Tito Karnavian Dorong Indonesia Jadi Kekuatan Dunia 2045

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 8 November 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Sriwijaya, Jenderal Polisi (Purn) Muhammad Tito Karnavian, saat menyampaikan orasi ilmiah bertema “Peran Perguruan Tinggi dalam Mendukung Indonesia Emas 2045” pada Dies Natalis ke-65 Unsri di Palembang, Senin (3/11).

Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Sriwijaya, Jenderal Polisi (Purn) Muhammad Tito Karnavian, saat menyampaikan orasi ilmiah bertema “Peran Perguruan Tinggi dalam Mendukung Indonesia Emas 2045” pada Dies Natalis ke-65 Unsri di Palembang, Senin (3/11).

Jakarta – Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Sriwijaya, Jenderal Polisi (Purn) Muhammad Tito Karnavian, memaparkan arah tatanan dunia baru dalam orasi ilmiah “Peran Perguruan Tinggi dalam Mendukung Indonesia Emas 2045” pada Dies Natalis ke-65 Universitas Sriwijaya (Unsri) di Palembang, Senin (3/11).

Tito menjelaskan bahwa peta kekuatan global kini berubah. Dunia tak lagi bergantung pada kekuatan militer, tetapi pada ekonomi, budaya, dan pengetahuan.

“Pertarungan utama sekarang adalah ekonomi, bukan militer,” kata Tito.

Ia menilai negara yang mampu memproduksi barang dan jasa secara masif serta menguasai rantai pasok global akan menjadi kekuatan dominan.

Mengutip pemikiran Prof. Sait Yilmaz, Tito menyebut empat faktor penentu kekuatan ekonomi: angkatan kerja besar, sumber daya alam melimpah, wilayah luas, dan letak geografis strategis.

Baca Juga :  Pemerintah Tentukan 1 Syawal Lewat Sidang Isbat

“Indonesia punya posisi strategis di jalur vital dunia. Jika dimanfaatkan, posisi ini bisa memperkuat ekonomi nasional,” ujarnya.

Tito menilai hanya China, India, Amerika Serikat, Rusia, dan Indonesia yang memenuhi syarat menjadi kekuatan besar. Ia optimistis Indonesia bisa menjadi ekonomi keempat dunia pada 2045.

Namun, ia menekankan bahwa SDM unggul lebih penting daripada sumber daya alam.

“Negara maju karena SDM, bukan SDA. Bonus demografi 68,95% harus diarahkan lewat pendidikan,” tegasnya.

Tito mencontohkan Singapura yang maju karena investasi di pendidikan. Ia juga menilai program pendidikan dan kesehatan Presiden Prabowo Subianto, seperti Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan beasiswa kedokteran, sudah sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Baca Juga :  Bolu Tradisional Berkah Tak Pernah Sepi Peminat

Ia mendorong perguruan tinggi bertransformasi menjadi pusat inovasi dan riset.

“Perguruan tinggi harus jadi pemain utama dalam perubahan global,” ujarnya.

Dosen Hukum Internasional Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Triyana Yohanes, menilai pandangan Tito relevan dengan situasi dunia saat ini.

“Tito menekankan kekuatan pengetahuan dan ekonomi sebagai dasar hegemoni yang berkelanjutan,” katanya.

Triyana juga mengaitkan gagasan Tito dengan pandangan ekonom Ray Dalio, bahwa negara kuat harus memperkuat SDM, teknologi, dan tata kelola pemerintahan bersih.

“Pesan orasi Tito jelas: pemerintahan visioner dan bebas korupsi adalah kunci menuju Indonesia sebagai kekuatan dunia 2045,” pungkas Triyana.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisaris Pertamina Tinjau Layanan SPBU di Denpasar Bali
KPR Mahal Bikin Milenial Menyerah Beli Rumah
Prabowo Copot Dadan Hindayana Dari Jabatan BGN
Sinergi BI dan BPJS Perkuat Ekonomi UMKM
Jumlah Bank Indonesia Anjlok Dalam Tiga Dekade
Cara Cek KK Online Resmi Tanpa ke Dukcapil, Bisa dari Rumah
OJK Ungkap Ancaman Phishing terhadap Rekening Nasabah Bank
Tarif Listrik PLN Stabil Hingga Triwulan Kedua 2026
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:00 WIB

Komisaris Pertamina Tinjau Layanan SPBU di Denpasar Bali

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:00 WIB

KPR Mahal Bikin Milenial Menyerah Beli Rumah

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:00 WIB

Prabowo Copot Dadan Hindayana Dari Jabatan BGN

Rabu, 3 Juni 2026 - 04:00 WIB

Sinergi BI dan BPJS Perkuat Ekonomi UMKM

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:00 WIB

Jumlah Bank Indonesia Anjlok Dalam Tiga Dekade

Berita Terbaru

Komisaris Pertamina melakukan kunjungan ke sejumlah SPBU di Denpasar. (Foto: Pertamina)

Nasional

Komisaris Pertamina Tinjau Layanan SPBU di Denpasar Bali

Rabu, 3 Jun 2026 - 21:00 WIB

Kapolres Kerinci memimpin rakor penertiban BBM bersubsidi

SUNGAI PENUH

Polres Kerinci Gelar Rakor Tertibkan BBM Bersubsidi

Rabu, 3 Jun 2026 - 20:00 WIB

Foto: Ilustrasi dilarang merokok

Kesehatan

Rahasia Sukses Berhenti Merokok Jarang Diketahui

Rabu, 3 Jun 2026 - 19:00 WIB

DPC Gerindra Sungai Penuh mendukung langkah Presiden Prabowo mengevaluasi BGN untuk memperkuat MBG.

SUNGAI PENUH

Gerindra Sungai Penuh Dukung Presiden Prabowo Evaluasi BGN

Rabu, 3 Jun 2026 - 18:00 WIB

Wali Kota Alfin memberi arahan kepada CPNS dalam kegiatan Latsar di Kota Sungai Penuh, Senin (2/6/2026).

SUNGAI PENUH

Walikota Alfin Tekankan ASN Inovatif di Era Transformasi Digital

Rabu, 3 Jun 2026 - 17:00 WIB