Jakarta, iNBrita.com – Biaya hidup tinggi mendorong banyak orang mencari penghasilan tambahan. Salah satunya pemuda asal China yang bekerja paruh waktu sebagai kuli bangunan.
Ia bekerja di proyek dekat Stasiun MRT Tai Wai, Hong Kong, dari pagi hingga sore. Meskipun baru lulus S2, ia memilih pengalaman fisik daripada bekerja di kantor bergaji besar.
Di media sosial Xiaohongshu, ia membagikan rutinitasnya. Ia berangkat pukul 06.40, mengenakan celana panjang, sepatu keselamatan, helm, dan rompi, lalu memulai pekerjaan sesuai arahan mandor.
Sebagai “kuli magang”, ia tidak memotong besi atau mengebor, tetapi mengangkat ratusan sak semen seberat 40 kg setiap hari. Ia pernah memindahkan hingga 153 sak semen dalam sehari. Karena berat, ia selalu sarapan sebelum bekerja.
Netizen China memberi apresiasi. Mereka kagum dengan tekad dan etos kerjanya, meski ia bisa bekerja di perusahaan ternama.
“Hormat untuknya! Ia bekerja keras meski sudah berpendidikan tinggi,” tulis warganet.
“Ia pintar dan kuat fisik, sehingga bisa menghasilkan uang sambil berolahraga,” komentar lainnya.
(eny)














