Perundungan Remaja Ancam Kesehatan Mental Serius Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 30 Desember 2025 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi remaja yang mengalami tekanan emosional akibat perundungan, baik di lingkungan nyata maupun digital.

Ilustrasi remaja yang mengalami tekanan emosional akibat perundungan, baik di lingkungan nyata maupun digital.

Jakarta, iNBrita.comPerundungan di kalangan remaja kini menjadi masalah serius. Masalah ini tidak hanya muncul di sekolah atau lingkungan bermain, tetapi juga menyebar luas ke dunia digital melalui media sosial dan aplikasi pesan.

Kemajuan teknologi seperti TikTok, Instagram, dan WhatsApp memungkinkan perundungan terjadi kapan saja, bahkan selama 24 jam sehari. Kondisi ini membuat korban merasa terjebak dalam rasa takut dan malu yang berkepanjangan.

Banyak remaja yang mengalami perundungan merasa sendirian. Kata-kata kasar, ancaman, hingga penyebaran foto pribadi tanpa izin sering kali mengganggu kesehatan mental mereka.

Di Indonesia, survei Kementerian Pendidikan menunjukkan bahwa lebih dari setengah siswa SMP pernah menjadi korban perundungan. Dampak yang muncul tidak ringan, mulai dari depresi, kecemasan, hingga munculnya pikiran untuk menyakiti diri sendiri.

Mengutip Maggie Dent, ada beberapa langkah praktis yang dapat orang tua lakukan untuk mendukung remaja yang mengalami perundungan, mulai dari membangun komunikasi hingga mencari bantuan profesional agar mereka kembali percaya diri dan bahagia.

Baca Juga :  9 Game Penghasil Saldo DANA Gratis Terbaru Tahun 2026

1. Bangun komunikasi terbuka

Orang tua perlu rutin mengajak remaja berbicara tentang pengalaman mereka tanpa memaksa. Orang tua juga dapat bekerja sama dengan pihak sekolah, seperti guru atau kepala sekolah, untuk mencari solusi bersama. Saat berdiskusi, orang tua perlu tetap tenang agar masalah tidak semakin membesar. Jika perundungan sudah sangat parah, orang tua dapat mempertimbangkan pindah sekolah demi keselamatan remaja.

2. Pantau media sosial dan ajarkan keamanan digital

Orang tua perlu membantu remaja memahami risiko membagikan informasi pribadi di media sosial. Orang tua dapat membatasi waktu penggunaan gawai atau memeriksa akun bersama remaja tanpa melanggar privasi mereka.

3. Perkuat dukungan sosial

Orang tua dapat mendorong remaja bergabung dengan kegiatan positif di luar sekolah, seperti klub olahraga atau seni. Melalui lingkungan yang mendukung, remaja akan merasa tidak sendirian dan lebih percaya diri dalam menghadapi perundungan.

4. Ajarkan cara mengenali dan melaporkan perundungan

Orang tua perlu menjelaskan tanda-tanda perundungan, seperti perubahan suasana hati, menarik diri dari lingkungan sosial, atau gangguan tidur. Selain itu, orang tua harus mengajarkan cara melapor kepada guru, pihak sekolah, atau aparat berwenang jika perundungan terjadi secara daring.

Baca Juga :  Dosen UIM Emosi dan Ludahi Kasir Swalayan Makassar

5. Libatkan sekolah dalam pencegahan

Orang tua dapat mendorong sekolah untuk menerapkan aturan anti-perundungan melalui kampanye kesadaran atau pelatihan bagi siswa. Jika terjadi perundungan, sekolah harus menindak pelaku secara adil melalui sanksi atau mediasi agar lingkungan sekolah tetap aman.

6. Dorong aktivitas positif

Orang tua dapat mengajak remaja menekuni hobi yang mereka sukai, seperti olahraga, membaca, atau seni. Aktivitas ini membantu remaja merasa lebih berharga dan kuat, sehingga perkataan negatif tidak mudah memengaruhi kepercayaan diri mereka.

7. Cari bantuan profesional

Jika perundungan menimbulkan gangguan kesehatan mental serius, seperti pikiran untuk menyakiti diri sendiri, orang tua harus segera mencari bantuan profesional. Remaja dapat mengakses psikolog, layanan darurat, atau layanan kesehatan mental gratis dari Kementerian Kesehatan dan aplikasi kesehatan jiwa di Indonesia. (Tim*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peluang Usaha Sosis Bakar Depan Rumah
Okultasi Asteroid Strenua Hiasi Langit Indonesia Akhir April
Rekomendasi Smartwatch Terbaik untuk Olahraga Tahun 2026
Pedagang Tahu Bulat Diduga Peleceh Anak Jakarta
Waspada Penipuan Undian Dompet Digital Berkedok Hadiah
Fenomena Benda Langit Depok Ramai Dibahas Warganet
BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Kerinci dan Sungai Penuh
Gerhana Bulan Total Warnai Langit Indonesia 7 September
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 08:00 WIB

Peluang Usaha Sosis Bakar Depan Rumah

Jumat, 24 April 2026 - 17:00 WIB

Okultasi Asteroid Strenua Hiasi Langit Indonesia Akhir April

Kamis, 23 April 2026 - 22:00 WIB

Rekomendasi Smartwatch Terbaik untuk Olahraga Tahun 2026

Rabu, 31 Desember 2025 - 00:05 WIB

Pedagang Tahu Bulat Diduga Peleceh Anak Jakarta

Selasa, 30 Desember 2025 - 07:00 WIB

Perundungan Remaja Ancam Kesehatan Mental Serius Indonesia

Berita Terbaru

Ilustrasi bermain game penghasil uang di smartphone. (Foto: AI)

Teknologi

Main Game Bisa Dapat Uang, Ini Tujuh Aplikasi

Minggu, 28 Jun 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi permainan Free Fire dan fitur redeem hadiah. ( ist)

Game

Kode Redeem FF Terbaru 28 Juni 2026 Hadiah Garena Gratis

Minggu, 28 Jun 2026 - 01:00 WIB

Bunga Alyssum menghasilkan hamparan bunga mungil yang harum dan mempercantik taman. (Foto: Pexels)

Pendidikan

Cara Menanam dan Merawat Bunga Alyssum Agar Rajin Berbunga

Minggu, 28 Jun 2026 - 00:00 WIB

Ilustrasi aplikasi DANA pada ponsel pintar. (Foto: AI/ChatGPT).

Teknologi

Game Penghasil Uang 2026 Cair ke Dana Tanpa Modal

Sabtu, 27 Jun 2026 - 03:00 WIB

Wali Kota Alfin menghadiri Malam Seni Budaya Luhah Rio Temenggung menjelang Kenduri Sko Enam Luhah, Jumat (26/6/2026).

SUNGAI PENUH

Semarak Luhah Rio Temenggung Gelar Malam Seni Budaya

Sabtu, 27 Jun 2026 - 02:00 WIB