Washington DC, iNBrita.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa pasukan AS menargetkan dan menyerang dermaga tempat kapal-kapal penyelundup narkoba dari Venezuela memuat barang ilegal.Pengumuman ini ia sampaikan di kediamannya di Mar-a-Lago, Florida, Selasa (30/12/2025). Trump mengatakan serangan itu menghancurkan area dermaga dan semua kapal yang berada di sana. Ia menekankan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari upaya AS untuk memberantas perdagangan narkoba di Amerika Latin.
“Terjadi ledakan besar di dermaga tempat mereka memuat kapal-kapal narkoba. Semua kapal dan area itu kini hancur,” ujar Trump. Ia tidak menjelaskan apakah militer atau badan intelijen CIA melancarkan serangan itu, hanya menyebut lokasi serangan terjadi “di sepanjang pantai”.
Trump menambahkan bahwa ia baru-baru ini berbicara dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, meski percakapan itu tidak menghasilkan kemajuan signifikan. Pemerintah Venezuela belum memberikan tanggapan resmi terkait pengumuman ini.
Selama berminggu-minggu terakhir, Trump mengancam akan menyerang kartel narkoba secara darat. Sejak September, pasukan AS menyerang sejumlah kapal di Laut Karibia dan Samudra Pasifik timur yang dicurigai terlibat penyelundupan. Trump menegaskan pasukannya akan terus menindak jaringan penyelundup narkoba di kawasan tersebut.
Pakar hukum internasional dan kelompok hak asasi manusia menilai serangan itu bisa termasuk pembunuhan di luar hukum, sementara Washington membantah tuduhan tersebut. Para pengamat menekankan bahwa AS harus menghadirkan bukti konkret agar operasi itu sah secara hukum internasional.
Tindakan AS ini meningkatkan ketegangan politik antara Washington dan Caracas. Para analis menilai tekanan Trump terhadap rezim Maduro kemungkinan akan meningkat, dan pasukan AS mungkin melanjutkan serangan terhadap target yang dicurigai terkait perdagangan narkoba.
(eni)














