9.000 PPPK NTT Terancam Dampak Batas APBD

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) mengikuti apel di halaman kantor gubernur dengan raut wajah serius, di tengah isu pembatasan belanja pegawai dan ancaman terhadap ribuan PPPK.

Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) mengikuti apel di halaman kantor gubernur dengan raut wajah serius, di tengah isu pembatasan belanja pegawai dan ancaman terhadap ribuan PPPK.

iNBrita.comPemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menghadapi ancaman besar terhadap 9.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Regulasi yang membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) berpotensi membuat ribuan PPPK kehilangan status Aparatur Sipil Negara (ASN).

Gubernur NTT, Melki Laka Lena, mengakui aturan tersebut menjadi tantangan berat bagi pemerintah daerah. Ia menjelaskan bahwa Pemprov NTT sudah menyiapkan berbagai skema alternatif agar para PPPK tetap bisa bekerja meskipun terdampak kebijakan fiskal itu.

“Kami sudah mengantisipasi sejak awal. Kami menyiapkan 9.000 PPPK untuk mencari peluang usaha lain atau bekerja di sektor berbeda,” ujar Melki di Kupang, Kamis (26/2).

Baca Juga :  Pemkab Kerinci Kembali Raih Opini WTP dari BPK

Dampak Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen APBD

Pemerintah pusat mewajibkan seluruh daerah membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD. Aturan ini memaksa pemerintah daerah merasionalisasi anggaran, termasuk gaji dan tunjangan pegawai.

Saat ini, Pemprov NTT mempekerjakan sekitar 12 ribu PPPK. Jumlah tersebut bisa meningkat menjadi 16 ribu orang jika skema PPPK paruh waktu berjalan penuh.

Namun, jika pemerintah menerapkan pembatasan belanja pegawai secara ketat tanpa kebijakan tambahan, sekitar 9.000 PPPK berisiko terdampak langsung.

Baca Juga :  Suster Ika Selamatkan Korban TPPO di Maumere NTT

“Ini fakta regulasi. Masa toleransi lima tahun akan segera berakhir. Memang pahit, tetapi kami harus menyampaikan kondisi ini secara terbuka dan mencari solusi,” tegas Melki.

Pemprov NTT Lakukan Antisipasi Sejak Dini

Melki menegaskan bahwa Pemprov NTT mengambil langkah antisipatif sejak dini agar para PPPK tidak terkejut jika kebijakan tersebut benar-benar berlaku. Pemerintah daerah terus menyusun strategi agar para pegawai tetap memiliki peluang kerja dan sumber penghasilan yang jelas.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MK Putuskan Parpol Gugur Jika Tak Penuhi Kuota Perempuan
Purbaya Pangkas Anggaran MBG Rp67 Triliun
Pergerakan Jemaah Haji Indonesia Menuju Arafah Dimulai
SAPA UMKM: Fitur Aktif dan Cara Daftar Mudah
Prabowo Ingatkan Danantara Kelola Aset Negara Tanpa Kebocoran
Warga Medan Serbu Genset Saat Listrik Padam Lama
Libur Panjang Idul Adha Dorong Kebutuhan Digital Naik
Kebakaran SPPG Tamansari Dipicu Kebocoran Tabung Gas
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WIB

MK Putuskan Parpol Gugur Jika Tak Penuhi Kuota Perempuan

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:00 WIB

Purbaya Pangkas Anggaran MBG Rp67 Triliun

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:00 WIB

Pergerakan Jemaah Haji Indonesia Menuju Arafah Dimulai

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

SAPA UMKM: Fitur Aktif dan Cara Daftar Mudah

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:00 WIB

Prabowo Ingatkan Danantara Kelola Aset Negara Tanpa Kebocoran

Berita Terbaru

Ilustrasi Poster Free Fire bertema kode redeem gratis ( Foto AI)

Game

Kode Redeem FF Terbaru 26 Mei 2026 Klaim Hadiah

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:00 WIB

 Foto Freepik

Ekonomi

Harga Pangan Nasional Naik Menjelang Iduladha 1447 H

Selasa, 26 Mei 2026 - 05:00 WIB

Denza B8. Foto: Dok. Denza

Teknologi

Denza B8 2026 Hybrid Premium Resmi Dijual di Malaysia

Selasa, 26 Mei 2026 - 04:00 WIB

Ilustrasi obat(PIXABAY)

Kesehatan

BPOM Ungkap Bahaya Obat Herbal Ilegal Beredar

Selasa, 26 Mei 2026 - 03:00 WIB

Kreasi pizza mini dari roti tawar./copyright freepik/azerbaijan_stockers

Kuliner

Camilan Viral Pizza Mini Roti Tawar Sosis Nikmat

Selasa, 26 Mei 2026 - 02:00 WIB