Home / Nasional

Selasa, 7 Oktober 2025 - 18:02 WIB

Presiden Perintahkan BGN Tangani Keracunan MBG Nasional

Dadan Hindayana sampaikan arahan Presiden atasi kasus keracunan MBG, Zona Pangan, 7 Oktober 2025.

Dadan Hindayana sampaikan arahan Presiden atasi kasus keracunan MBG, Zona Pangan, 7 Oktober 2025.

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk segera menindaklanjuti kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala BGN Dadan Hindayana menyampaikan instruksi itu saat menghadiri acara Zona Pangan secara daring, Selasa (7/10/2025),

Dadan tidak hadir secara langsung karena ia sedang mengonsolidasikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.

“Saya mendapat perintah langsung dari Bapak Presiden untuk segera melakukan konsolidasi dengan seluruh SPPG di seluruh wilayah Indonesia agar masalah yang muncul bisa segera diselesaikan,” kata Dadan.

Dadan menegaskan bahwa Presiden Prabowo ingin program MBG berjalan optimal sebagai langkah strategis membentuk generasi emas Indonesia.

Baca juga :   Pertemuan Prabowo dan Dasco Bahas Program Strategis Nasional

Pemerintah menargetkan program ini mampu memperkuat kesehatan masyarakat menuju Indonesia Emas 2045, ketika penduduk Indonesia diperkirakan mencapai 324 juta jiwa.

Dadan menjelaskan bahwa pertumbuhan penduduk Indonesia sebagian besar berasal dari keluarga miskin dan rentan miskin.

Ia menyebut rata-rata pendidikan orang tua di Indonesia masih sembilan tahun, bahkan di beberapa daerah seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah, banyak yang hanya menamatkan SD atau SMP.

“Banyak anak dari keluarga miskin belum bisa makan dengan gizi seimbang. Sekitar 60 persen peserta program pilot MBG hanya makan nasi dengan lauk sederhana seperti kerupuk, mi, atau gorengan. Mereka juga jarang minum susu karena tidak mampu membelinya,” ujar Dadan.

Baca juga :   Jaksa Agung Tunjuk Bima Suprayoga Jadi Wakajati Jambi

BGN mencatat 75 kasus keracunan sejak program MBG berjalan. Dadan menyebut 24 kasus terjadi pada periode 6 Januari hingga 31 Juli 2025, dan 51 kasus lainnya muncul antara 1 Agustus hingga 30 September 2025.

“Kami mencatat total 75 kasus gangguan pencernaan yang berhubungan dengan pelaksanaan program MBG,” jelas Dadan saat rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (31/10/2025).

Dadan memastikan BGN memperkuat koordinasi lintas daerah untuk menjaga keamanan pangan dan mutu gizi di semua penyedia layanan MBG. Ia menegaskan pemerintah akan memastikan program makan bergizi gratis berjalan aman, sehat, dan tepat sasaran.

Berita ini 16 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kerusakan ringan akibat gempa magnitudo 7,5 di timur laut Jepang, termasuk rumah warga, kaca pecah dan dinding retak.

Nasional

Warga China di Jepang Diminta Waspada Gempa Besar
Pengguna mengakses aplikasi Signal Polri untuk perpanjang STNK online

Nasional

Perpanjang STNK Tahunan Kini Bisa Online Tanpa Ribet

Nasional

Giffari Halika Utama Wakil Sungai Penuh di Forum Youth City Changers APEKSI 2025
Wajib Pajak menggunakan aplikasi Coretax di laptop untuk aktivasi akun dan membuat Kode Otorisasi DJP

Nasional

DJP Dorong Wajib Pajak Aktivasi Coretax Sekarang
Ilustrasi debt collector mengintimidasi pengendara motor di jalan

Nasional

Polisi Tegaskan Debt Collector Dilarang Tarik Kendaraan
Uang pecahan seratus ribu rupiah yang diduga palsu tergeletak di atas meja.

Nasional

Warga Tangkap Nenek 70 Tahun Gunakan Uang Palsu
Kode redeem Free Fire di layar smartphone dengan efek cahaya neon dan hadiah in-game.

Entertainment

Kode Redeem FF 30 Januari 2026 Kolaborasi Jujutsu
Emas Antam 24 karat mencapai rekor harga Rp 2.705.000 per gram pada Januari 2026

Nasional

Harga Emas Antam Kembali Pecahkan Rekor Tertinggi