar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,57 Juta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:00 WIB

IHSG Anjlok 11,57%, Investor Bidik Saham Dividen Tinggi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:00 WIB

IHSG Anjlok 11,57%, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia

Berita Terbaru

BYD Racco, mobil listrik mungil asal Jepang, mulai dipasarkan di Sri Lanka dengan harga mencapai Rp 625 juta.(Foto: BYD)

Teknologi

BYD Racco Dijual di Sri Lanka, Harga Tembus Rp 625 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 13:00 WIB

MSCI berpotensi mengubah status pasar saham Indonesia dan memicu arus keluar dana asing hingga Rp 132 triliun.(Foto : YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Ekonomi

MSCI Ubah Status Indonesia, Dana Asing Terancam Keluar

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:00 WIB

BMKG memprediksi hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 18 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Nasional

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:00 WIB

Harga emas Antam pada Minggu, 18 Oktober 2026, bertahan di Rp 2.572.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,57 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:00 WIB

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 03:00 WIB