Iran Tegas Tolak Tuntutan Nuklir Amerika Serikat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan pidato peringatan Revolusi Islam ke-47 di tengah ketegangan dengan Amerika Serikat terkait program nuklir.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan pidato peringatan Revolusi Islam ke-47 di tengah ketegangan dengan Amerika Serikat terkait program nuklir.

Jakarta – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa negaranya tidak akan tunduk pada tuntutan berlebihan terkait program nuklir. Ia menyampaikan sikap tersebut pada Rabu (11/2/2026), saat Teheran masih melanjutkan pembicaraan dengan Amerika Serikat.

Iran Tegas Tolak Tekanan Berlebihan

Dalam pidato peringatan ke-47 Revolusi Islam Iran, Pezeshkian menekankan bahwa Iran tetap berdiri teguh meski menghadapi ancaman militer dari Washington.

“Kami tidak akan menyerah pada tuntutan berlebihan mereka,” tegas Pezeshkian.

Ia juga menyatakan bahwa Iran tidak akan gentar menghadapi tekanan eksternal. Namun demikian, pemerintah Iran tetap membuka jalur diplomasi dengan negara-negara tetangga demi menjaga stabilitas kawasan.

“Iran tidak akan menyerah dalam menghadapi agresi. Pada saat yang sama, kami terus berdialog secara aktif dengan negara-negara tetangga untuk membangun perdamaian dan ketenangan di kawasan,” ujarnya.

Baca Juga :  Atletico Madrid Bertekad Raih Liga Champions Musim Depan

Iran Siap Jalani Verifikasi Nuklir

Selain itu, Pezeshkian memastikan bahwa Iran tidak berupaya mengembangkan senjata nuklir. Ia bahkan menyatakan kesiapan negaranya untuk menjalani proses verifikasi internasional.

“Kami tidak berupaya memperoleh senjata nuklir. Kami telah menyampaikan hal ini berulang kali dan siap menjalani verifikasi apa pun,” katanya.

Trump Tekankan Kesepakatan Harus Menguntungkan AS

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Iran ingin mencapai kesepakatan nuklir dengan Washington. Dalam wawancara bersama Larry Kudlow di Fox Business yang dikutip CNN, Trump menilai Iran akan merugi jika menolak kesepakatan tersebut.

“Saya pikir mereka ingin membuat kesepakatan. Mereka akan bodoh jika tidak melakukannya,” ujar Trump.

Trump juga mengungkapkan bahwa Amerika Serikat telah mengerahkan armada besar ke arah Iran sebagai bentuk tekanan strategis.

Baca Juga :  Kode Redeem Free Fire Terbaru Minggu Februari 2026

“Kami memiliki armada besar yang bergerak menuju Iran. Kita akan lihat apa yang terjadi,” katanya.

AS Siap Ambil Langkah Lebih Keras

Lebih lanjut, Trump mengklaim bahwa pemerintahannya telah melemahkan kemampuan nuklir Iran sebelumnya. Ia pun membuka kemungkinan untuk mengambil langkah serupa jika diperlukan.

“Kami telah melumpuhkan kekuatan nuklir mereka sebelumnya, dan kami akan melihat apakah perlu melumpuhkan lebih banyak lagi kali ini,” tegasnya.

Meski demikian, Trump kembali menyatakan bahwa ia yakin Iran menginginkan kesepakatan. Namun, ia menekankan bahwa kesepakatan tersebut harus memenuhi standar yang ditetapkan Amerika Serikat.

“Kami tidak ingin ada senjata nuklir, tidak ada rudal, dan tidak ada hal lain yang membahayakan. Kesepakatan itu harus benar-benar baik,” tandas Trump.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Poin Penting Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Iran Izinkan Kapal China Lewati Selat Hormuz
Pariaman Siapkan Hoyak Tabuik 2026 Bertaraf Internasional
Jaga Stamina Jemaah Jelang Puncak Armuzna
Krisis Energi Asia Akibat Perang Iran Meluas
Megawati Hangestri Pertiwi Kembali Berkarier di Liga Voli Korea
China Jatuhkan Hukuman Berat untuk Eks Menteri Pertahanan
Kapal Tanker China Diserang di Selat Hormuz
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 01:00 WIB

Poin Penting Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:00 WIB

Iran Izinkan Kapal China Lewati Selat Hormuz

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:00 WIB

Pariaman Siapkan Hoyak Tabuik 2026 Bertaraf Internasional

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:00 WIB

Jaga Stamina Jemaah Jelang Puncak Armuzna

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:00 WIB

Krisis Energi Asia Akibat Perang Iran Meluas

Berita Terbaru

Foto: Presiden Prabowo Subianto dalam acara peresmian Museum Ibu Marsinah, Nganjuk, Sabtu (16/5/2026). (YouTube Sekretariat Presiden)

Nasional

Prabowo Resmikan Museum Marsinah dan Kopdes Merah Putih

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:00 WIB

Ilustrasi. Jajanan tradisional Indonesia  (iStock/MielPhotos2008)

Ekonomi

Jajanan Khas Indonesia Tetap Eksis Di Era Modern

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:00 WIB

ilustrasi ( foto pexels)

Pendidikan

Penelitian Ungkap Kekayaan Terlihat dari Wajah

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:00 WIB

Dukcapil mendorong instansi menghentikan fotokopi e-KTP dan beralih ke pembacaan chip digital

Nasional

Dukcapil Larang Fotokopi e-KTP, Ini Alasannya Sekarang

Sabtu, 16 Mei 2026 - 06:00 WIB

Maya Novefri Handayani ditunjuk sebagai Plt Direktur Perumda Tirta Sakti Kerinci.

KERINCI

Maya Novefri Resmi Pimpin Perumda Tirta Sakti Kerinci

Sabtu, 16 Mei 2026 - 05:00 WIB