Minuman yang Diam-Diam Bisa Merusak Fungsi Ginjal

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Minuman bersoda terlihat menyegarkan, tetapi konsumsi berlebihan bisa membebani ginjal.

Minuman bersoda terlihat menyegarkan, tetapi konsumsi berlebihan bisa membebani ginjal.

Jakarta, iNBrita.com – Cuaca panas ekstrem di berbagai daerah membuat banyak orang lebih sering mencari minuman segar. Suhu hingga 35 derajat Celcius membuat tubuh cepat kehilangan cairan. Karena itu, banyak orang memilih soda, kopi susu, atau jus kemasan untuk melepas dahaga.

Sayangnya, tidak semua minuman aman diminum terlalu sering, terutama saat tubuh kekurangan cairan. Ginjal harus bekerja lebih keras untuk menyaring sisa metabolisme. Jika ditambah minuman tinggi gula, kafein, atau zat kimia, kerja ginjal makin berat dan bisa rusak dalam jangka panjang.

Berikut beberapa minuman yang sebaiknya dibatasi agar ginjal tetap sehat.

1. Minuman Bersoda

Soda memang terasa segar, tapi kandungan gula dan asam fosfat di dalamnya bisa merusak ginjal. Gula tinggi memicu resistensi insulin dan meningkatkan kadar asam urat yang bisa membentuk batu ginjal.

Penelitian tahun 2019 menunjukkan konsumsi rutin minuman bergula meningkatkan risiko penyakit ginjal kronis. Soda berwarna gelap juga mengandung asam fosfat yang mengganggu keseimbangan mineral tubuh.

Baca Juga :  Manfaat Air Kelapa dan Waktu Terbaik Minum Ramadan

Alternatifnya, minum infused water dengan potongan lemon atau mentimun. Rasanya segar tanpa gula dan fosfat.

2. Minuman Energi dan Berkafein

Minuman energi memang memberi tenaga cepat, tapi kandungan gula, kafein, dan zat tambahannya membuat ginjal mudah lelah. Kafein bersifat diuretik, membuat tubuh sering buang air kecil dan mudah dehidrasi.

Jika cairan tidak tergantikan, ginjal kesulitan membuang racun. Kopi aman jika dibatasi dua gelas per hari. Lebih dari itu bisa meningkatkan tekanan darah dan membebani aliran darah ke ginjal.

3. Jus Kemasan dan Minuman Rasa Buah

Jus buah tidak selalu sehat. Banyak jus kemasan justru lebih banyak gula daripada sari buah. Satu kemasan bisa berisi hingga 30 gram gula tambahan yang membebani ginjal.

Beberapa jus seperti cranberry dan grapefruit juga tinggi oksalat yang bisa memicu batu ginjal. Penelitian tahun 2020 menunjukkan asupan tinggi oksalat tanpa cukup cairan dapat melipatgandakan risiko batu ginjal.

Baca Juga :  20 Kode Redeem FC Mobile 14 Januari Gratis

Pilih jus segar tanpa gula tambahan, atau makan buah utuh agar seratnya menstabilkan gula darah.

Cara Sederhana Menjaga Ginjal

Menjaga ginjal tetap sehat cukup dengan kebiasaan minum yang benar.

  1. Minum air putih cukup.
    Idealnya 6–8 gelas per hari, lebih banyak jika cuaca panas. Air membantu mencegah batu ginjal dan menjaga fungsi ginjal.

  2. Batasi minuman manis dan berkafein.
    Gula berlebih memicu resistensi insulin, kafein berlebihan menaikkan tekanan darah. Batasi dua gelas kopi per hari dan kurangi gula.

  3. Perhatikan warna urine.
    Urine bening atau kuning muda menandakan cairan cukup. Urine pekat berarti tubuh kekurangan cairan.

  4. Pilih minuman alami.
    Teh herbal tanpa gula, air kelapa, atau infused water bisa jadi pilihan sehat.

  5. Jangan menahan haus.
    Menunda minum membuat ginjal bekerja lebih keras. Minumlah sedikit-sedikit tapi sering.

  6. Hati-hati dengan suplemen dan obat.
    Beberapa suplemen dan obat herbal bisa membebani ginjal. Selalu baca label dan konsultasikan ke dokter.
    (VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat
Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung
Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat
Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker
Dokter Ungkap Lima Gejala Kanker yang Terabaikan
Teranostik Bantu Diagnosis Kanker Tiroid Lebih Presisi
Bahaya Mikroplastik dari Dapur Ancam Kesehatan Keluarga
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:00 WIB

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:00 WIB

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:00 WIB

Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:00 WIB

Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat

Selasa, 30 Juni 2026 - 03:00 WIB

Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker

Berita Terbaru

Bunga Agapanthus bermekaran dengan warna biru ( Foto Pexels)

Pendidikan

Cara Menanam Bunga Agapanthus agar Cepat Berbunga

Rabu, 22 Jul 2026 - 00:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin bersama Gubernur Jambi Al Haris saat audiensi dengan Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH RI di Jakarta.

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Audiensi Percepat Pengukuhan Batas Kawasan Hutan

Selasa, 21 Jul 2026 - 19:00 WIB

Kendaraan mengisi Pertalite di SPBU, seiring meningkatnya konsumsi BBM subsidi akibat harga Pertamax yang bertahan tinggi.(Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto)

Nasional

Harga Pertamax Tahan, Konsumsi Pertalite Melonjak Tajam 2026

Selasa, 21 Jul 2026 - 19:00 WIB

Pertama kali dalam sejarah pemenang Piala Dunia 2026 dihadiahi cincin emas (FIFA)

Internasional

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta

Senin, 20 Jul 2026 - 21:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto memaparkan percepatan implementasi ekspor satu pintu SDA lewat PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dalam Sidang Kabinet Paripurna, Jakarta, Senin (20/7/2026).(Foto: dok. YouTube Setpres)

Nasional

Prabowo Ekspor Satu Pintu, DSI Berlaku September 2026

Senin, 20 Jul 2026 - 20:00 WIB