Home / Kesehatan

Jumat, 5 Desember 2025 - 07:20 WIB

Kanker Usus Besar Pada Usia Muda Terus Meningkat

Ilustrasi anak memegang model usus besar, menggambarkan meningkatnya risiko kanker usus besar pada usia muda.

Ilustrasi anak memegang model usus besar, menggambarkan meningkatnya risiko kanker usus besar pada usia muda.

Jakarta, iNBrita.com – Berbagai studi di negara-negara maju menunjukkan bahwa kasus kanker kolorektal atau kanker usus besar pada orang berusia di bawah 50 tahun terus meningkat sejak tahun 1990-an. Para peneliti melihat tren kenaikan ini berlangsung stabil dan mengkhawatirkan.

Spesialis onkologi sekaligus Associate Professor Kedokteran di Harvard Medical School, Kimmie Ng, menjelaskan bahwa insiden kanker usus besar pada kelompok usia muda meningkat 2–3 persen setiap tahun sejak pertengahan 1990-an.

Menurutnya, peningkatan ini terjadi di seluruh dunia. Fenomena ini tampak paling jelas di negara dengan status sosial ekonomi tinggi dan paling banyak terjadi pada orang kulit putih non-Hispanik, meskipun sebenarnya memengaruhi semua ras dan etnis yang memiliki data.

Kimmie juga menambahkan bahwa meskipun belum ada data yang secara khusus membahas peningkatan kasus pada anak-anak, ia secara anekdot sudah menangani beberapa pasien anak dengan kanker kolorektal.

Peningkatan Kasus Kanker Usia Muda dan Hubungan dengan Kelompok Kelahiran

Kimmie menjelaskan bahwa lonjakan kasus kanker pada usia muda kemungkinan berkaitan dengan kelompok kelahiran. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa generasi X memiliki tingkat kanker yang jauh lebih tinggi dibandingkan generasi baby boomer.

Baca juga :   Messi Ungkap Penyesalan yang Jarang Diketahui

Walaupun banyak ilmuwan menganggap obesitas sebagai faktor risiko utama, Kimmie menegaskan bahwa penyebabnya tidak sesederhana itu. Banyak pasien muda yang ia tangani tidak obesitas, bahkan menjalani gaya hidup sehat.

“Kami menduga penyebabnya berasal dari lingkungan, pola makan, atau gaya hidup yang berubah dari masa ke masa,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa paparan tertentu sejak usia sangat dini—bahkan sejak seseorang masih dalam kandungan—bisa meningkatkan kerentanan terhadap kanker saat mereka memasuki usia dewasa muda.

Faktor Kemungkinan Penyebab Kanker Usus Besar di Usia Muda

Kimmie menyebut beberapa faktor yang mungkin memicu peningkatan ini, termasuk pola makan yang semakin menurun kualitasnya serta paparan zat kimia dan polusi sehari-hari. Sementara itu, laman Dr Pedro D Maria Pallares menyoroti faktor-faktor berikut:

Baca juga :   1.967 CPNS Mengundurkan Diri, Ini Deretan Alasannya

1. Perubahan Pola Makan

Konsumsi makanan ultra-olahan, daging merah, daging olahan, dan gula rafinasi dapat memicu peradangan usus dan mengganggu mikrobioma. Kekurangan serat, buah, dan sayur juga melemahkan pertahanan alami usus besar.

2. Gaya Hidup Sedentari

Banyak orang muda duduk terlalu lama di depan layar atau meja kerja. Pola ini meningkatkan peradangan kronis dan memperlambat pergerakan usus.

3. Ketidakseimbangan Mikrobioma Usus

Dysbiosis atau flora usus yang tidak sehat dapat memicu pertumbuhan kanker. Pola makan buruk, stres kronis, penggunaan antibiotik berulang, dan infeksi saluran pencernaan menjadi pemicunya.

4. Konsumsi Alkohol

Alkohol merupakan faktor risiko yang telah terbukti untuk kanker usus besar. Banyak orang mulai mengonsumsinya sejak muda dan mempertahankan kebiasaan itu selama bertahun-tahun.

5. Kondisi Genetik yang Tidak Terdeteksi

Beberapa pasien muda ternyata memiliki kondisi genetik seperti sindrom Lynch atau poliposis adenomatosa familial (FAP). Kondisi ini bisa muncul meski tanpa riwayat keluarga yang jelas.

(VVR*)

Berita ini 8 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ilustrasi seseorang mengalami gangguan kesehatan setelah Lebaran seperti sakit perut dan kelelahan

Kesehatan

Dampak Kesehatan yang Sering Muncul Setelah Libur Lebaran
Orang berjalan kaki di taman pada pagi hari untuk menjaga kesehatan pencernaan dan menurunkan risiko kanker.

Kesehatan

Jalan Kaki Rutin Turunkan Risiko Kanker Pencernaan
Ilustrasi kantong empedu dengan batu empedu berwarna kuning, menunjukkan pembentukan kristal kolesterol di organ hati.

Kesehatan

Makanan Sehat untuk Mencegah Batu Empedu Cepat
Dokter mengatakan qrang duduk lama di depan komputer, menggambarkan risiko kesehatan akibat gaya hidup sedentari.

Kesehatan

Dokter Ungkap Duduk Lama Picu Risiko Serangan Jantung
Awan gelap pekat menyelimuti langit Jakarta di atas deretan gedung pencakar langit.

Kesehatan

BMKG Peringatkan Sumatera Akibat Siklon Tropis Senyar
Banjir dan tanah longsor melanda permukiman di Sumatera, terlihat rumah rusak dan jalan terendam lumpur.

Kesehatan

Kemenkes Perkuat Layanan Kesehatan Terdampak Bencana
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menghadiri acara kesehatan anak dan Angka Kematian ibu di Depok

Kesehatan

Angka Kematian Bayi Tinggi, Menkes Sampaikan Data
Buah kiwi segar yang dipercaya membantu tidur lebih nyenyak

Kesehatan

Kiwi Terbukti Bantu Tidur Lebih Nyenyak Alami