Home / Nasional

Rabu, 18 Maret 2026 - 19:00 WIB

Polisi Ungkap Wajah Pelaku Penyiraman Air Keras

Wajah terduga pelaku penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus (Foto: Mulia Budi/detikcom)

Wajah terduga pelaku penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus (Foto: Mulia Budi/detikcom)

Jakarta, iNBrita.com  — Polisi  akhirnya mengungkap wajah dua pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Pengungkapan ini dilakukan melalui rekaman kamera pengawas (CCTV) yang tersebar di sejumlah titik di lokasi kejadian.

Selanjutnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imannudin, menegaskan bahwa penyidik mengambil gambar tersebut langsung dari rekaman CCTV tanpa melakukan perubahan atau rekayasa digital sedikit pun.

“Kami mengambil gambar ini langsung dari CCTV yang kami peroleh. Selain itu, kami tidak melakukan perubahan atau pengolahan apa pun, sehingga kami memastikan ini bukan hasil artificial intelligence,” ujar Iman di Mapolda Metro Jaya, Rabu (18/3/2026).

Baca juga :   CCTV Rekam Aksi Pencurian Motor di Masjid Kumun

Lebih lanjut, Iman menyebut dua pelaku tersebut berinisial BHC dan MAK. Dalam hal ini, penyidik mengidentifikasi keduanya berdasarkan rekaman CCTV yang merekam pergerakan pelaku di sepanjang jalur yang mereka lalui sebelum dan sesudah kejadian.

Di sisi lain, ia kembali menegaskan bahwa penyidik dapat mempertanggungjawabkan keaslian gambar tersebut karena seluruh data berasal dari kondisi nyata di lapangan.

Sementara itu, dalam proses penyelidikan, polisi telah memeriksa sedikitnya 15 orang saksi. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, penyidik menduga lebih dari dua orang terlibat dalam aksi tersebut.

“Dengan demikian, kami menduga jumlah pelaku bisa lebih dari empat orang. Hingga kini, kami terus mendalami peran masing-masing pihak,” jelas Iman.

Baca juga :   Polda Metro Periksa Roy Suryo Soal Ijazah Jokowi

Adapun peristiwa penyiraman air keras itu terjadi pada Kamis malam (12/3) di kawasan Jakarta Pusat. Saat itu, Andrie Yunus sedang dalam perjalanan pulang setelah menghadiri acara podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Akibat kejadian tersebut, kasus ini langsung menarik perhatian publik. Terlebih lagi, korban dikenal sebagai aktivis yang aktif menyuarakan isu hak asasi manusia.

Oleh karena itu, polisi kini terus memburu para pelaku. Pada saat yang sama, aparat juga berkomitmen untuk menuntaskan kasus tersebut hingga ke akar-akarnya.

(eny)

Berita ini 6 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Hidayat Kepala Kanwil Ditjenpas Jambi menghadiri pembukaan IPPAFEST 2025 di Jakarta.

Nasional

Kepala Kanwil Jambi Dukung Kreativitas Warga Binaan
Menteri Agama Nasaruddin Umar menerima gelar Bapak Eco-Teologi Indonesia dari Rektor UIN Malang

Nasional

UIN Malang Nobatkan Menag Bapak Eco-Teologi Indonesia
BI, Nilai tukar Dolar AS versus rupiah

Nasional

Rupiah Tertekan, BI Ambil Langkah Stabilitas Cepat
Rizal Djalil memberikan pandangan tentang tata kelola BUMN.

Nasional

Rizal Djalil Soroti Terkait Lemahnya Tata Kelola BUMN Nasional
Label halal MUI pada produk Ajinomoto AJI-NO-MOTO® dan Masako®.

Nasional

Ajinomoto Indonesia Tegaskan Semua Produk Halal Aman
Gus Ipul mengunjungi SRMA Pusdiklatbangprof Kemensos RI di Jakarta Selatan.

Nasional

Mensos: Tidak Ada Toleransi untuk Bullying di Sekolah

Nasional

Mbok Yem Pemilik Warung Tertinggi di Indonesia Tutup.Usia
Jimly Asshiddiqie menyalatkan jenazah Antasari Azhar di Masjid Asy-Syarif, Tangerang Selatan.

Nasional

Jimly Asshiddiqie Kenang Ketegasan Almarhum Antasari Azhar