Home / Kesehatan

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:00 WIB

Puasa Berpotensi Detox Kulit Jika Pola Makan Benar

Foto: Getty Images/iStockphoto/golubovy

Foto: Getty Images/iStockphoto/golubovy

Jakarta, iNBrita.com  – Banyak orang percaya bahwa puasa tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga membantu proses detox kulit. Namun, apakah puasa benar-benar membuat kulit menjadi lebih sehat?

Dokter estetika dr. Dara Ayuningtyas menjelaskan bahwa puasa memang dapat membantu proses detoksifikasi kulit secara alami. Namun, seseorang harus menjalankan puasa dengan pola makan yang tepat agar bisa merasakan manfaat tersebut.

dr. Dara menyampaikan hal itu saat menghadiri acara press conference ZAP di Atrium Mall Senayan City, Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Menurut dr. Dara, puasa membuat seseorang menahan asupan makanan selama beberapa jam. Kondisi ini memberi kesempatan bagi tubuh untuk menjalankan proses detoksifikasi secara alami.

“Benar sebenarnya puasa bisa membantu proses detox, tetapi harus dilakukan dengan pola yang benar,” ujar dr. Dara Ayuningtyas, dipl.AAAM.

Baca juga :   Momen Hari Demensia Sedunia RSUD MH Athalib Beri Penyuluhan

Pola Makan Berbuka Sangat Berpengaruh

dr. Dara menilai banyak orang tidak merasakan manfaat detox saat puasa karena mereka memilih pola makan yang kurang sehat saat berbuka.

Banyak orang langsung mengonsumsi gorengan dan makanan manis dalam jumlah besar ketika berbuka. Padahal, jenis makanan tersebut dapat memicu berbagai masalah pada kulit.

“Biasanya saat bulan puasa orang berbuka dengan gorengan dan makanan manis. Kalau begitu, manfaat detox-nya justru tidak didapat,” jelasnya.

Makanan tinggi gula dan minyak dapat memicu peradangan pada kulit. Selain itu, konsumsi makanan tersebut juga meningkatkan produksi minyak di wajah yang akhirnya memicu munculnya jerawat.

Pilih Menu Bergizi Saat Berbuka

Agar puasa benar-benar memberi manfaat bagi kesehatan kulit, dr. Dara menyarankan masyarakat untuk memilih menu berbuka yang lebih sehat dan bergizi.

Baca juga :   Manfaat Kopi untuk Metabolisme dan Penurunan Berat

Ia mendorong masyarakat untuk memperbanyak konsumsi buah dan sayur serta mengurangi karbohidrat berlebihan.

“Baiknya saat berbuka kita memilih nutrisi yang tepat, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan mengurangi karbohidrat,” kata dr. Dara.

Buah dan sayur mengandung vitamin, mineral, serta antioksidan yang dapat menjaga kelembapan kulit, melawan radikal bebas, dan membuat kulit terlihat lebih segar.

Dengan pola makan yang lebih sehat, puasa dapat menjadi momen bagi seseorang untuk memperbaiki gaya hidup sekaligus menjaga kesehatan kulit. Mengurangi makanan berminyak, membatasi gula, dan memperbanyak makanan bergizi dapat membantu kulit tetap sehat selama Ramadan.

(eny)

Berita ini 8 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Cangkir kopi panas di meja dengan latar pemandangan pagi, melambangkan manfaat kopi untuk metabolisme dan penurunan berat badan

Kesehatan

Manfaat Kopi untuk Metabolisme dan Penurunan Berat
Ilustrasi tanda dilarang merokok sebagai peringatan bahaya rokok bagi kesehatan seperti merokok setelah berbuka puasa

Kesehatan

Langsung Merokok Saat Buka Puasa Berbahaya bagi Tubuh
Ilustrasi kolesterol tinggi menyebabkan leher kaku dan nyeri pundak

Kesehatan

Leher Kaku Bisa Menjadi Tanda Kolesterol Tinggi
Pramono Anung memberikan sambutan saat peresmian Klinik BUMN Medika di Jakarta.

Kesehatan

Pramono Anung Ingatkan Pentingnya Disiplin Protokol Kesehatan
Seseorang makan sambil berdiri di dapur sambil memegang piring sarapan.

Kesehatan

Makan Sambil Berdiri Bisa Ganggu Kesehatan Pencernaan
Wanita memegang dada sambil meringis kesakitan di ruang tamu, menunjukkan gejala nyeri dada.

Kesehatan

Waspadai Gejala Tersamar Penyakit Jantung Mematikan
Minuman kunyit asam tradisional untuk kesehatan dan kecantikan

Kesehatan

Manfaat Kunyit Asam untuk Kesehatan dan Kecantikan Alami
Anak muda begadang di kamar sambil minum kopi manis dan menggunakan laptop malam hari

Kesehatan

Begadang, Gula Darah, dan Dampak Kesehatan Tubuh