Gyeongju, Korea Selatan , iNBrita.com —
Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia kehilangan sekitar USD 8 miliar atau Rp132,8 triliun setiap tahun akibat judi online. Hal itu ia sampaikan saat berbicara di APEC Economic Leaders’ Meeting (AELM) di Hwabaek International Convention Centre (HICO), Gyeongju, Korea Selatan.
Menurut Prabowo, judi online tidak hanya merusak masyarakat, tetapi juga merugikan ekonomi negara. Ia mendorong kerja sama antarnegara untuk memberantas kejahatan lintas batas seperti penyelundupan, korupsi, perdagangan narkoba, dan judi online.
Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat pendidikan dan keterampilan digital, terutama bagi pelaku UMKM agar mampu bersaing di era teknologi.
“Kami berkomitmen memberdayakan UMKM dan memperkuat sistem kesehatan nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguasaan teknologi menjadi kunci kemajuan bangsa dan hanya bisa dicapai melalui kerja sama yang kuat antarnegara di kawasan Asia Pasifik.
“Kita harus menguasai masa depan teknologi kita sendiri. Dengan kerja sama di APEC, kita bisa mencapainya,” kata Prabowo.
(ES)














