Programmer China Tewas Diduga Akibat Kerja Berlebihan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pekerja kantoran mengalami kelelahan ekstrem akibat beban kerja berlebihan.

Ilustrasi pekerja kantoran mengalami kelelahan ekstrem akibat beban kerja berlebihan.

Jakarta, iNBrita.comSeorang pria asal Guangdong, China, bernama Gao Guanghui, meninggal dunia akibat serangan jantung pada 29 November 2025. Keluarga mengaitkan kematiannya dengan beban kerja berat yang ia jalani sebagai programmer.

Mengutip laporan Mothership, perusahaan baru saja mempromosikan Gao sebagai manajer departemen. Jabatan tersebut membuatnya harus bekerja lembur hampir setiap hari, termasuk hingga hari kematiannya.

Dari ponsel Gao, keluarga menemukan pesan sang istri yang memintanya segera pulang dan beristirahat.

“Kamu di mana? Bisa segera pulang? Kami masih menunggumu,” tulis sang istri.

Merasa Tak Enak Badan hingga Pingsan

Pada pagi 29 November, Gao bekerja dari rumah seperti biasa. Namun, ia tiba-tiba merasa tidak enak badan dan kesulitan berdiri.

Kondisinya memburuk dengan cepat, sehingga keluarga segera membawanya ke rumah sakit. Meski begitu, Gao masih meminta istrinya membawakan laptop, karena mengira kondisinya tidak serius dan ia bisa segera kembali bekerja.

Di tengah perjalanan menuju rumah sakit, Gao pingsan dan mengalami kejang-kejang. Mengutip Must Share News, para tetangga langsung menghubungi layanan darurat dan bergantian melakukan CPR sambil menunggu tim medis tiba.

Baca Juga :  Kepala Bandara Depati Parbo Kerinci R Subhan : Arus Balik Hari Ini Pengguna Pesawat Wings Air Penuh

Petugas medis tiba di lokasi pada pukul 09.14 waktu setempat. Sekitar pukul 09.46, mereka memindahkan Gao ke Rumah Sakit Afiliasi Kedua Rumah Sakit Pengobatan Tradisional China, Provinsi Guangdong, dalam kondisi koma.

Sayangnya, nyawa Gao tidak tertolong. Dokter menyatakan ia meninggal dunia secara klinis pada pukul 13.00.

Penyebab Kematian Menurut Catatan Medis

Berdasarkan catatan medis, Gao meninggal akibat henti napas dan henti jantung mendadak yang berkaitan dengan sindrom Stokes-Adams. Kondisi ini menyebabkan seseorang kehilangan kesadaran secara tiba-tiba akibat gangguan irama jantung.

Keluarga juga menemukan hasil pemeriksaan kesehatan terakhir Gao pada Juni 2024, yang menunjukkan elektrokardiogram (EKG) normal.

Tetap Bekerja di Hari Kematian

Fakta lain menunjukkan bahwa Gao masih aktif bekerja pada hari kematiannya. Riwayat penelusuran internet mencatat bahwa pagi itu ia mengakses sistem internal perusahaan setidaknya lima kali.

Malam sebelumnya, Gao juga sempat memberi tahu istrinya bahwa ia memiliki tugas penting yang harus ia selesaikan keesokan hari.

Baca Juga :  Pantai Sungai Suci, Wisata Fotogenik di Bengkulu

Dokumen internal perusahaan mencatat bahwa empat tugas departemen memiliki tenggat waktu pada 29 November. Bahkan saat berada di rumah sakit, Gao masih dimasukkan ke dalam grup kerja WeChat.

Dalam grup tersebut, seorang rekan kerja meminta Gao membantu menyelesaikan pekerjaan mendesak. Ironisnya, delapan jam setelah Gao dinyatakan meninggal, ponselnya kembali menerima pesan pekerjaan.

“Ada tugas mendesak Senin pagi. Barang gagal inspeksi hari ini, jadi perlu diubah,” bunyi pesan tersebut.

Keluarga Yakin Gao Meninggal karena Overwork

Melihat rangkaian peristiwa itu, keluarga yakin Gao meninggal akibat kelelahan ekstrem karena bekerja berlebihan (overwork). Mereka mengungkapkan bahwa Gao sering lembur hingga larut malam, baik untuk makan malam dengan klien maupun menangani situasi darurat.

Selain bekerja sebagai programmer, Gao juga menjalankan tugas manajerial dan bertanggung jawab atas layanan purna jual pelanggan. Pada November 2025, ia bahkan tercatat bekerja hingga pukul 23.58 waktu setempat.

(Tim*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas
Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal
Klopp Kritik VAR Usai Jerman Tersingkir Piala Dunia
Spanyol Menang Telak 4-0 atas Arab Saudi
Harga Minyak Dunia Naik Usai Dialog AS-Iran Batal
Cristiano Ronaldo Disorot Usai Portugal Ditahan Kongo Imbang
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:00 WIB

Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:00 WIB

Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:00 WIB

Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:00 WIB

Klopp Kritik VAR Usai Jerman Tersingkir Piala Dunia

Berita Terbaru

Kapolres Kerinci bersama Kajari Kerinci saat memperkuat sinergi penegakan hukum di Kantor Kejaksaan Negeri Kerinci. ( Foto Polres Kerinci)

SUNGAI PENUH

Polres Kerinci Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Negeri

Rabu, 15 Jul 2026 - 06:00 WIB

Suasana pengunjung ITC Roxy Mas yang semakin sepi di setiap lantainya(KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto)

Teknologi

Pasar HP China Melemah Huawei Apple Melaju

Rabu, 15 Jul 2026 - 04:00 WIB

Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/NataliaLeb

Kesehatan

Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung

Rabu, 15 Jul 2026 - 03:00 WIB

Ilustrasi kode redeem Free Fire ( Foto AI)

Game

Daftar Kode Redeem FF 15 Juli 2026 Aktif

Rabu, 15 Jul 2026 - 02:00 WIB