Home / Nasional

Jumat, 19 Desember 2025 - 22:27 WIB

BMKG Jelaskan Fenomena Langit Merah di Pandeglang

Langit berwarna merah tampak menyelimuti wilayah selatan Pandeglang, Banten, akibat fenomena optik atmosfer saat matahari terbenam.

Langit berwarna merah tampak menyelimuti wilayah selatan Pandeglang, Banten, akibat fenomena optik atmosfer saat matahari terbenam.

Pandeglang, iNBrita.comWarga Pandeglang bagian selatan ramai membicarakan fenomena langit berwarna merah yang muncul kemarin. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun memberikan penjelasan terkait peristiwa alam tersebut.

Sejumlah warga merekam momen langka itu dan membagikannya di media sosial. Banyak di antara mereka mengaku bingung dan penasaran dengan penyebab perubahan warna langit tersebut.

Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah II Banten, Hartanto, menjelaskan bahwa langit merah merupakan fenomena optik atmosfer yang dikenal sebagai hamburan Rayleigh. Ia menegaskan bahwa fenomena ini bersifat alami dan tergolong wajar.

Baca juga :   BMKG Peringatkan Ancaman Cuaca Ekstrem Sumatera Akibat 95B

Hartanto menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi akibat pembiasan cahaya matahari saat posisinya rendah atau menjelang terbenam. Pada kondisi itu, cahaya matahari harus menempuh jarak lebih panjang melalui atmosfer sebelum mencapai mata manusia.

“Akibatnya, hanya cahaya dengan panjang gelombang seperti merah dan jingga yang mampu menembus atmosfer dan terlihat oleh mata,” ujar Hartanto, Jumat (19/12/2025).

Ia menambahkan, warna merah yang tampak di langit juga dipengaruhi oleh tingginya kandungan uap air serta keberadaan partikel aerosol seperti debu atau polutan di udara. Saat ini, hujan yang mengguyur wilayah Pandeglang turut memperkuat pantulan warna merah pada awan di sekitarnya.

Baca juga :   Bocah Meninggal Terjebak di Mobil Saat Panas Ekstrem

“Warna merah yang terlihat pekat biasanya muncul karena konsentrasi uap air yang tinggi atau adanya partikel aerosol di udara,” jelasnya.

Hartanto mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya pada spekulasi yang tidak berdasar. Ia juga meminta warga untuk terus memantau informasi cuaca dari sumber resmi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan selalu mengikuti informasi cuaca resmi,” tutupnya.

(VVR*)

Berita ini 6 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Jonatan Christie tampil di India Open 2026

Nasional

Indonesia Kirim Empat Wakil ke India Open 2026
Suasana Gala Dinner Munas Forwakada yang dihadiri Wawako Sungai Penuh.

Nasional

Wawako Azhar Dukung Sinergi Lewat Munas Forwakada
Prasetyo Hadi berbicara kepada wartawan setelah rapat terbatas di Kertanegara, Jakarta, menanggapi kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026

Jakarta

Pemerintah Siapkan Evaluasi Usai Timnas Gagal Lolos
Jemaah haji mengelilingi Ka'bah di Masjidil Haram

Nasional

Kemenhaj RI Ingatkan Pelunasan Haji 2026 Segera

Nasional

KUR BRI 2025 : Solusi Modal Usaha Ringan Untuk Petani dan Pelaku UMKM
Ruang kelas sekolah dengan meja dan kursi kosong menjelang masuk sekolah 2026

Nasional

Jadwal Masuk Sekolah Jakarta dan Libur 2026
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid memberikan keterangan pers tentang upaya pemberantasan judi online di Jakarta.

Nasional

Pemerintah Perkuat Koordinasi Berantas Judi Online Nasional
Ilustrasi deforestasi hutan tropis, menunjukkan area yang kehilangan vegetasi.

Nasional

Hutan Tropis Pulih Alami, Bantu Redam Pemanasan Global