Dokter Ungkap Duduk Lama Picu Risiko Serangan Jantung

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - duduk di depan komputer dalam waktu yang lama. ANTARA/HO-Pexels

Ilustrasi - duduk di depan komputer dalam waktu yang lama. ANTARA/HO-Pexels

Jakarta , iNBrita.com  — Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Dr. Sanjay Bhojraj menegaskan bahwa kebiasaan duduk atau berdiam diri terlalu lama dapat meningkatkan risiko serangan jantung.

Dokter  mengingatkan bahwa banyak orang mengabaikan kebiasaan ini, padahal kebiasaan tersebut dapat menggandakan risiko penyakit jantung. Ia menilai masyarakat lebih sering memperhatikan pola makan atau kebiasaan merokok, sementara mereka justru melupakan pentingnya aktivitas fisik.

Melalui unggahan di media sosial, Sanjay menyoroti gaya hidup minim gerak sebagai masalah serius yang kerap luput dari perhatian. Berdasarkan pengalamannya selama lebih dari 20 tahun praktik, ia menemukan bahwa duduk terlalu lama memperlambat sirkulasi darah, meningkatkan kadar gula, dan memicu pembekuan darah. Kondisi ini secara langsung meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Baca Juga :  Bahaya Jadwal Tidur Tidak Teratur bagi Jantung

Untuk mencegah hal tersebut, ia mendorong masyarakat melakukan langkah sederhana, seperti berdiri setiap 30 hingga 60 menit, berjalan kaki sejenak, atau melakukan gerakan ringan seperti squat. Ia menekankan bahwa aktivitas kecil ini sudah cukup membantu menjaga kesehatan jantung tanpa harus menjalani latihan berat di gym.

Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) turut memperkuat pernyataan tersebut. WHO mencatat bahwa kurangnya aktivitas fisik menjadi salah satu faktor utama penyebab kematian akibat penyakit tidak menular. Organisasi itu juga melaporkan bahwa orang dewasa yang tidak aktif memiliki risiko kematian 20 hingga 30 persen lebih tinggi dibandingkan mereka yang aktif.

Baca Juga :  SMAN 1 Solok Selatan Juara 1 Lomba Kebersihan HUT RI 80

Selain itu, WHO menjelaskan bahwa perilaku sedentari berkontribusi langsung terhadap hipertensi dan obesitas, yang menjadi pintu masuk berbagai penyakit jantung. Secara global, gaya hidup tidak aktif juga memicu peningkatan biaya layanan kesehatan hingga sekitar 27 miliar dolar AS setiap tahun.

Para ahli menambahkan bahwa duduk terlalu lama memperlambat metabolisme tubuh. Mereka menjelaskan bahwa kondisi ini menurunkan produksi enzim yang berfungsi memecah lemak dalam darah, sehingga meningkatkan risiko gangguan kardiovaskular. Mereka pun menilai bahwa gaya hidup modern yang minim gerak tidak selaras dengan kebutuhan alami tubuh manusia untuk terus bergerak.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung
Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya
Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya
Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai
Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik
Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari
Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan
Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik

Berita Terbaru

Bunda Literasi Sri Kartini Alfin mendampingi murid SD dalam kegiatan literasi di perpustakaan.

SUNGAI PENUH

Bunda Literasi Sri Kartini Ajak Anak Gemar Membaca

Sabtu, 5 Sep 2026 - 10:00 WIB

Tabungan Emas di myBCA memudahkan pengguna membeli, menjual, dan memantau transaksi emas secara digital.(Foto IKlustrasi : pichsakul/Depositphotos)

Ekonomi

Cara Investasi Tabungan Emas di myBCA untuk Pemula

Jumat, 4 Sep 2026 - 22:00 WIB

Filter udara BMC untuk berbagai jenis sepeda motor dipasarkan di Indonesia.(Foto : Dok. BMC)

Teknologi

Filter Udara BMC untuk Moge, Harga Mulai Rp 1,8 Juta

Jumat, 4 Sep 2026 - 21:00 WIB

Ilustrasi proses balik nama kendaraan bekas di Samsat.(Foto : Garda Oto doc.)

Teknologi

Balik Nama Kendaraan Bekas Gratis, Ini Biaya Lengkapnya

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:00 WIB

Ilustrasi iPhone 17 dan bocoran iPhone 18 yang akan diperkenalkan Apple dalam Apple Event September 2026.(Foto : KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto)

Teknologi

Harga iPhone 17 Terbaru, Bocoran iPhone 18

Jumat, 4 Sep 2026 - 19:00 WIB