WFA Jelang Libur Lebaran Resmi Berlaku Hari Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pekerja menjalankan sistem kerja fleksibel atau work from anywhere (WFA) menjelang libur Lebaran 2026. (Pexels)

Ilustrasi pekerja menjalankan sistem kerja fleksibel atau work from anywhere (WFA) menjelang libur Lebaran 2026. (Pexels)

Jakarta, iNBrita.com  – Pemerintah mulai menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) menjelang libur panjang Lebaran 2026 pada Senin, 16 Maret 2026. Pemerintah memberlakukan kebijakan ini untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat saat arus mudik dan arus balik.

Kebijakan WFA berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun pekerja di sektor swasta. Pemerintah berharap kebijakan tersebut dapat membantu mengurai kepadatan lalu lintas selama periode mudik Lebaran.

ASN Jalani WFA Selama Lima Hari

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menetapkan kebijakan WFA bagi ASN melalui Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 2 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Tugas Kedinasan bagi Pegawai ASN pada Masa Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Suci Nyepi serta Idulfitri 1447 Hijriah.

Melalui aturan tersebut, ASN dapat menjalankan tugas dari lokasi mana saja selama lima hari yang terbagi dalam dua periode.

Sebelum libur nasional Nyepi

  • Senin, 16 Maret 2026

  • Selasa, 17 Maret 2026

Setelah libur Idulfitri 1447 Hijriah

  • Rabu, 25 Maret 2026

  • Kamis, 26 Maret 2026

  • Jumat, 27 Maret 2026

Dengan skema ini, pegawai tetap dapat menyelesaikan tugas kedinasan tanpa harus datang ke kantor pada masa yang diperkirakan mengalami lonjakan perjalanan.

Perusahaan Swasta Juga Terapkan WFA

Kementerian Ketenagakerjaan juga mendorong perusahaan swasta untuk menerapkan kebijakan serupa. Kementerian tersebut mengatur hal itu melalui Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/2/HK.04/II/2026 tentang pelaksanaan kerja dari lokasi lain bagi pekerja selama masa libur Nyepi dan Idulfitri 2026.

Dalam edaran tersebut, pemerintah menyarankan perusahaan menerapkan WFA pada 16–17 Maret 2026 serta kembali pada 25–27 Maret 2026. Meski demikian, perusahaan tetap menyesuaikan kebijakan tersebut dengan kebutuhan operasional masing-masing.

Selain itu, perusahaan juga perlu mempertimbangkan potensi lonjakan mobilitas masyarakat saat arus balik setelah perayaan Idulfitri.

Pemerintah Antisipasi Lonjakan Pemudik

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, memperkirakan sekitar 143,9 juta perjalanan masyarakat akan terjadi selama periode mudik Lebaran tahun ini.

Pemerintah menyiapkan berbagai langkah untuk mengurangi kepadatan lalu lintas. Salah satu langkah tersebut adalah mendorong penerapan kebijakan kerja fleksibel melalui WFA.

Menurutnya, pemerintah menggunakan pola kerja dari mana saja untuk menyebarkan waktu perjalanan masyarakat sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan pada waktu tertentu.

Pemerintah juga menilai kebijakan serupa yang pernah diterapkan pada periode sebelumnya mampu mengurangi kemacetan ekstrem di jalur-jalur utama mudik.

WFA Bantu Atur Waktu Perjalanan

Melalui kebijakan WFA, pekerja dapat mengatur waktu perjalanan mudik atau kembali dari kampung halaman dengan lebih fleksibel. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan di jalan tol, jalur arteri, maupun moda transportasi umum.

Pemerintah bersama kementerian dan instansi terkait akan terus memantau pelaksanaan kebijakan ini agar arus mudik Lebaran 2026 berlangsung lebih lancar dan aman bagi masyarakat.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Hutan Arjuno-Welirang, Tiga Titik Api Belum Padam
Polda Bali Tangkap Tujuh Pria Terkait Penyelewengan BBM Subsidi
BMKG Pantau Sebaran Asap Karhutla di Jakarta dan Jabar
Profil Wayan Koster, Gubernur Bali yang Viral Usai Debat di SPBU
Prabowo Reshuffle Kabinet, Tujuh Pejabat Baru Resmi Dilantik
Kemensos Raih Nilai Sempurna Indeks Reformasi Hukum 2026
Menhut Petakan Empat Titik Karhutla di Tanjung Puting
Mutasi Mendadak! Nanang Haryono Kini Jabat Dirpolairud Jambi
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Kebakaran Hutan Arjuno-Welirang, Tiga Titik Api Belum Padam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Polda Bali Tangkap Tujuh Pria Terkait Penyelewengan BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:00 WIB

BMKG Pantau Sebaran Asap Karhutla di Jakarta dan Jabar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Profil Wayan Koster, Gubernur Bali yang Viral Usai Debat di SPBU

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet, Tujuh Pejabat Baru Resmi Dilantik

Berita Terbaru

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan Wali Kota Sungai Penuh bersama pengurus PKPS. ( Foto Diskominfo)

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Terima Silaturahmi PKPS Perkuat Sinergi Kebersamaan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 05:00 WIB

Kebakaran hutan melanda kawasan Gunung Arjuno-Welirang, Pasuruan.

Nasional

Kebakaran Hutan Arjuno-Welirang, Tiga Titik Api Belum Padam

Sabtu, 17 Okt 2026 - 04:00 WIB

Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas di Tahura Orang Kayo Hitam, Jambi.(Foto : Dok.Istimewa)

Jambi

Al Haris Perketat Penanganan Karhutla di Tahura Jambi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 03:00 WIB

Ilustrasi kode redeem Free Fire gratis dengan hadiah diamond, skin senjata, dan item menarik untuk pemain FF.( Foto AI INBRTA)

Game

Kode Redeem FF Gratis 17 Oktober 2026, Coba 14 Kode

Sabtu, 17 Okt 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi game susun buah yang menawarkan bonus login 18K dan diklaim bisa dicairkan ke saldo DANA. Klaim pencairan tersebut masih perlu diverifikasi. ( AI INBRITA)

Game

Game Susun Buah Bonus Login 18K, Bisa Cair?

Sabtu, 17 Okt 2026 - 01:00 WIB