Polisi Bongkar Grup Medsos Berisi Konten Ilegal

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 22 Mei 2025 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polri rilis kasus grup Facebook bermuatan konten melanggar ( Foto detikNews)

Polri rilis kasus grup Facebook bermuatan konten melanggar ( Foto detikNews)

Jakarta, Inbrita.com — Aparat kepolisian berhasil menangkap enam tersangka yang diduga terlibat dalam aktivitas grup media sosial berisi konten yang melanggar norma kesusilaan.

 Penangkapan dilakukan di sejumlah wilayah di Pulau Jawa dan Sumatera. Para tersangka berinisial DK, MR, MS, MJ, MA, dan KA. Mereka diduga terlibat dalam dua grup di platform Facebook yang menyebarkan materi yang meresahkan masyarakat.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Himawan Bayu Aji, menjelaskan bahwa masing-masing tersangka memiliki peran berbeda, mulai dari pembuat grup, kontributor aktif, hingga penyebar konten yang tidak layak tayang.

Baca Juga :  Polres Kerinci Ungkap Kasus Asusila Anak Bawah Umur di Bukit Kerman

Beberapa pelaku diketahui menggunakan akun palsu untuk menjalankan aksinya. Salah satu di antaranya juga diduga menawarkan konten secara tertutup dengan imbalan uang.

Tersangka MJ diketahui merupakan buronan dalam kasus sebelumnya yang ditangani Polresta Bengkulu, dan berhasil diamankan pada 19 Mei 2025. Keterlibatannya memperkuat bukti dalam pengungkapan kasus ini.

Penyelidikan lebih lanjut juga menemukan sejumlah korban, termasuk anak di bawah umur dan satu orang dewasa. Tindakan dua tersangka, MJ dan MS, kini sedang didalami karena mengarah pada pelanggaran serius terhadap perlindungan anak.

Baca Juga :  Satreskrim Polres Kerinci Ungkap Kasus Curanmor, Pelaku di Dor

Motif ekonomi dan kepentingan pribadi disebut sebagai latar belakang terbentuknya grup tersebut. Salah satu tersangka menyebarkan konten demi keuntungan pribadi, sementara lainnya mengelola grup untuk kepuasan tertentu.

Dalam penggeledahan, aparat menemukan ratusan file digital yang kini dijadikan barang bukti.

Para tersangka dijerat dengan berbagai pasal dari Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Undang-Undang Pornografi, Undang-Undang Perlindungan Anak, dan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Mereka terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda hingga Rp6 miliar.(*)

Sumber: CNN Indonesia

 

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ungkap Kesamaan Bahan Peledak di SMAN 72
Polisi Tangkap Pelaku Penembakan Hansip di Cakung
Tersangka Penipuan Tanah Resmi Ditahan Kejari Sungai Penuh
Kejari Jakpus Ungkap Ammar Zoni Edarkan Ganja Sintetis
Polresta Jambi Timur Amankan Emak-Emak Copet Beraksi di Pasar
Polisi Batang Hari Selidiki Kasus Dua Warga Ditemukan Tewas
Polres Kerinci Bekuk Pelaku Pencurian di Pasar Tanjung Bajure
Satreskrim Kerinci Tangkap Pelaku Penganiayaan di Koto Keras
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 November 2025 - 17:58 WIB

Polisi Ungkap Kesamaan Bahan Peledak di SMAN 72

Minggu, 9 November 2025 - 19:30 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan Hansip di Cakung

Rabu, 15 Oktober 2025 - 14:30 WIB

Tersangka Penipuan Tanah Resmi Ditahan Kejari Sungai Penuh

Kamis, 9 Oktober 2025 - 23:32 WIB

Kejari Jakpus Ungkap Ammar Zoni Edarkan Ganja Sintetis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 21:07 WIB

Polresta Jambi Timur Amankan Emak-Emak Copet Beraksi di Pasar

Berita Terbaru

Ilustrasi cek Kartu Keluarga KK secara online. (Kredit: Pexels/Christina Morillo)

Nasional

Cara Cek KK Online Resmi Tanpa ke Dukcapil, Bisa dari Rumah

Selasa, 2 Jun 2026 - 09:00 WIB

Gambar ilustrasi kegiatan ekonomi sektor UMKM. (Foto Pexels)

Ekonomi

Aturan Baru Pajak UMKM Resmi Diberlakukan Pemerintah

Selasa, 2 Jun 2026 - 08:00 WIB

Pengisian daya mobil listrik di stasiun pengisian umum Amerika Serikat( foto : www.liputan6.com )

Teknologi

Peralihan Mobil Listrik di AS Semakin Kuat

Selasa, 2 Jun 2026 - 07:00 WIB

KODE REDEEM – Ilustrasi Free Fire (6/8/2025). Berikut kode redeem FF lainnya yang bisa diklaim.

Game

Update Kode Redeem FF 2 Juni Hadiah Gratis

Selasa, 2 Jun 2026 - 06:00 WIB

Ekspor udang Indonesia ke Arab Saudi kembali dibuka setelah moratorium dicabut. ( Foto AI)

Ekonomi

Peluang Besar Ekspor Udang Indonesia ke Arab Saudi

Selasa, 2 Jun 2026 - 05:00 WIB