Home / Kuliner

Minggu, 16 November 2025 - 22:00 WIB

Lima Tips Jitu Memulai Usaha Warung Pecel Lele

ampilan hidangan pecel lele yang sering menjadi andalan di berbagai warung tenda malam hari.

ampilan hidangan pecel lele yang sering menjadi andalan di berbagai warung tenda malam hari.

Jakarta, iNBrita.com – Warung pecel lele digemari banyak orang di Indonesia. Bila ingin mencoba peluang bisnis ini, ikuti 5 tips jitu membuka warung pecel lele dari nol berikut.

Pecel lele menjadi comfort food bagi banyak orang. Isinya sederhana—nasi, lele atau ayam goreng, lalapan, dan sambal—namun rasanya selalu menggugah selera.

Warung pecel lele mudah ditemukan di berbagai daerah. Selain pasarnya besar, modalnya relatif kecil tetapi berpotensi menghasilkan omzet jutaan rupiah per hari.

Berikut tips memulai usaha pecel lele, dirangkum dari efishery.com (12/06/2023):

1. Pilih lokasi strategis

Tentukan lokasi yang mudah terlihat, ramai dilalui orang, dan memiliki akses jalan yang baik. Pastikan tersedia lahan warung dan area parkir yang cukup.

Lakukan riset sederhana beberapa titik sebagai pembanding. Lokasi dekat perkantoran, sekolah, atau kampus biasanya lebih cepat menarik pelanggan.

Baca juga :   Ketua IWO Kota Sungai Penuh dan Kerinci DPT Donni Efendi Angkat Bicara

2. Ciptakan keunikan

Nickolas Alfons, pemilik Pecel Lele Oma, menyarankan setiap usaha memiliki nilai unik sebagai pembeda.

“Kalian tidak bisa selamanya bersaing hanya di rasa dan harga. Harus ada unique value yang membuat beda,” ujarnya kepada detikFood (19/11/2024).

Keunikan bisa berasal dari menu, konsep warung, atau layanan. Pecel Lele Oma, misalnya, menawarkan suasana makan yang lebih modern dan nyaman.

3. Inovasi menu

Walau pecel lele berakar dari Lamongan, kamu bisa menambah variasi menu agar lebih menarik. Tambahkan pilihan seperti ikan nila, sate udang, atau sate paru.

Kreasikan sambal, misalnya sambal hijau, sambal bawang, atau sambal racikan khusus. Variasi ini membuat pelanggan lebih tertarik dan tidak cepat bosan.

4. Jaga kualitas rasa sebanding harga

Pertahankan kualitas rasa meski kamu menambah variasi menu. Pastikan bahan, terutama lele, selalu bersih dan segar.

Baca juga :   Inovasi Martabak Manis Sehat, Nikmat Tanpa Tepung

“Kami memastikan lele bersih dari proses pemotongan sampai pengecekan ulang,” kata Nickolas.

Sesuaikan harga dengan target pasar. Soe’nan, tokoh Lamongan, menyarankan memilih ukuran lele sesuai lokasi usaha. Dekat kampus cocok memakai lele kecil yang lebih murah, sementara kawasan perkantoran lebih cocok lele berukuran besar.

Perhatikan pula kualitas nasi, sambal, dan lalapan. Jika kualitas naik, harga sedikit lebih tinggi tetap bisa diterima pelanggan.

5. Jaga kebersihan warung

Walau berjualan di tenda, kebersihan harus tetap terjaga. Warung yang bersih membuat pelanggan nyaman dan ingin kembali.

Pastikan bukan hanya meja dan kursi yang bersih, tetapi juga area penggorengan dan seluruh area dapur.

(VVR*)

Berita ini 9 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Es kuwut Bali segar dari kelapa muda dan melon

Kuliner

Resep Es Kuwut Bali Segar Mudah Dibuat
Cangkir kopi panas di meja dengan latar pemandangan pagi, melambangkan manfaat kopi untuk metabolisme dan penurunan berat badan

Kesehatan

Manfaat Kopi untuk Metabolisme dan Penurunan Berat
Kurma dan segelas air putih untuk buka puasa

Kuliner

Manfaat Kurma Saat Buka Puasa Ramadan
Bolu keju cheddar lembut dan gurih di atas piring siap disajikan.

Kuliner

Tips Resep Bolu Keju Cheddar Lembut Gurih
Hidangan tradisional Imlek, kue keranjang manis dengan tekstur lengket.

Kuliner

Rahasia di Balik Kue Keranjang Saat Imlek
Ilustrasi berbagai olahan singkong seperti perkedel, combro, dan singkong goreng keju

Kuliner

7 Olahan Singkong Lezat, Murah, dan Mudah Dibuat
Seseorang makan mie panjang umur saat Imlek

Kuliner

Mie Panjang Umur Simbol Harapan dan Keberuntungan Imlek
Secangkir kopi santan hangat dengan busa lembut di atas meja kayu, menampilkan kombinasi warna cokelat dan putih yang menggugah selera.

Kuliner

Kopi Santan Sehat, Gurih, dan Kaya Manfaat