Jakarta, iNBrita.com — Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) resmi bergabung sebagai anggota Dewan Penasihat Global Bloomberg New Economy.
Bloomberg yang berdiri April 2025 mengumumkan penunjukan ini melalui laman resminya, untuk merespons tantangan global yang semakin kompleks.
Selain Jokowi, beberapa tokoh dunia juga masuk ke jajaran penasihat. Mereka antara lain Wakil Direktur Pelaksana Pertama IMF Gita Gopinath, CEO Soros Fund Management Dawn Fitzpatrick, Pendiri TIG Africa Josephine Wapakabulo, serta Wakil Perdana Menteri Singapura Gan Kim Yong.
Jokowi menjadi satu-satunya mantan kepala negara dalam dewan ini. Kehadirannya menegaskan pengakuan internasional atas kepemimpinannya di Indonesia selama satu dekade.
Dunia menilai Jokowi berhasil mendorong pembangunan infrastruktur, transformasi digital, dan komitmen pada isu perubahan iklim.
Bloomberg juga menuliskan profil singkat Jokowi. Ia disebut sebagai politisi, insinyur, dan pengusaha Indonesia yang menjabat presiden pada 2014–2024. Sebelum itu, Jokowi pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta (2012–2014) dan Wali Kota Surakarta (2005–2012).
Dewan Penasihat Global Bloomberg New Economy beranggotakan tokoh dengan pengalaman luas di politik, ekonomi, keuangan, dan teknologi. Mereka memberi masukan strategis untuk menghadapi krisis global, memperkuat kolaborasi internasional, dan mendorong solusi lintas sektor.
Masuknya Jokowi dalam dewan ini menjadi simbol pengakuan dunia terhadap peran Indonesia. Kehadiran mantan presiden itu juga diharapkan memperkuat posisi Asia Tenggara di percaturan ekonomi global.









