Program Cek Gratis Nasional Dorong Skrining Kanker Usus

Program ini memperluas deteksi dini untuk meningkatkan angka keselamatan pasien di seluruh Indonesia.

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas medis melakukan pemeriksaan skrining kanker kolorektal sebagai bagian dari Program Cek Kesehatan Gratis Nasional untuk deteksi dini kanker usus.(Foto: Pradita Utama)

Petugas medis melakukan pemeriksaan skrining kanker kolorektal sebagai bagian dari Program Cek Kesehatan Gratis Nasional untuk deteksi dini kanker usus.(Foto: Pradita Utama)

Jakarta, iNBrita.comKementerian Kesehatan RI terus memperluas layanan preventif bagi masyarakat. Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, menyatakan bahwa pemerintah kini telah mengintegrasikan skrining kanker kolorektal (kanker usus besar) ke dalam Program Cek Kesehatan Gratis Nasional (CKG). Pemerintah menargetkan program ini kepada masyarakat berusia 45 tahun ke atas yang memiliki faktor risiko tinggi.

Kanker kolorektal menjadi salah satu masalah mendesak di bidang onkologi, baik di tingkat nasional maupun global. Secara global, penyakit ini menempati peringkat ketiga sebagai kanker paling umum dengan sekitar 1,9 juta kasus baru setiap tahun.

Di Indonesia, kanker usus besar menempati peringkat keempat dalam jumlah kasus terbanyak dan menjadi penyebab kematian akibat kanker tertinggi kelima, dengan lebih dari 19.000 kematian setiap tahun. Keterlambatan penanganan menjadi masalah utama.

Baca Juga :  Enam Pencari Kerja Jadi Korban Kericuhan Job Fair Ghana

Wamenkes Dante menjelaskan bahwa lebih dari 70 dari 100 pasien kanker kolorektal datang ke fasilitas kesehatan dalam kondisi stadium lanjut. Ia menegaskan bahwa kondisi ini bukan karena kelalaian pasien atau karena penyakit tidak dapat ditangani, melainkan karena kurangnya deteksi dini.

Untuk mengatasi hal tersebut, Kementerian Kesehatan menerapkan sistem skrining berlapis guna mendeteksi kanker sejak tahap awal sebelum gejala memburuk. Program CKG meliputi beberapa tahapan pemeriksaan, yaitu:

  1. Tahap awal: masyarakat mengisi kuesioner skrining kolorektal.
  2. Tahap lanjutan: tenaga medis melakukan pemeriksaan colok dubur digital.
  3. Tahap spesifik: tenaga medis melakukan tes darah samar tinja (Fecal Occult Blood Test/FOBT) bagi individu berisiko tinggi.
Baca Juga :  PLTA Kerinci: Saatnya Rakyat Menjadi Tuan di Tanah Sendiri

Direktur Penyakit Tidak Menular Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan pada dasarnya menanggung pengobatan kanker secara umum. Namun, BPJS belum sepenuhnya menanggung beberapa terapi modern berbiaya tinggi, seperti targeted therapy, terutama untuk kasus kanker yang telah bermetastasis.

Pemerintah terus mendorong upaya pencegahan mengingat tingginya biaya pengobatan pada stadium lanjut. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, memperbanyak konsumsi sayur dan buah, serta memanfaatkan program cek kesehatan gratis sebagai langkah deteksi dini dan perlindungan kesehatan.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik
Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari
Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan
Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat
Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung
Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat
Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:00 WIB

Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:00 WIB

Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:00 WIB

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:00 WIB

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Berita Terbaru

Wako Alfin saat mengikuti penanaman bawang putih serentak di Kayu Aro.

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Dukung Swasembada Bawang Putih Nasional

Rabu, 19 Agu 2026 - 18:00 WIB

Wawako Azhar Hamzah menerima penghargaan IRH 2026.

SUNGAI PENUH

Pemkot Sungai Penuh Raih Predikat Istimewa IRH 2026

Rabu, 19 Agu 2026 - 15:00 WIB

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa menyampaikan ucapan selamat kepada H. Nuzran Joher atas terpilihnya sebagai Ketua Ombudsman RI periode 2026–2031.

SUNGAI PENUH

DPRD Sungai Penuh Ucapkan Selamat kepada Nuzran Joher

Rabu, 19 Agu 2026 - 12:00 WIB

Ilustrasi guru PPPK yang menjalankan tugas dan mengabdi untuk pendidikan Indonesia.(Foto : Ilustrasi AI)

Nasional

Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, Ini Aturan Terbarunya

Rabu, 19 Agu 2026 - 09:00 WIB

Hutri Randa menghadiri resepsi HUT ke-81 RI, Senin (17/08).

SUNGAI PENUH

Hutri Randa Hadiri Resepsi Kenegaraan HUT ke-81 RI

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:00 WIB