Bogor, iNBrita.com — Hujan berintensitas tinggi yang disertai angin kencang menerjang Desa Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (9/4/2026). Cuaca ekstrem tersebut memicu tanah longsor dan menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, menjelaskan bahwa hujan deras yang berlangsung cukup lama memperlemah struktur tanah. Pada saat yang sama, angin kencang menumbangkan pohon hingga menimpa rumah warga.
Dampak Longsor di Kampung Lulut
Di Kampung Lulut, longsor merusak satu unit rumah dengan kategori sedang. Selain itu, pergerakan tanah juga mengancam dua rumah lainnya yang berada di sekitar lokasi. Warga setempat kini meningkatkan kewaspadaan karena kondisi tanah masih labil dan berpotensi mengalami longsor susulan.
Kerusakan Parah Akibat Angin Kencang
Sementara itu, angin kencang menyebabkan kerusakan lebih berat di Kampung Ahad. Tiga rumah warga mengalami kerusakan berat akibat terpaan angin yang cukup kuat. Kondisi tersebut memaksa para penghuni rumah untuk segera menyelamatkan diri.
Warga Mengungsi ke Tempat Aman
Sebanyak tiga kepala keluarga dengan total 11 jiwa mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Mereka memilih lokasi yang lebih aman sambil menunggu kondisi lingkungan kembali stabil. Hingga saat ini, para pengungsi masih bertahan di tempat penampungan sementara.
Upaya Penanganan dan Kondisi Terkini
Petugas BPBD bersama warga langsung mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah. Meski proses evakuasi berjalan lancar, kondisi tanah yang basah dan licin sempat menyulitkan penanganan di lapangan.
Pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, warga belum dapat kembali menempati rumah yang terdampak karena kondisi bangunan masih belum aman. Saat ini, BPBD terus memantau situasi dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.
(eny)









