Home / Nasional

Rabu, 16 Juli 2025 - 02:30 WIB

Wako Alfin Sampaikan Usulan Pemanfaatan Lahan Kepada Menteri

Walikota Alfin menyampaikan usulan pemanfaatan Hutan Produksi dan penanganan sampah kepada Menteri Kehutanan RI saat audiensi di Jakarta ( Foto Humas Pemkot)

Walikota Alfin menyampaikan usulan pemanfaatan Hutan Produksi dan penanganan sampah kepada Menteri Kehutanan RI saat audiensi di Jakarta ( Foto Humas Pemkot)

Jakarta, iNBrita.com –  Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH, secara langsung menyampaikan usulan pemanfaatan kawasan Hutan Produksi kepada Menteri Kehutanan RI,  dalam audiensi bersama Gubernur Jambi dan kepala daerah se-Provinsi Jambi di Gedung Kementerian Kehutanan RI, Selasa (15/7).

Dalam pertemuan tersebut, Wako Alfin memaparkan kondisi geografis Kota Sungai Penuh yang terkendala ruang pembangunan, yakni 69,2% wilayah Kota Sungai Penuh berada dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) dan Hutan Produksi.

“Kondisi ini menjadi tantangan besar dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik yang berkelanjutan,” ujar Wako Alfin.

Baca juga :   Pemerintah Resmi Buka Pendaftaran Bagi CPNS dan PPPK 2025

Untuk mengatasi persoalan keterbatasan lahan, Wako Alfin mengajukan usulan persetujuan penggunaan kawasan Hutan Produksi Lahan Kritis. Kawasan ini direncanakan menjadi lokasi pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dengan sistem open sanitary landfill.

Selain itu, Wako Alfin meminta dukungan Menteri Kehutanan untuk rehabilitasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) RKE dan TPA RPT. Ia menyebut, TPA RKE sudah mendapat SK pencabutan sanksi administrasi, namun saat ini masih memerlukan perhatian khusus dalam proses rehabilitasi.

Baca juga :   Perkiraan Tanggal Idul Adha 2026 dan Libur

Wako Alfin juga menyoroti perubahan batas kawasan TNKS yang berdampak langsung pada Kota Sungai Penuh. Ia mencatat, luas TNKS bertambah 708,86 hektare, sementara Hutan Produksi berkurang 158,09 hektare. Bahkan, kawasan wisata Bukit Kayangan kini masuk dalam zona TNKS.

Wako Alfin berharap, pemerintah pusat khususnya Kementerian Kehutanan  memberikan dukungan penuh terhadap upaya pengelolaan tata ruang dan penanganan persoalan sampah di Kota Sungai Penuh.

“Kami ingin solusi pembangunan yang ramah lingkungan, sesuai regulasi, dan tetap mendukung pelayanan masyarakat,” tegasnya. (Eni Syamsir)

Berita ini 73 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberi keterangan soal dampak perang Timur Tengah terhadap ekonomi

Nasional

Dampak Perang Timur Tengah Tekan Ekonomi Global dan Energi
Peserta UTBK-SNBT mengikuti ujian di Unsoed Purwokerto, 24 April 2025

Nasional

Pendaftaran UTBK SNBT 2026 Resmi Dibuka Hari Ini
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani saat rapat kerja Komisi V DPR

Nasional

BMKG Prediksi Cuaca Sumatera Mengering Mulai Februari 2026
Ilustrasi batang emas Antam yang ditampilkan dalam warna keemasan di atas permukaan datar.

Nasional

Harga Emas Antam Naik Usai Pelemahan Hari Kemarin
Petugas Imigrasi melayani permohonan paspor di loket layanan keimigrasian.

Nasional

PNBP Imigrasi 2025 Tembus Rekor Tertinggi Nasional
Ibu memeluk anak dengan penuh kasih sebagai simbol peringatan Hari Ibu 22 Desember.

Nasional

Ucapan Hari Ibu 2025 Penuh Makna dan Cinta
Ilustrasi penukaran uang baru di pinggir jalan menjelang Lebaran .

Nasional

Potensi Riba dalam Penukaran Uang Baru Lebaran

Nasional

Kepala Bandara Depati Parbo Kerinci R Subhan : Arus Balik Hari Ini Pengguna Pesawat Wings Air Penuh