Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Getty Images/Jajah-sireenut

Foto ilustrasi: Getty Images/Jajah-sireenut

Jakarta, iNBrita.com  – Penderita Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) tetap dapat menurunkan berat badan dengan mengatur pola makan. Namun, mereka perlu memilih metode yang tidak memicu peningkatan asam lambung.

Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, mengatakan penderita GERD perlu mengatur pola makan secara tepat. Ia mengingatkan pasien untuk tidak menerapkan diet ekstrem yang membuat lambung kosong dalam waktu lama.

Salah satu metode yang perlu penderita GERD hindari yaitu intermittent fasting atau puasa intermiten. Pola tersebut membuat seseorang menahan makan dalam jangka waktu tertentu sehingga lambung dapat kosong cukup lama.

Menurut dr Yaze, penderita GERD sebaiknya membagi waktu makan menjadi beberapa kali dalam sehari. Mereka dapat mengonsumsi makanan dalam jumlah kecil dengan jeda waktu yang lebih pendek.

“Kalau GERD itu artinya kamu makan jadi lebih banyak jamnya. Misalnya sedikit-sedikit tapi sering,” kata dr Yaze dalam Live TikTok detikHealth, Kamis (20/8/2026).

Atur Jadwal Makan Sepanjang Hari

Penderita GERD perlu mengisi perut secara teratur sejak pagi. Mereka sebaiknya tidak melewatkan sarapan dan tidak menunda waktu makan berikutnya terlalu lama.

Dr Yaze menyarankan penderita GERD sarapan pada pagi hari, kemudian mengonsumsi camilan sehat sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka dapat melanjutkan makan siang sekitar pukul 13.00 WIB.

Setelah itu, camilan ringan pada pukul 16.00 WIB dapat membantu menjaga jeda makan tetap teratur. Untuk makan malam, dr Yaze menyarankan waktu sekitar pukul 18.00-19.00 WIB.

“Enggak boleh telat makan siang, habis itu ada camilan sore. Makan malam juga enggak boleh terlambat,” ujarnya.

Kendalikan Porsi dan Pilih Makanan

Penderita GERD tetap perlu memenuhi kebutuhan nutrisi meski sedang menjalankan program penurunan berat badan. Mereka sebaiknya menyesuaikan porsi makanan dengan kebutuhan kalori masing-masing.

Selain mengatur jumlah makanan, mereka juga perlu memilih menu yang tidak mudah memicu keluhan lambung. Beberapa jenis makanan dapat meningkatkan produksi gas dan membuat gejala GERD semakin mudah muncul.

Dr Yaze menyarankan penderita GERD membatasi makanan yang dapat menghasilkan banyak gas, seperti nangka dan kol. Mereka juga perlu menghindari makanan pedas jika jenis makanan tersebut memicu gejala.

Kebiasaan setelah makan juga perlu mendapat perhatian. Penderita GERD sebaiknya tidak langsung berbaring atau tidur setelah menyantap makanan.

Dr Yaze menyarankan mereka menghentikan konsumsi makanan berat maupun camilan setidaknya dua jam sebelum tidur. Mereka tetap dapat minum air putih sesuai kebutuhan.

“Kalau misalnya makan berat atau ngemil, kalau bisa dua jam sebelum tidur sudah berhenti, supaya GERD-nya enggak kambuh-kambuhan,” tuturnya.

Penderita GERD tetap dapat menjalankan program diet selama mereka mengatur pola makan dengan tepat. Mereka perlu menjaga jadwal makan, mengontrol porsi, memilih makanan yang sesuai, serta memberi jeda sebelum tidur.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang
Sarapan Sehat Bantu Tubuh Bugar Sepanjang Hari
7 Manfaat Teh Chamomile untuk Kesehatan dan Kualitas Tidur
Manfaat Kopi untuk Hati dan Risiko Penyakit Liver
Katarak pada Usia Muda, Kenali Faktor Risiko dan Pencegahannya
3 Jenis Teh Herbal, Manfaat dan Risiko Kesehatannya
Handuk Kotor Bisa Picu Masalah Kulit dan Kesehatan
7 Sayuran Tinggi Kalsium, Bantu Jaga Tulang Kuat
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Sarapan Sehat Bantu Tubuh Bugar Sepanjang Hari

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:00 WIB

7 Manfaat Teh Chamomile untuk Kesehatan dan Kualitas Tidur

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Manfaat Kopi untuk Hati dan Risiko Penyakit Liver

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Katarak pada Usia Muda, Kenali Faktor Risiko dan Pencegahannya

Berita Terbaru

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 03:00 WIB

Daftar kode redeem FF terbaru 18 Oktober 2026 untuk mencoba klaim hadiah gratis Free Fire. ( Foto AI INBRITA)

Uncategorized

Kode Redeem FF Terbaru 18 Oktober 2026 Hadiah Gratis

Minggu, 18 Okt 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi permainan mobile dan saldo DANA yang menggambarkan peluang mendapatkan hadiah digital melalui aplikasi game. ( Foto AI INBRITA)

Teknologi

7 Game Penghasil Saldo DANA yang Menarik untuk Dicoba

Minggu, 18 Okt 2026 - 01:00 WIB

Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, alami erupsi (Foto: Magma Indonesia)

Nasional

Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 00:00 WIB

Atta Halilintar  IG @attahalilintar

Entertainment

Ashanty Bongkar Respons Atta Halilintar soal Isu Perselingkuhan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 23:00 WIB