BCA Selidiki Dugaan Pembobolan Rekening Sekuritas Rp70 Miliar

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 13 September 2025 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Bank BCA, tampilan screenshot

Ilustrasi Bank BCA, tampilan screenshot

Jakarta, iNBrita.com  – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerima laporan dugaan pembobolan Rekening Dana Nasabah (RDN) PT Panca Global Sekuritas (PGS), anak usaha PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE), di Bank Central Asia (BCA). Informasi awal menyebut kerugian mencapai Rp70 miliar, namun perusahaan masih memverifikasi jumlah pasti.

Dilansir dari CNBC Indonesia, OJK segera menggelar rapat koordinasi dengan Self Regulatory Organization (SRO), yakni Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, dan Pemeriksaan Khusus OJK, I. B. Aditya Jayaantara, menegaskan pihaknya memantau ketat investigasi kasus ini.

Baca Juga :  Honda Jazz Terbaru Hadir dengan Desain Lampu Baru

BCA juga memberikan pernyataan resmi. Corporate Secretary BCA, I Ketut Alam Wangsawijaya, menekankan sistem BCA tetap aman. Ia menyebut bank sedang melakukan investigasi mendalam bersama PGS dan berkomitmen mendukung penuh upaya pengungkapan kasus.

Manajemen PGS menjelaskan insiden terjadi pada 9 September 2025. Penarikan dana berlangsung berulang dalam waktu singkat dan dialihkan ke rekening di luar daftar whitelist melalui BCA Klik Bisnis. Perusahaan langsung menonaktifkan sistem yang diduga bermasalah dan mengembalikan dana ke RDN terdampak pada 10 September 2025.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Banjir Sumatera Barat

Saat ini, PGS terus memverifikasi kerugian dan berkoordinasi dengan bank terkait. Perusahaan menegaskan langkah penghentian sementara sistem perdagangan online dilakukan bersama SRO untuk menjamin keamanan transaksi investor. (***)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Dorong Gerakan Pilah Sampah di Daerah
Dua WN Singapura Diduga Tertimbun Erupsi Dukono
Presiden Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Gorontalo
Prabowo Jadi Presiden Kedua Kunjungi Miangas Talaud Sulut
Wamensos Ingatkan BMN Sekolah Rakyat Jangan Disalahgunakan
Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS di Muratara Bertambah
Rini Widyantini Reformasi dan Kepemimpinan Perempuan Indonesia
Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penyerangan Wisatawan Malang
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:00 WIB

Pemerintah Dorong Gerakan Pilah Sampah di Daerah

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:00 WIB

Dua WN Singapura Diduga Tertimbun Erupsi Dukono

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:00 WIB

Prabowo Jadi Presiden Kedua Kunjungi Miangas Talaud Sulut

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:00 WIB

Wamensos Ingatkan BMN Sekolah Rakyat Jangan Disalahgunakan

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:00 WIB

Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS di Muratara Bertambah

Berita Terbaru

Sejumlah wilayah di Jambi diguyur hujan ringan sesuai prakiraan BMKG, Senin (11/5/2026).

Daerah

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Wilayah Jambi Hari Ini

Senin, 11 Mei 2026 - 07:00 WIB

Daftar kode redeem Free Fire terbaru 11 Mei 2026 yang bisa diklaim untuk mendapatkan hadiah gratis dari Garena.

Game

30 Kode Redeem Free Fire Terbaru 11 Mei 2026

Senin, 11 Mei 2026 - 06:00 WIB

Foto: dok. Ega Shepiani/detikcom

Nasional

Pemerintah Dorong Gerakan Pilah Sampah di Daerah

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:00 WIB

Kolom abu putih kelabu kehitaman erupsi Gunung Dukono, Sabtu (9/5/2026). (Dok. Pos PGA Dukono)

Nasional

Dua WN Singapura Diduga Tertimbun Erupsi Dukono

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:00 WIB

lustrasi orang makan meski sudah kenyang akibat food noise.( foto freepik)

Kesehatan

Food Noise Dorongan Otak yang Memicu Keinginan Makan

Minggu, 10 Mei 2026 - 03:00 WIB