Home / Kesehatan

Jumat, 19 Desember 2025 - 13:04 WIB

Kemenkes Ingatkan Masyarakat Waspadai Gejala Kusta Din

Ilustrasi kusta. (Foto: Getty Images/Rungrudee)

Ilustrasi kusta. (Foto: Getty Images/Rungrudee)

Jakarta, iNBrita.comKementerian Kesehatan Republik Indonesia meminta masyarakat untuk lebih peka terhadap gejala kusta, penyakit yang sering tidak disadari. Imbauan Kemenkes ini muncul setelah publik menyoroti kasus kusta yang menimpa Warga Negara Indonesia di Rumania.

Aji Muhawarman, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, menyatakan petugas masih menemukan kasus kusta di berbagai daerah di Indonesia. Dalam setahun terakhir, Kemenkes mencatat lebih dari 10 ribu pasien.

Penyakit ini sering terlambat terdeteksi karena gejalanya ringan dan jarang menimbulkan rasa sakit. “Penderita biasanya tidak merasakan nyeri pada tahap awal. Jika masyarakat memeriksakan diri dan menjalani pengobatan sejak dini, peluang sembuh jauh lebih tinggi,” ujar Aji kepada detikcom, Kamis (18/12/2025).

Baca juga :   Lidah Buaya, Tanaman Hias Cantik Penuh Manfaat

Aji menekankan masyarakat harus mengenali tanda awal kusta pada kulit, seperti bercak mati rasa, kulit kering atau bersisik, dan tampak mengilap. Lepuh atau luka muncul pada tangan dan kaki tanpa menimbulkan rasa sakit, disertai sensasi kesemutan atau nyeri ringan pada anggota tubuh.

Menurut Aji, tantangan utama penanganan kusta adalah rendahnya kesadaran masyarakat untuk segera memeriksakan diri. Banyak pasien datang ke fasilitas kesehatan setelah mengalami gangguan saraf atau kecacatan akibat penyakit.

Baca juga :   Kode Redeem ML Terbaru Minggu 27 April 2025 untuk Dapat Bonus Menarik

“Kusta tidak mudah menular dan dokter dapat menyembuhkannya sepenuhnya jika pasien menjalani pengobatan secara lengkap. Pemerintah menyediakan terapi gratis di Puskesmas,” tegasnya.

Selain pengobatan, Kemenkes menekankan masyarakat harus menghapus stigma terhadap penderita. Diskriminasi membuat pasien enggan berobat dan menghambat petugas menemukan kasus baru.

“Stigma justru memperburuk situasi. Kusta bisa disembuhkan, bukan penyakit yang harus ditakuti atau dijauhi,” ujar Aji.

Kemenkes berharap sorotan publik akibat kasus di Rumania mendorong masyarakat Indonesia lebih cepat mengenali gejala, memulai pengobatan lengkap, dan menekan angka penularan.

(eni)

Berita ini 5 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Orang memegang pergelangan tangan sambil merasakan nyeri

Kesehatan

Nyeri Tubuh Berulang? Kenali Penyebab dan Solusinya
Orang berjalan kaki santai di taman setelah makan untuk menjaga kesehatan tubuh.

Kesehatan

Berjalan Kaki Setelah Makan Bikin Tubuh Sehat
Lontong dibungkus plastik bening yang direbus lama hingga matang.

Kesehatan

Efek Beracun Saat Plastik Direbus Dengan Makanan
Dokter onkologi menjelaskan peningkatan kasus kanker kolorektal pada usia muda di rumah sakit.

Kesehatan

Kanker Kolorektal Usia Muda Terus Meningkat Drastis
“Pisang segar disajikan bersama es krim vanila dalam mangkuk.”

Kesehatan

Pisang Sehat, Tapi Hindari Campuran Makanan Berikut Ini
Ilustrasi perbedaan warna urine normal dan urine gelap sebagai tanda gagal ginjal

Kesehatan

Warna Urine Penanda Gagal Ginjal yang Perlu Diwaspadai

Kesehatan

Air Putih Minuman Terbaik Untuk Kesehatan Ginjal
Wanita lanjut usia berjalan santai di taman pagi hari.

Kesehatan

Berjalan 4.000 Langkah Sehari Turunkan Risiko Kematian