Home / Nasional

Senin, 12 Januari 2026 - 22:00 WIB

Banjir Rendam 59 RT dan 30 Ruas Jakarta

Warga melintasi banjir yang merendam permukiman di Jakarta, Senin (12/1/2026). BPBD mencatat banjir masih menggenangi puluhan RT dan ruas jalan.

Warga melintasi banjir yang merendam permukiman di Jakarta, Senin (12/1/2026). BPBD mencatat banjir masih menggenangi puluhan RT dan ruas jalan.

Jakarta, iNBrita.com – Banjir masih merendam sejumlah wilayah di Jakarta pada Senin malam (12/1/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat banjir masih menggenangi 59 RT dan 30 ruas jalan.

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohammad Yohan, mengatakan banjir terjadi akibat curah hujan tinggi serta luapan Kali Krukut dan Kali Ciliwung. Hingga pukul 18.00 WIB, banjir melanda wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.

Genangan terdalam terjadi di Kelurahan Pejaten Timur, Jakarta Selatan, dengan ketinggian air mencapai 100 sentimeter.

BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memantau kondisi banjir di setiap wilayah. Petugas juga berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan. Mereka menyedot air dan memastikan saluran air berfungsi dengan baik bersama lurah dan camat setempat. BPBD menargetkan genangan segera surut.

Baca juga :   Prabowo Tinjau Wilayah Bencana Sumatera, Fokus Pemulihan

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir. Dalam kondisi darurat, warga dapat menghubungi nomor 112. Layanan ini gratis dan aktif 24 jam.

Rincian Wilayah Terdampak Banjir (pukul 18.00 WIB)

Jakarta Barat

  • Kelurahan Kedaung Kali Angke: 3 RT, tinggi air 70 cm

  • Kelurahan Rawa Buaya: 3 RT, tinggi air 50 cm

  • Kelurahan Kamal: 4 RT, tinggi air 40 cm

  • Kelurahan Tegal Alur: 2 RT, tinggi air 75 cm

Seluruh wilayah terdampak hujan deras dan masih dalam penanganan.

Jakarta Selatan

  • Cilandak Barat: 1 RT, tinggi air 40 cm

  • Pondok Labu: 2 RT, tinggi air 80 cm

  • Cipete Utara: 3 RT, tinggi air 30 cm

  • Pela Mampang: 9 RT, tinggi air 50 cm

  • Duren Tiga: 1 RT, tinggi air 40 cm

  • Cilandak Timur: 3 RT, tinggi air 95 cm

  • Pejaten Timur: 1 RT, tinggi air 100 cm

Baca juga :   Deteksi Dini Diabetes Cegah Gejala Berat Sejak Awal

Banjir di wilayah ini terjadi akibat hujan deras dan luapan Kali Krukut.

Jakarta Timur

  • Rawa Terate: 1 RT, tinggi air 35 cm

  • Bidaran Cina: 5 RT, tinggi air 80–85 cm

  • Kampung Melayu: 4 RT, tinggi air 100 cm

  • Cawang: 5 RT, tinggi air 80 cm

  • Cililitan: 3 RT, tinggi air 70 cm

Banjir dipicu hujan deras dan luapan Kali Ciliwung.

Jakarta Utara

  • Tanjung Priok: 2 RT, tinggi air 20 cm

  • Lagoa: 2 RT, tinggi air 10–15 cm

  • Kebon Bawang: 5 RT, tinggi air 50–60 cm

Hingga malam ini, banjir masih menggenangi 30 ruas jalan di berbagai wilayah Jakarta. Ketinggian air berkisar antara 10 hingga 50 cm. Curah hujan tinggi menjadi penyebab utama genangan. Petugas masih melakukan penanganan di lapangan agar air segera surut.

(Ven*)

Berita ini 9 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Menkomdigi Meutya Hafid saat meresmikan aturan registrasi SIM card dengan pengenalan wajah.

Nasional

Menkomdigi : Kartu SIM Hanya Bisa Aktif Setelah Registrasi
BMKG peringatkan hujan lebat dan angin kencang di Indonesia

Nasional

BMKG Waspadai Hujan Lebat Angin Kencang Desember

Nasional

Bayar Secara Online ,Begini Cara Print Pajak STNK
Menteri Agama Nasaruddin Umar berbicara tentang pembentukan Ditjen Pesantren dalam konferensi pers di Jakarta.

Nasional

Presiden Setujui Pembentukan Ditjen Pesantren Mandiri Tahun Ini
Khairun Nisyah viral setelah menyamar sebagai pramugari Batik Air dalam unggahan media sosial Facebook.

Nasional

Nisya Dapat Sekolah Pramugari Gratis Usai Viral
Tangkap layar guru SMK dan siswa sedang adu jotos di kelas SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Jambi.

Nasional

Mediasi Gagal, Guru SMK Laporkan Siswa Polis
dukun cabul dengan modus pengobatan palsu

Nasional

Dukun Ngaku Tuhan Kedua Cabuli Korban Modus Pengobatan
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat 9 DPR ) Republik Indonesia Sufmi Dasco Ahmad menerima aspirasi pekerja terkait isu pemutusan hubungan kerja (PHK).

Nasional

DPR dan Mie Sedaap Sepakati Stop PHK