The Guardian melaporkan pada Jumat (22/5/2026), kesalahan tersebut terjadi pada Selasa (19/5) sore waktu setempat. Saat itu, sistem komputer di studio utama Radio Caroline tanpa sengaja mengaktifkan prosedur darurat terkait kematian raja.
Gangguan teknis tersebut kemudian memunculkan pengumuman yang menyebut Raja Charles III meninggal dunia. Padahal, informasi itu tidak benar.
Manajer Radio Caroline, Peter Moore, menjelaskan bahwa seluruh stasiun radio di Inggris memang menyiapkan prosedur khusus untuk menghadapi situasi wafatnya raja. Namun, kesalahan sistem justru membuat protokol tersebut aktif secara otomatis.
“Karena gangguan komputer di studio utama kami, prosedur Wafatnya Raja yang dipersiapkan seluruh stasiun radio di Inggris tanpa sengaja aktif dan memunculkan pengumuman keliru bahwa Yang Mulia Raja telah meninggal dunia,” ujar Moore melalui pernyataan di Facebook.
Radio Caroline Hentikan Siaran dan Minta Maaf
Setelah mengetahui kesalahan itu, Radio Caroline segera menghentikan siaran untuk memulihkan sistem. Selain itu, pihak radio juga langsung menyiarkan permintaan maaf kepada pendengar.
Moore turut meminta maaf atas keresahan yang muncul akibat informasi tersebut.
“Kami meminta maaf kepada Yang Mulia Raja dan kepada seluruh pendengar atas keresahan yang timbul,” katanya.
Meski begitu, Radio Caroline tidak menjelaskan secara detail berapa lama pengumuman keliru itu mengudara. Namun, pihak radio menghapus siaran ulang untuk periode Selasa sore dari situs resminya.
Raja Charles Tetap Jalani Kunjungan Kerja
Di tengah insiden tersebut, Raja Charles III bersama Ratu Camilla sedang menjalani kunjungan kerja ke Irlandia Utara. Dalam agenda itu, keduanya menghadiri pertunjukan musik rakyat dan berinteraksi dengan warga setempat.
Radio Caroline sendiri berdiri sejak 1964 dan terkenal sebagai radio bajak laut yang mengudara dari kapal di lepas pantai Inggris. Setelah pemerintah Inggris menerapkan aturan ketat pada 1967, banyak radio serupa berhenti beroperasi. Namun, Radio Caroline tetap bertahan sebelum akhirnya menghentikan siaran lepas pantai pada 1990. Kini, stasiun radio tersebut beroperasi dari daratan dengan studio utama di Essex.
(eny)









