Home / Nasional

Senin, 30 Maret 2026 - 14:00 WIB

Fadli Zon Canangkan Hari Filateli Nasional 2026

Foto: Dok. Kemenbud

Foto: Dok. Kemenbud

Jakarta, iNBrita.com — Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, mencanangkan Hari Filateli Nasional (HFN) yang akan diperingati setiap 29 Maret. Ia menyampaikan pencanangan tersebut dalam acara di Taman Budaya Embung Giwangan, Yogyakarta, sebagai langkah memperkuat peran filateli dalam pemajuan kebudayaan nasional.

Fadli Zon, yang juga memimpin Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PFI), menegaskan bahwa filateli tidak hanya sekadar hobi mengoleksi perangko. Ia menilai filateli sebagai bagian dari kebudayaan material yang merekam perjalanan sejarah bangsa.

Ia menjelaskan bahwa sejak awal kemerdekaan, masyarakat menggunakan perangko sebagai simbol identitas nasional sekaligus media komunikasi yang mencatat berbagai peristiwa penting, mulai dari budaya hingga kehidupan sosial.

“Perangko menyimpan cerita besar bangsa. Ia merekam sejarah, identitas, dan perjalanan budaya kita,” ujar Fadli Zon.

Kolaborasi Nasional Libatkan Berbagai Pihak

PFI bersama Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Digital, dan Pemerintah Kota Yogyakarta menyelenggarakan HFN 2026 melalui kolaborasi lintas sektor.

Baca juga :   Walikota Ahmadi Sembelih Sapi Pertama Dilingkungan Satu Kota Sungai Penuh

Panitia mengusung tema “Filateli-Budaya Koleksi Anak Negeri” dan mengajak komunitas filatelis, akademisi, pelajar, serta pemangku kepentingan budaya untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

Filateli Jadi Media Edukasi dan Diplomasi

Fadli Zon menelusuri sejarah filateli dunia yang berkembang sejak abad ke-19. Ia menekankan bahwa Indonesia memanfaatkan penerbitan perangko sejak masa kolonial hingga era republik sebagai penanda perjalanan sejarah bangsa.

Ia juga melihat potensi filateli sebagai media edukasi yang melatih ketelitian dan ketekunan. Selain itu, ia mendorong pemanfaatan filateli sebagai instrumen diplomasi budaya melalui penerbitan perangko bersama antarnegara.

Beragam Kegiatan Digelar Secara Nasional

Panitia HFN 2026 menggelar berbagai kegiatan, antara lain:

Pengecapan cap slogan di kantor pos Yogyakarta pada 28 Maret–30 April 2026
Seminar nasional filateli
Pameran dan lokakarya
Pertemuan komunitas kartu pos
Lomba dan peluncuran produk filateli

Panitia juga memperluas kegiatan ini ke berbagai daerah seperti Sumatera Utara dan Sumatera Barat untuk memperkuat gerakan budaya yang inklusif.

Baca juga :   Gangguan IndiHome Nasional, Telkomsel Kerahkan Tim Teknis

Dalam acara seremonial, Fadli Zon bersama para pejabat menandatangani sampul peringatan HFN 2026. Ia juga meluncurkan buku kartu pos “Kartu Pos Bergambar Djocjocarta” yang ia tulis bersama Mahpudi.

Filateli Tetap Relevan di Era Digital

Perwakilan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, Aria Nugrahadi, menegaskan bahwa filateli tetap relevan di tengah perkembangan teknologi digital. Ia mendorong masyarakat memanfaatkan filateli sebagai media pembelajaran lintas generasi.

Wakil Ketua Panitia HFN 2026, Yetti Martanti, menyebut kegiatan ini sebagai tonggak penting bagi perkembangan filateli di Indonesia. Ia mengajak generasi muda untuk mengenal dan mencintai filateli sebagai sarana edukasi dan ekspresi budaya.

Dorong Penguatan Identitas Budaya Bangsa

Melalui pencanangan Hari Filateli Nasional, pemerintah mendorong masyarakat untuk tidak hanya menjadikan filateli sebagai agenda tahunan. Pemerintah ingin memperkuat peran filateli sebagai bagian dari identitas budaya bangsa sekaligus media edukasi yang relevan di era modern.

(eny)

Berita ini 3 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Gunungan uang sitaan Rp 6,6 triliun ditata di lobi Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung.

Nasional

Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp 6,6 Triliun
Banjir menggenangi permukiman warga di Jakarta akibat hujan deras dan luapan sungai

Nasional

Banjir Rendam 59 RT dan 30 Ruas Jakarta
Presiden Prabowo Subianto turun dari helikopter saat tiba di IKN Nusantara, Kalimantan Timur.

Nasional

Prabowo Subianto Kunjungi IKN Nusantara Pertama Kali

Nasional

Giffari Halika Utama Wakil Sungai Penuh di Forum Youth City Changers APEKSI 2025
Gubernur Riau Abdul Wahid memimpin rapat di Rumah Dinas Jalan Diponegoro sebelum pemeriksaan oleh KPK.

Nasional

Jaksa Agung Tunjuk Bima Suprayoga Jadi Wakajati Jambi
PNS wajib taati aturan menikah cerai poligami sesuai PP 10 1983 dan PP 45 1990.”

Nasional

Negara Atur Cinta PNS dari Nikah hingga Poligami
Surat anak SD di Ngada NTT sebelum bunuh diri terkait ini pemerintah harus hadir

Nasional

Pemerintah Wajib Lindungi Anak dari Kemiskinan
Mantan Dirut PT Taspen, Kosasih, saat sidang vonis korupsi.

Nasional

Mantan Dirut Taspen Antonius NS Kosasih Dihukum 10 Tahun