8 Kesalahan Umum yang Menghambat Penurunan Berat Badan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi Perut Buncit (Pixabay)

Foto: Ilustrasi Perut Buncit (Pixabay)

Jakarta, iNBrita.com — Banyak orang ingin memiliki tubuh ideal. Namun, menurunkan berat badan bukan hanya soal mengurangi makan atau rutin berolahraga. Justru, kunci utama sukses diet adalah konsistensi dalam menjalani pola hidup sehat. Berikut kebiasaan sehari-hari yang sering menghambat upaya menurunkan berat badan, sekaligus cara mengatasinya.

1. Melewatkan Makan

Jika kamu melewatkan sarapan atau waktu makan, metabolisme tubuh melambat. Akibatnya, kamu cenderung makan berlebihan di waktu berikutnya, terutama makanan tinggi gula, lemak, dan karbohidrat. Oleh karena itu, jangan abaikan sarapan dan makan tepat waktu setiap hari.

2. Mengonsumsi Makanan dan Minuman Manis Berlebihan

Jika kamu terlalu sering mengonsumsi gula, rasa lapar muncul lebih cepat. Selain itu, kebiasaan ini memicu kecanduan, menghambat sinyal kenyang, dan meningkatkan risiko obesitas. Sebagai gantinya, pilih camilan rendah gula atau buah segar.

3. Ngemil Tanpa Kontrol

Jika kamu mengonsumsi camilan tinggi kalori, gula, atau garam, berat badan akan naik. Sebaliknya, jika kamu memilih camilan sehat seperti kacang, yogurt, atau buah dalam porsi wajar, tubuh tetap kenyang tanpa menambah lemak berlebih.

4. Kurang Minum Air

Jika kamu tidak minum cukup air, metabolisme melambat. Lebih parahnya, tubuh bisa salah menafsirkan rasa haus sebagai lapar. Oleh karena itu, minumlah minimal dua liter air per hari, terutama sebelum makan, agar merasa kenyang dan metabolisme tetap optimal.

5. Mengikuti Fad Diet Ekstrem

Jika kamu membatasi satu kelompok makanan, tubuh kehilangan nutrisi penting. Akibatnya, massa otot menurun, hormon terganggu, dan berat badan mudah naik kembali (yo-yo effect). Sebagai solusi, fokuslah pada pola makan seimbang dan gaya hidup sehat jangka panjang.

6. Makan Terlalu Cepat

Jika kamu makan tergesa-gesa, otak terlambat menerima sinyal kenyang. Dengan demikian, kamu cenderung menambah kalori berlebihan. Sebaliknya, makan perlahan membantu tubuh lebih cepat merasa kenyang.

7. Kurang Tidur

Jika kamu tidur kurang, hormon pengatur nafsu makan, ghrelin dan leptin, terganggu. Selain itu, metabolisme melambat, energi menurun, dan stres meningkat, sehingga tubuh kesulitan membakar lemak.

8. Malas Bergerak

Jika kamu jarang bergerak, kalori menumpuk menjadi lemak, massa otot menurun, dan metabolisme melambat. Oleh karena itu, kombinasikan diet dengan olahraga ringan atau rutin berjalan setiap hari.

Kesimpulan

Dengan demikian, diet efektif terjadi ketika kamu mengombinasikan pola makan seimbang, hidrasi cukup, tidur berkualitas, dan aktivitas fisik rutin. Selain itu, hindari kebiasaan buruk di atas agar tubuh ideal lebih mudah tercapai. Konsistensi tetap menjadi kunci utama keberhasilan diet.

(vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Benarkah Diganti Klinik Koperasi Merah Putih?
Menkes Pakai Oksigen, Kemenkes Ungkap Kejadian Sebenarnya
Vitamin Anak Palsu Berbahaya, Kenali Risiko Penanganannya
Jarak Pandang Sungai Penuh Menurun, BMKG Imbau Waspada
Polusi Udara Ancam Kesehatan, Kenali Risiko dan Pencegahannya
SMA 1 Solsel Perpanjang PJJ Akibat Kabut Asap, Ini Jadwalnya
Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang
Sarapan Sehat Bantu Tubuh Bugar Sepanjang Hari
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:00 WIB

BPJS Kesehatan Benarkah Diganti Klinik Koperasi Merah Putih?

Senin, 26 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Menkes Pakai Oksigen, Kemenkes Ungkap Kejadian Sebenarnya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Vitamin Anak Palsu Berbahaya, Kenali Risiko Penanganannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Jarak Pandang Sungai Penuh Menurun, BMKG Imbau Waspada

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Polusi Udara Ancam Kesehatan, Kenali Risiko dan Pencegahannya

Berita Terbaru

Rupiah melemah ke level Rp18.149 per dolar AS di tengah tekanan pasar global.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Rupiah Melemah, Investor Menanti Data Ekonomi Domestik

Senin, 2 Nov 2026 - 13:00 WIB

Harga perak Antam menguat Rp 450 per gram seiring kenaikan harga perak dunia.(Foto : Ilustrasi perak-silver by AI)

Ekonomi

Harga Perak Antam Naik, Perak Dunia Mendekati US$ 50

Senin, 2 Nov 2026 - 12:00 WIB

 Ilustrasi emas batangan di tengah tekanan harga emas dunia.(Foto: DAVID GRAY | AFP)

Ekonomi

Harga Emas Tertekan, Analis Wall Street Prediksi Melemah

Senin, 2 Nov 2026 - 11:00 WIB

Harga emas Pegadaian Galeri 24, Antam, UBS, dan Antam Mulia Retro 2 November 2026.(Foto : CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam Masih Stagnan

Senin, 2 Nov 2026 - 10:00 WIB

Foto : Inbrita

Nasional

BSU 2026, Subsidi Upah, Kemnaker, Pekerja, Rp900 Ribu

Senin, 2 Nov 2026 - 07:00 WIB