Harga Emas Tetap Optimistis Meski Tertekan Suku Bunga

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas batangan menjadi instrumen investasi yang nilainya dipengaruhi kondisi pasar global.

Emas batangan menjadi instrumen investasi yang nilainya dipengaruhi kondisi pasar global.

Jakarta, iNBrita.com – Pasar tetap optimistis terhadap pergerakan harga emas di zona hijau, meski menghadapi koreksi jangka pendek. Kenaikan harga minyak mendorong inflasi dan meningkatkan ekspektasi suku bunga global.

Optimisme Harga Emas Masih Kuat

Mengutip Kitco News, Jumat (10/4/2026), analis komoditas dari State Street Investment Management yang dipimpin Aakash Doshi memperkirakan harga emas masih berpeluang naik. Mereka menilai peluang harga emas mencapai US$ 4.750 hingga US$ 5.500 per troy ons mencapai 50% hingga akhir tahun.

Proyeksi Disesuaikan, Tetap Positif

Di sisi lain, perusahaan tersebut menyesuaikan proyeksi optimistisnya. Para analis menurunkan peluang harga emas mencapai US$ 5.500 hingga US$ 6.250 per troy ons dari 35% menjadi 30%. Meski begitu, mereka tetap melihat prospek jangka panjang yang positif.

Baca Juga :  Api Lalap Empat Rumah Warga di Pendung Hilir

Level Bawah dan Potensi ATH

Para analis memperkirakan harga emas di kisaran US$ 4.000 hingga US$ 4.100 per troy ons akan menjadi batas bawah pasar. Mereka juga menilai harga tertinggi sepanjang masa (ATH) masih berpeluang diuji kembali hingga tahun 2027.

Sentimen Global Picu Konsolidasi

State Street menjelaskan bahwa aksi jual pada bulan lalu dan fase konsolidasi saat ini merupakan hal yang wajar. Pergeseran sentimen pasar global, terutama akibat konflik antara AS, Israel, dan Iran, turut memengaruhi pergerakan harga emas.

Fokus pada Tren Jangka Panjang

Para analis menyarankan investor untuk tetap fokus pada tren jangka panjang. Mereka menilai faktor fundamental jangka panjang lebih penting dibandingkan ekspektasi suku bunga dalam jangka pendek.

Baca Juga :  Pendaftaran UTBK SNBT 2026 Resmi Dibuka Hari Ini

Dampak Suku Bunga dan Dolar AS

Mereka menjelaskan bahwa koreksi harga emas pada bulan Maret dipicu oleh penyesuaian suku bunga The Fed dan tingginya imbal hasil riil. Kondisi ini memperkuat dolar AS dan menekan harga emas sementara waktu.

Faktor Struktural Tetap Mendukung

Meski begitu, para analis menilai penurunan tersebut bukan akibat melemahnya permintaan emas global. Kekhawatiran terhadap penurunan nilai mata uang serta pergeseran ke alternatif selain mata uang fiat tetap mendukung permintaan emas.

Investor Diminta Tetap Waspada

Karena itu, analis mengingatkan investor untuk mewaspadai tekanan siklus, terutama meningkatnya biaya peluang memegang emas akibat imbal hasil riil yang tinggi. Namun, mereka tetap menilai faktor struktural jangka panjang memberikan prospek positif bagi emas.
(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa SMAN 1 Solok Selatan Menembus Dunia Lewat Bahasa
Cara Bayar Pemutihan Pajak Kendaraan Online lewat Signal
Cara Mudah Cek Desil Kesejahteraan Keluarga Online
Komdigi Soroti Live Streaming Demo Kejar Viral dan Monetisasi
Molinas Targetkan Rp150 Triliun dari Motor Listrik
BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok
Prabowo dan Jokowi Jadi Saksi Pernikahan Rizky Irmansyah
Sungai Barito Surut, Transportasi Kalteng Terancam Lumpuh
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Siswa SMAN 1 Solok Selatan Menembus Dunia Lewat Bahasa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Cara Bayar Pemutihan Pajak Kendaraan Online lewat Signal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Cara Mudah Cek Desil Kesejahteraan Keluarga Online

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Komdigi Soroti Live Streaming Demo Kejar Viral dan Monetisasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Molinas Targetkan Rp150 Triliun dari Motor Listrik

Berita Terbaru

Ketua DPRD Hutri Randa menghadiri Wisuda STIA-NUSA Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Wisuda STIA-NUSA Sungai Penuh

Senin, 31 Agu 2026 - 17:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH, menyerahkan SK pengangkatan PNS Formasi 2024 secara simbolis

SUNGAI PENUH

195 PNS Formasi 2024 Terima SK dari Wali Kota

Senin, 31 Agu 2026 - 14:00 WIB

Bupati Kerinci Monadi melantik 579 pejabat fungsional ASN, Senin (31/8/2026). Foto Kerinci Satu.

KERINCI

Pelantikan 579 ASN Perkuat Birokrasi Kabupaten Kerinci

Senin, 31 Agu 2026 - 13:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., menyerahkan penghargaan kepada penerima prestasi di halaman Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Senin (31/8/2026).

KERINCI

Wako Alfin Bangga, Sungai Penuh Panen Prestasi Nasional

Senin, 31 Agu 2026 - 12:00 WIB

Ilustrasi deposito perbankan BUMN dan perbandingan bunga BRI, BNI, serta Bank Mandiri pada Agustus 2026.(Foto: deposito)

Ekonomi

Bunga Deposito BUMN Agustus 2026, BRI Paling Tinggi

Senin, 31 Agu 2026 - 11:00 WIB