Jakarta, iNBrita.com – Polres Metro Jakarta Utara bersama Polsek Kelapa Gading membersihkan Masjid SMA Negeri 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, setelah terjadi ledakan. Personel kepolisian tidak hanya menunjukkan kepedulian, tetapi juga memperbaiki masjid sekolah yang terdampak.
Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP James H. Hutajulu memimpin langsung kegiatan pada Sabtu (8/11). Ia turun ke lapangan bersama puluhan personel kepolisian dan warga sekitar. Mereka bekerja sama membersihkan serta memperbaiki berbagai fasilitas masjid.
“Kami ingin menunjukkan empati dan solidaritas Polri kepada warga SMA Negeri 72. Setelah insiden kemarin, kami memastikan seluruh fasilitas kembali bersih, aman, dan nyaman untuk digunakan, terutama tempat ibadah,” kata AKBP James dalam keterangannya pada Minggu (9/11/2025).
Petugas memulai kegiatan dengan membersihkan langit-langit dan dinding masjid, kemudian mengecat ulang bagian yang rusak. Mereka juga mengganti sejumlah fasilitas seperti keramik, kaca jendela, lampu, kipas angin, jam dinding, dan karpet.
Selain itu, petugas memperbaiki pintu utama dan menata ulang instalasi kabel listrik agar lebih aman. James menegaskan bahwa semangat gotong royong menjadi kunci pemulihan pascakejadian.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling membantu. Pemulihan ini bukan sekadar memperbaiki bangunan, tetapi juga menumbuhkan kebersamaan dan kepedulian,” ujarnya.
Aksi peduli ini berlangsung hangat dan penuh empati. Polres Metro Jakarta Utara menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui kegiatan kemanusiaan dan sosial setelah insiden.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum jelas kebenarannya.
“Kami mengimbau masyarakat agar tenang, waspada, dan tidak mudah percaya terhadap berita yang belum pasti. Mari kita jaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan bersama. Pemulihan pascakejadian ini menjadi tanggung jawab kita semua, bukan hanya aparat,” tegasnya.
(VVR*)














