Usia Muda Rentan Serangan Jantung, Mulai Hidup Sehat

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Getty Images/twinsterphoto

Foto ilustrasi: Getty Images/twinsterphoto

Jangan Tunggu Tua: Mulai Jaga Jantung Sejak Usia Produktif

Banyak orang beranggapan penyakit jantung hanya mengancam lansia, padahal kini serangan jantung dan stroke semakin sering terjadi pada orang usia 20-40-an.

Dr. Sadiya Khan, ahli jantung sekaligus profesor epidemiologi kardiovaskular di Northwestern University, menekankan pentingnya memulai pola hidup sehat sejak dini. Menunda perubahan gaya hidup hingga usia lebih tua bisa berdampak serius pada kesehatan jantung.

“Anda tidak bisa menunggu menua untuk mulai hidup sehat,” tegas Dr. Khan, Jantung Bisa Lebih “Tua” dari Usia Anda. Dr. Khan meneliti dan menemukan bahwa jantung orang Amerika rata-rata berusia 4–7 tahun lebih tua dibanding usia mereka sebenarnya karena mereka menunda menerapkan pola hidup sehat.

Baca Juga :  Polisi Tangkap RAP Sebar Tutorial Molotov Saat Aksi Demo

Untuk meningkatkan kesadaran, Dr. Khan dan timnya menciptakan alat daring yang memprediksi risiko serangan jantung atau stroke dalam 30 tahun ke depan. Alat ini membandingkan risiko individu dengan orang lain seusia dan sejenis kelamin, memberikan gambaran peringkat kesehatan jantung secara personal.

Cara “Investasi” Jantung Sejak Dini
Meski setiap orang punya kondisi dan faktor risiko berbeda, ada langkah-langkah sederhana yang efektif melindungi jantung:

  1. Berhenti Merokok – Tidak ada toleransi, bahkan untuk sesekali. Rokok jelas merusak jantung.

  2. Tambah Aktivitas Jalan Kaki – Cukup 500 langkah ekstra per hari, atau olahraga singkat dengan intensitas tinggi untuk kebugaran kardiovaskular.

  3. Latihan Beban – Squat, push-up, dan gerakan serupa bukan hanya membentuk otot tapi juga memperkuat jantung.

  4. Konsumsi Makanan Nabati – Biji-bijian, kacang-kacangan, dan makanan tinggi serat membantu jantung sehat dan mengurangi keinginan makanan olahan.

  5. Kelola Stres – Yoga, tai chi, atau sekadar waktu di luar rumah bisa menurunkan tekanan darah.

  6. Tidur Berkualitas – Istirahat cukup secara konsisten penting untuk menjaga kesehatan jantung.

Baca Juga :  Korban Hanyut di Cisarua, Brimob Lakukan Pencarian

Dr. Khan menekankan, perubahan kecil tapi konsisten lebih efektif daripada usaha besar sekaligus.

“Pilih apa yang cocok dan bisa dijalankan dalam jangka panjang. Tidak perlu melakukan semuanya sekaligus, tapi setiap langkah penting,” jelasnya.

(vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Membedakan Nyeri Dada GERD dan Serangan Jantung
BRIN Kaji Manfaat Kratom bagi Penderita Diabetes
Tips Sehat di Musim Hujan agar Tetap Fit
Manfaat Daun Sereh untuk Kesehatan Tubuh Alami
6 Makanan Terbaik untuk Mengurangi Lemak Perut Membandel
Waspadai Akrilamida dalam Makanan yang Digoreng
Siti Fauziah Ungkap Benjolan Payudara, Pentingnya Deteksi Dini
Hantavirus Mengintai, Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:00 WIB

BRIN Kaji Manfaat Kratom bagi Penderita Diabetes

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:00 WIB

Tips Sehat di Musim Hujan agar Tetap Fit

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:00 WIB

Manfaat Daun Sereh untuk Kesehatan Tubuh Alami

Kamis, 14 Mei 2026 - 03:00 WIB

6 Makanan Terbaik untuk Mengurangi Lemak Perut Membandel

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:00 WIB

Waspadai Akrilamida dalam Makanan yang Digoreng

Berita Terbaru

Foto: Presiden Prabowo Subianto dalam acara peresmian Museum Ibu Marsinah, Nganjuk, Sabtu (16/5/2026). (YouTube Sekretariat Presiden)

Nasional

Prabowo Resmikan Museum Marsinah dan Kopdes Merah Putih

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:00 WIB

Ilustrasi. Jajanan tradisional Indonesia  (iStock/MielPhotos2008)

Ekonomi

Jajanan Khas Indonesia Tetap Eksis Di Era Modern

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:00 WIB

ilustrasi ( foto pexels)

Pendidikan

Penelitian Ungkap Kekayaan Terlihat dari Wajah

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:00 WIB

Dukcapil mendorong instansi menghentikan fotokopi e-KTP dan beralih ke pembacaan chip digital

Nasional

Dukcapil Larang Fotokopi e-KTP, Ini Alasannya Sekarang

Sabtu, 16 Mei 2026 - 06:00 WIB

Maya Novefri Handayani ditunjuk sebagai Plt Direktur Perumda Tirta Sakti Kerinci.

KERINCI

Maya Novefri Resmi Pimpin Perumda Tirta Sakti Kerinci

Sabtu, 16 Mei 2026 - 05:00 WIB