Membedakan Nyeri Dada GERD dan Serangan Jantung

Membedakan Nyeri Dada GERD dan Serangan Jantung

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi serangan jantung (Getty Images/Chinnapong)

Foto: Ilustrasi serangan jantung (Getty Images/Chinnapong)

Nyeri Dada Karena GERD dan Serangan Jantung Sering Mirip, Ini Cara Membedakannya

JAKARTA, iNBrita.com — Nyeri dada sering membuat banyak orang panik. Namun, gangguan jantung tidak selalu menyebabkan kondisi ini. Sebaliknya, penyakit asam lambung atau GERD (gastroesophageal reflux disease) juga dapat memicu rasa sakit di area dada yang sekilas menyerupai serangan jantung.

Karena gejalanya tampak mirip, banyak orang kerap salah mengira nyeri dada akibat GERD sebagai serangan , begitu pula sebaliknya. Oleh sebab itu, masyarakat perlu memahami perbedaan keduanya agar dapat mengambil langkah yang tepat.

Ciri Nyeri Dada Akibat Serangan Jantung

Serangan  biasanya menimbulkan rasa tidak nyaman di dada secara mendadak. Penderita sering merasakan tekanan, sesak, rasa tertindih, atau nyeri seperti diremas di bagian tengah dada. Selain itu, rasa sakit dapat menjalar ke beberapa bagian tubuh, seperti:

  • Leher
  • Rahang
  • Punggung
  • Bahu
  • Lengan kiri

Tidak hanya itu, serangan jantung juga dapat memunculkan gejala lain, antara lain:

  • Sesak napas
  • Keringat dingin
  • Pusing mendadak
  • Tubuh terasa lemas atau cepat lelah
  • Mual atau muntah
  • Nyeri ulu hati atau gangguan pencernaan
Baca Juga :  Polisi Temukan Penjual Sayur yang Pernah Menolongnya

Lebih lanjut, aktivitas fisik berat, olahraga, atau stres emosional sering memicu gejala serangan . Dalam beberapa kasus, penderita dapat merasakan penurunan nyeri setelah beristirahat.

Gejala Nyeri Dada Karena GERD

Sementara itu, GERD biasanya memicu sensasi panas atau terbakar di belakang tulang dada. Berbeda dengan serangan jantung, GERD umumnya hanya menimbulkan nyeri di satu area dan tidak menjalar ke lengan maupun leher.

Selain sensasi terbakar di dada, GERD juga sering menyebabkan:

  • Mulut terasa asam atau pahit
  • Sering bersendawa
  • Perut terasa kembung
  • Sulit atau nyeri saat menelan
  • Bau mulut
  • Tenggorokan terasa sakit atau teriritasi
  • Cegukan berulang

Di samping itu, makanan pedas, asam, dan berlemak kerap memicu gejala GERD. Bahkan, kebiasaan langsung berbaring setelah makan dapat memperparah keluhan tersebut.

Penjelasan Dokter

Dokter spesialis jantung, Muhammad Yamin, menjelaskan bahwa GERD dan serangan jantung memang dapat menimbulkan gejala yang hampir sama, seperti mual, nyeri ulu hati, dan keringat dingin. Meski begitu, masyarakat tidak boleh langsung menganggap semua keluhan lambung sebagai GERD.

Baca Juga :  Mengapa Tubuh Manusia Menguap Saat Lelah

Menurutnya, seseorang perlu meningkatkan kewaspadaan apabila nyeri muncul setelah aktivitas berat, olahraga, atau stres, terlebih jika rasa sakit menjalar ke dada, leher, atau lengan.

Selain itu, sejumlah faktor juga dapat meningkatkan risiko serangan jantung, seperti:

  • Merokok
  • Tekanan darah tinggi
  • Kolesterol tinggi
  • Obesitas
  • Diabetes
  • Riwayat penyakit jantung dalam keluarga

Lebih jauh lagi, dr. Yamin menjelaskan bahwa serangan jantung tidak selalu menimbulkan gejala khas. Pada sebagian orang, terutama lansia dan penderita diabetes, kondisi ini justru hanya memicu sesak napas tanpa nyeri dada hebat.

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Karena itu, seseorang perlu segera mencari pertolongan medis apabila nyeri dada muncul bersama gejala berikut:

  • Sesak napas berat
  • Keringat dingin
  • Nyeri menjalar ke lengan atau rahang
  • Pusing hingga hampir pingsan
  • Detak jantung tidak teratur

Pada akhirnya, dokter perlu melakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah nyeri dada berasal dari GERD atau justru menandakan gangguan jantung yang membutuhkan penanganan cepat.

(eny)
Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung
Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya
Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya
Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai
Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik
Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari
Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan
Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik

Berita Terbaru

Penyebab penumpukan kalsium di pembuluh darah. Foto: Getty Images/tussik13

Kesehatan

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung

Sabtu, 29 Agu 2026 - 13:00 WIB

Bupati Kerinci Monadi membuka Kejuaraan Menembak Perbakin Tingkat Provinsi Jambi di Lapangan Tembak Sementara Kabupaten Kerinci, Jumat (28/8/2026). Foto Kerinci Satu

KERINCI

Kerinci Gelar Kejuaraan Menembak Tingkat Provinsi Jambi

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:00 WIB

Foto ilustrasi: Getty Images/Jajah-sireenut

Kesehatan

Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya

Jumat, 28 Agu 2026 - 21:00 WIB

Toyota Innova Hycross facelift diperkirakan membawa desain eksterior baru yang lebih agresif.(Foto: Autocar India/Detik.com)

Teknologi

Toyota Innova Hycross Facelift Bawa Wajah Baru Agresif

Jumat, 28 Agu 2026 - 20:00 WIB

Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah melakukan tanam perdana Penerapan PM-AAS bersama BRMP Jambi.(Foto : Prokopim Kota Sungai Penuh)

SUNGAI PENUH

Wawako Azhar Dorong Modernisasi Pertanian di Sungai Penuh

Jumat, 28 Agu 2026 - 19:00 WIB