Jakarta, iNBrita.com — Seorang pengguna media sosial di Jakarta membagikan pengalamannya setelah menarik uang dari mesin ATM milik bank BUMN. Ia merasa terkejut ketika menemukan satu lembar uang pecahan Rp50.000 yang tidak memiliki gambar atau cetakan sebagaimana mestinya.
Unggahan tersebut langsung menarik perhatian warganet dan memicu ribuan komentar.
Menanggapi hal ini, pihak Bank Negara Indonesia (BNI) memberikan penjelasan resmi. Perwakilan BNI, Okki Rushartomo, menegaskan bahwa pihaknya melengkapi seluruh mesin ATM dan CRM dengan sistem otomatis yang memeriksa keaslian uang, baik saat pengisian maupun saat nasabah menyetorkan uang.
BNI juga memastikan bahwa setiap uang yang beredar melalui ATM telah melewati proses pemeriksaan berlapis, termasuk pemeriksaan dari Bank Indonesia sebagai otoritas penerbit rupiah.
Okki menjelaskan bahwa uang yang tidak tercetak sempurna kemungkinan merupakan cacat fisik dari proses produksi. Namun, Bank Indonesia tetap memegang kewenangan dalam menentukan keabsahan uang rupiah.
BNI menyarankan nasabah yang menerima uang dengan kondisi tidak sempurna untuk segera mengecek atau menukarkannya di kantor cabang BNI atau loket Bank Indonesia terdekat. Selain itu, BNI siap membantu proses klarifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Saat ini, BNI terus menelusuri lokasi dan mesin ATM terkait untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga.
(eny)









