Ferry Juliantono Tegaskan Koperasi Desa Merah Putih

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 Oktober 2025 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fhoto ferry Juliantono Menteri Koperasi

Fhoto ferry Juliantono Menteri Koperasi

Jakarta, iNBrita.com – Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan proyek top down. Ia menekankan bahwa program ini memperjuangkan ekonomi rakyat.

“Kalau ada yang menyebut Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dibangun secara top down, itu salah. Regulasi, Inpres, dan Perpres memang top down karena negara harus hadir. Tapi pemerintah membangun koperasi melalui musyawarah desa,” ujar Ferry dalam program Jejak Pradana yang tayang di detikcom, Jumat (10/10/2025).

Ferry menambahkan bahwa desa membentuk koperasi mengikuti prinsip-prinsip koperasi. Masyarakat desa menentukan arah dan mengelola setiap koperasi melalui musyawarah desa khusus.

Baca Juga :  KPK Kirim Tim ke Arab Saudi Usut Korupsi Kuota Haji

Ia menjelaskan bahwa koperasi adalah badan usaha yang sesuai dengan UUD 1945. Koperasi menanamkan nilai historis dan ideologi yang sejalan dengan konstitusi Indonesia.

Menurut Ferry, kebijakan IMF pernah menyingkirkan koperasi karena pemerintah harus menyerahkan sistem ekonomi Indonesia pada mekanisme pasar bebas. Kali ini, Presiden Prabowo Subianto ingin membangkitkan kembali semangat koperasi yang dirintis tokoh pendahulu, termasuk Mohammad Hatta.

“Presiden ingin Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi instrumen penting untuk memperkuat ekonomi rakyat. Program ini meningkatkan aset koperasi secara signifikan, begitu juga volume usaha dan kegiatan ekonominya,” tambah Ferry.

Baca Juga :  Libur dan Cuti Bersama Februari 2026, Simak Jadwalnya

Pemerintah mendorong masyarakat desa untuk tidak hanya menjadi penerima manfaat. Mereka juga menjalankan usaha melalui koperasi.

“Dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, masyarakat desa aktif sebagai subjek ekonomi, bukan hanya objek. Program ini memungkinkan mereka mengelola dan mengembangkan badan usaha sendiri,” jelas Ferry.

Jejak Pradana menampilkan potret dedikasi pemerintah dan swasta yang memajukan negeri selama setahun terakhir.

Talk show ini menghadirkan pemangku kepentingan yang membawa program strategis langsung ke rakyat.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas Antam Tak Bergerak, Peluang Investasi Menguat
OJK Ungkap Ancaman Phishing terhadap Rekening Nasabah Bank
Tarif Listrik PLN Stabil Hingga Triwulan Kedua 2026
Daftar Harga BBM Resmi 1 Juni 2026 Terbaru
Harga Emas Hari Ini Stabil, Saat Tepat Investasi
Danantara Siapkan Pengumuman Petinggi Baru DSI Pekan Ini
Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Hibah Cepat Resmi
Tabungan Emas Pelajar Untung Besar Mulai Sekarang
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 17:00 WIB

Harga Emas Antam Tak Bergerak, Peluang Investasi Menguat

Senin, 1 Juni 2026 - 16:00 WIB

OJK Ungkap Ancaman Phishing terhadap Rekening Nasabah Bank

Senin, 1 Juni 2026 - 15:00 WIB

Tarif Listrik PLN Stabil Hingga Triwulan Kedua 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 12:00 WIB

Daftar Harga BBM Resmi 1 Juni 2026 Terbaru

Senin, 1 Juni 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Hari Ini Stabil, Saat Tepat Investasi

Berita Terbaru

Mbah Sarjo Utomo, jemaah haji tunanetra kloter 1 YIA bersiap pulang ke Tanah Air Foto: Media Center Haji 2026

Khasanah

Tunanetra Indonesia Selesaikan Haji Meski Sempat Pingsan

Selasa, 2 Jun 2026 - 04:00 WIB

Petugas medis melakukan pemeriksaan skrining kanker kolorektal sebagai bagian dari Program Cek Kesehatan Gratis Nasional untuk deteksi dini kanker usus.(Foto: Pradita Utama)

Kesehatan

Program Cek Gratis Nasional Dorong Skrining Kanker Usus

Selasa, 2 Jun 2026 - 03:00 WIB

Ketua DPRD Sungai Penuh Hutri Randa mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

Hutri Randa Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Selasa, 2 Jun 2026 - 02:00 WIB

Tim Indonesia di IFA7 World Championship 2026. (Foto: dok. IFA7)

Internasional

Indonesia Runner-up IFA7 World Championship 2026

Selasa, 2 Jun 2026 - 01:00 WIB

Rumah di lahan bekas sawah dengan tanah lembek yang memerlukan pondasi kuat. ( Foto Pexsels)

Pendidikan

Tips Aman Bangun Rumah di Lahan Sawah

Senin, 1 Jun 2026 - 23:00 WIB