Home / Nasional

Minggu, 11 Januari 2026 - 01:00 WIB

Pemerintah Buka Posko Induk Pascabencana di Aceh

Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal Zakaria Ali memberikan keterangan pers terkait pembukaan posko induk Satgas percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Banda Aceh.

Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal Zakaria Ali memberikan keterangan pers terkait pembukaan posko induk Satgas percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Banda Aceh.

Jakarta, iNBrita,com – Pemerintah pusat melalui Satuan Tugas (Satgas) Nasional Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana membuka posko induk di Banda Aceh. Pemerintah memilih lokasi ini karena Aceh menjadi wilayah dengan dampak bencana paling parah.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal Zakaria Ali, menyebut posko induk akan mempercepat pemulihan pascabencana.

Posko induk di Banda Aceh berfungsi sebagai pusat kendali terpadu. Melalui posko ini, pemerintah mengoordinasikan seluruh tahapan pemulihan agar berjalan terarah dan tepat sasaran.

Safrizal Dampingi Penanganan di Aceh dan Sumut

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menugaskan Safrizal untuk mendampingi penanganan bencana di Aceh dan Sumatera Utara sejak 27 November 2025. Pemerintah menargetkan Satgas bekerja cepat sesuai tahapan yang telah ditetapkan.

Baca juga :   Trump Umumkan Serangan AS ke Dermaga Narkoba Venezuela

Pembangunan Hunian Jadi Prioritas

Safrizal menegaskan bahwa pemerintah memprioritaskan pembangunan hunian layak bagi warga yang masih berada di pengungsian. Pemerintah juga mempercepat penanganan rumah rusak ringan dan sedang melalui skema kompensasi agar warga segera kembali ke rumah.

Posko Jadi Pusat Informasi Publik

Selain fokus pada pemulihan fisik, posko induk berperan sebagai pusat komunikasi publik. Pemerintah menyampaikan perkembangan kerja secara terbuka dengan melibatkan media nasional dan lokal, serta mengoptimalkan media sosial.

Satgas Dibentuk Atas Arahan Presiden

Pemerintah membentuk Satgas Nasional Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana atas arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

Presiden Prabowo menunjuk Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebagai Ketua Satgas. Pemerintah juga menetapkan Richard Tampubolon sebagai Wakil Ketua Satgas dan membentuk dewan pengarah yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).

Baca juga :   Mitsubishi Terbalik, 7 Penumpang Alami Luka

Rapat Perdana Perkuat Koordinasi

Seiring pembukaan posko induk, Mendagri memimpin rapat perdana Satgas Nasional bersama Menko PMK, Menteri Pekerjaan Umum, Sekretaris Kabinet, Wakil Ketua Satgas, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, serta para sekretaris jenderal kementerian dan lembaga terkait. Rapat ini memperkuat koordinasi lintas sektor dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Mendagri Dinilai Tepat Pimpin Satgas

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pemerintah menunjuk Mendagri sebagai Ketua Satgas karena wilayah terdampak mencakup tiga provinsi. Dalam perannya, Mendagri dinilai mampu mengoordinasikan pemerintah pusat dan daerah secara efektif.

(Ven*)

Berita ini 4 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bus TransJakarta melintas di jalan Jakarta, ilustrasi armada transportasi umum

Nasional

Polisi Tangkap Pelaku Masturbasi di TransJakarta 1A
Kalender Januari 2026 menandai libur Isra Mikraj pada 16 Januari.

Nasional

Libur Isra Mikraj 2026 Hadirkan Long Weekend Januari

Nasional

Viral Pria Pasuruan Saat Gendong Ibunya di Makkah
Koperasi Desa Merah Putih mengajukan pinjaman ke bank BUMN.

Nasional

Melalui Koperasi Desa Merah Putih Bisa Ajukan Pinjam Rp 3 Miliar
Dirjen GTK Kemendikdasmen Nunuk Suryani berbicara dalam rapat peninjauan UU Guru dan Dosen di Kompleks Parlemen, Senayan.

Nasional

Pemerintah Pusat Ambil Alih Pengelolaan Guru Nasional

Nasional

Seleksi PPPK Tahap – 2 , Cara Cek Lokasi dan Jadwal
Permukiman dan lahan pertanian rusak akibat banjir bandang dan longsor di wilayah Sumatra.

Nasional

Bencana Sumatra 2025 dan Kewajiban Presiden Tetapkan Darurat

Nasional

BKN Rampungkan Pertek NIP untuk 42 Kementerian dan Lembaga