Jakarta , iNBrita.com – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia membagikan panduan agar masyarakat lebih waspada terhadap penipuan dalam perjalanan umrah. Edukasi ini melindungi calon jemaah karena Kemenhaj masih menerima laporan dugaan penipuan dan pelanggaran dalam penyelenggaraan umrah.
Kemenhaj mengingatkan calon jemaah untuk tidak mudah tergiur penawaran yang terlalu murah atau tidak masuk akal dan selalu memeriksa legalitas serta reputasi travel umrah yang mereka pilih.
“Jemaah harus berhati-hati sejak awal. Jangan tergoda harga yang terlalu rendah, dan pastikan travel memiliki izin resmi. Langkah sederhana ini membantu jemaah menghindari kerugian,” ujar Andi Muhammad Taufik, Kepala Subdirektorat Pengawasan Umrah.
1. Periksa Legalitas Travel
Jemaah harus memastikan travel umrah terdaftar resmi sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) melalui SATU HAJI, sistem resmi Kemenhaj. Mereka bisa mengecek status izin, nomor SK, akreditasi, dan masa berlaku izin. Travel yang tidak terdaftar resmi dianggap ilegal.
Selain itu, jemaah perlu memastikan travel memiliki kantor fisik, pengalaman minimal dua tahun, dan menghindari paket dengan harga terlalu murah.
2. Telusuri Reputasi dan Ulasan
Jemaah harus menelusuri pengalaman jemaah sebelumnya melalui Google Reviews, media sosial, atau situs resmi travel. Rekomendasi dari keluarga dan teman yang sudah berumrah juga membantu. Mereka sebaiknya menghindari agen yang tidak memiliki testimoni terpercaya.
Kemenhaj juga merilis daftar travel bermasalah yang bisa digunakan jemaah sebagai acuan sebelum memilih penyelenggara.
3. Tinjau Dokumen dan Biaya dengan Teliti
Jemaah harus meminta rincian semua biaya, termasuk tiket, visa, hotel, konsumsi, dan transportasi. Mereka perlu memastikan bukti reservasi hotel dan jadwal keberangkatan sebelum membayar.
Jemaah harus membaca kontrak, terutama klausul pengembalian dana (refund) dan asuransi. Mereka sebaiknya melakukan pembayaran melalui rekening resmi perusahaan dan menyimpan seluruh bukti transaksi.
4. Pilih Paket dengan Layanan Standar
Jemaah perlu memastikan travel menyediakan pembimbing ibadah bersertifikat, akomodasi layak, dan jadwal keberangkatan jelas. Mereka sebaiknya membandingkan beberapa paket dari travel terpercaya sebelum memutuskan pilihan.
Cara Melapor Pelanggaran
Jika jemaah menemukan dugaan pelanggaran, mereka harus segera melaporkannya ke Kemenhaj melalui kanal resmi:
Email: [email protected]
WhatsApp: +62 823-1101-4646














