BEM KM IPB Tolak Kampus Jadi Dapur MBG

BEM KM IPB Tolak Kampus Jadi Dapur MBG

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampus IPB University. Foto: Humas IPB University

Kampus IPB University. Foto: Humas IPB University

Kritik BEM KM IPB Menguat

Jakarta, iNBrita.com  – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa IPB University secara terbuka mengkritik kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain itu, mereka menilai pelaksanaan program tersebut masih menimbulkan banyak masalah di lapangan.

Dalam unggahan Instagram pada Kamis (7/5/2026), BEM KM IPB menyampaikan sejumlah kritik langsung kepada Kepala BGN, Dadan Hindayana. Di samping itu, mereka menyoroti kasus keracunan makanan, besarnya realokasi anggaran, serta lemahnya pengawasan program.

Soroti Kasus Keracunan dan Anggaran

Lebih lanjut, BEM KM IPB mendesak pemerintah agar tidak memperluas program MBG selama berbagai persoalan masih terjadi. Sebab itu, mereka menekankan adanya ribuan kasus keracunan, pergeseran ratusan triliun anggaran pendidikan, serta ratusan SPPG yang tidak memenuhi standar operasional.

Sementara itu, BEM KM IPB menilai pemerintah menerapkan satu model program secara seragam di seluruh wilayah Indonesia. Akibatnya, kondisi tersebut menciptakan ketimpangan dalam kualitas makanan, sistem pelaksanaan, dan kewenangan lembaga pelaksana.

Kampus Dinilai Perlu Evaluasi Keterlibatan

Di sisi lain, BEM KM IPB mempertanyakan kesiapan kampus yang ikut terlibat dalam program MBG. Dengan demikian, mereka menilai keterlibatan tersebut dapat mengganggu fokus akademik, fasilitas kampus, serta ekosistem pembelajaran.

Namun demikian,  University menegaskan posisinya sebagai Center of Excellence (CoE) dalam program MBG. Selain itu, pihak kampus menyatakan bahwa mereka menjalankan peran tersebut untuk meningkatkan efektivitas, pengukuran, dan dampak program.

IPB Tegaskan Peran CoE MBG

Selanjutnya, Direktur Kerjasama, Komunikasi, dan Pemasaran IPB University, Alfian Helmi, menjelaskan bahwa IPB mengembangkan model dapur berbasis karakter lokal. Di samping itu, IPB juga menghadirkan inovasi pangan untuk mendukung pelaksanaan program MBG.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa tidak mengelola SPPG secara langsung. Sebaliknya, PT BLST sebagai holding company di bawah yayasan khusus menjalankan pengelolaan tersebut secara terpisah dari anggaran pendidikan kampus.

Pengelolaan Dapur dan Rantai Pasok

Selain itu, Direktur PT BLST, Luhur Budijarso, mengembangkan sistem dapur terintegrasi dengan melibatkan petani, peternak, dan pelaku usaha lokal. Dengan demikian, ia membangun rantai pasok pangan yang lebih berkelanjutan dan berdampak ekonomi.

Kemudian, ia memastikan bahwa seluruh proses produksi makanan mengikuti standar keamanan pangan ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal). Bahkan, ia menjalankan audit internal secara berkala untuk menjaga kualitas makanan.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

5 Makam Kuno Indonesia yang Menyimpan Sejarah Islam
7 Cara Merawat Anthurium agar Subur dan Berbunga
Roster Rumah Cantik untuk Udara Sejuk dan Privat
8 Cara Membasmi Rayap di Rumah Secara Efektif
Prasasti Umar bin Khattab Ditemukan di Madinah
Cara Aman Gunakan Wi-Fi Hotel Tanpa Risiko
Lima Kepala SMPN Sungai Penuh Diganti, Ini Namanya
Beasiswa BeZakat 2026 Diperpanjang, Cek Syaratnya Sekarang
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:00 WIB

5 Makam Kuno Indonesia yang Menyimpan Sejarah Islam

Minggu, 11 Oktober 2026 - 01:00 WIB

7 Cara Merawat Anthurium agar Subur dan Berbunga

Kamis, 8 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Roster Rumah Cantik untuk Udara Sejuk dan Privat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:00 WIB

8 Cara Membasmi Rayap di Rumah Secara Efektif

Selasa, 29 September 2026 - 23:00 WIB

Prasasti Umar bin Khattab Ditemukan di Madinah

Berita Terbaru

MSCI berpotensi mengubah status pasar saham Indonesia dan memicu arus keluar dana asing hingga Rp 132 triliun.(Foto : YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Ekonomi

MSCI Ubah Status Indonesia, Dana Asing Terancam Keluar

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:00 WIB

BMKG memprediksi hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 18 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Nasional

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:00 WIB

Harga emas Antam pada Minggu, 18 Oktober 2026, bertahan di Rp 2.572.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,57 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:00 WIB

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 03:00 WIB

Daftar kode redeem FF terbaru 18 Oktober 2026 untuk mencoba klaim hadiah gratis Free Fire. ( Foto AI INBRITA)

Uncategorized

Kode Redeem FF Terbaru 18 Oktober 2026 Hadiah Gratis

Minggu, 18 Okt 2026 - 02:00 WIB