Jakarta, iNBrita.com – Presiden Prabowo Subianto memimpin pemakaman Wapres ke-6 Try Sutrisno secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta. Keluarga menyerahkan jenazah almarhum kepada negara di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, sebelum anggota TNI mengantarnya ke TMP pukul 13.18 WIB.
Setibanya di TMP, anggota TNI mengangkat peti jenazah yang dibalut bendera Merah Putih dan menempatkannya di liang lahat. Prabowo bersama Wapres Gibran Rakabuming Raka mengiringi peti jenazah hingga ke tempat peristirahatan terakhir.
Komandan Upacara, Kolonel Inf Beni Angga, melaporkan prosesi kepada Prabowo sebagai inspektur upacara. Panitia kemudian membacakan riwayat hidup Try Sutrisno dan melaksanakan apel persada. Dalam sambutannya, Prabowo berharap jasa-jasa Try menjadi teladan bagi generasi muda dan arwahnya memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan.
Beberapa pejabat menghadiri upacara untuk memberikan penghormatan, termasuk Menlu Sugiono, Seskab Teddy Indra Wijaya, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan. Mantan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Wapres ke-11 Boediono, serta Wapres ke-10 & ke-12 Jusuf Kalla juga hadir dalam prosesi.
Petugas memakamkan Try Sutrisno di Blok M131 TMP Kalibata, tempat beberapa tokoh nasional lain seperti BJ Habibie dan Ani Yudhoyono juga beristirahat. Almarhum meninggal pagi tadi di RSPAD Gatot Subroto setelah menjalani perawatan selama 16 hari. Keluarga sebelumnya menyemayamkan jenazahnya di rumah duka Jalan Purwakarta, Menteng, Jakarta Pusat.
Lahir di Surabaya pada 1935, Try menempuh pendidikan di Akademi Teknik Angkatan Darat pada 1959. Ia meniti karier di militer dengan menjabat Kepala Staf Angkatan Darat (1986–1988) dan Panglima Angkatan Bersenjata RI (1988–1993). Pada 1961, Try menikahi Tuti Sutiawati, dan mereka dikaruniai tujuh anak, empat putra dan tiga putri.
(eny)














