Garut, iNBrita.com – Bengkel di Jalan Pembangunan, Desa Sukajaya, Tarogong Kidul, Garut, Jawa Barat, terbakar pada sore hari ini, menewaskan Deni dan anaknya, Emos. Warga setempat melihat percikan listrik dari salah satu mobil di bengkel itu sebelum api cepat menyebar dan membakar seluruh bangunan.
Petugas pemadam kebakaran segera berangkat ke lokasi begitu menerima laporan pukul 15.49 WIB. Warga yang berada di sekitar bengkel langsung mencoba mengevakuasi orang-orang dan mencoba memadamkan api. Percikan listrik dari mobil memicu kobaran api yang cepat merembet ke seluruh bengkel, menimbulkan situasi darurat yang memerlukan penanganan segera.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Garut, Basuki Eko, mengatakan, “Kami menerima laporan pukul 15.49 WIB. Unit pemadam segera berangkat ke lokasi untuk memadamkan api dan membantu evakuasi warga sekitar.”
Menurut saksi mata, percikan listrik dari mobil memicu api yang langsung merambat ke seluruh bengkel. Api yang cepat membesar membuat Deni dan Emos tersengat listrik dan meninggal di tempat . Warga yang berada di lokasi segera mengevakuasi orang-orang di sekitar bengkel dan berupaya membantu memadamkan api sebelum petugas tiba.
Bengkel seluas 400 meter persegi itu hangus total. Petugas menemukan beberapa kendaraan roda dua dan roda empat ikut terbakar.
Dua unit mobil pemadam kebakaran bersama seluruh personel bekerja bahu-membahu dengan warga untuk mengendalikan api. Api menghancurkan banyak kendaraan dan peralatan bengkel sehingga menimbulkan kerugian materi yang cukup besar.
Setelah api padam, petugas memastikan lokasi aman dan tidak ada korban lain yang terjebak. Jenazah Deni dan Emos diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi semua bengkel-bengkel dan warga yang sekitar agar selalu menjaga keselamatan listrik, selalu memeriksa instalasi, dan meminimalkan risiko kebakaran. Polisi dan pihak terkait akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan apa penyebab kebakaran. Warga setempat menyatakan masih terkejut dan berduka atas musibah yang menimpa keluarga Deni, sekaligus mengapresiasi cepatnya respons petugas pemadam kebakaran dalam menangani kejadian ini. (ES*)














