Longsor dan Angin Kencang Rusak Rumah di Bogor

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah di Bogor rusak akibat angin kencang dan longsor. (dok. Istimewa)

Rumah di Bogor rusak akibat angin kencang dan longsor. (dok. Istimewa)

Bogor, iNBrita.com — Hujan berintensitas tinggi yang disertai angin kencang menerjang Desa Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (9/4/2026). Cuaca ekstrem tersebut memicu tanah longsor dan menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, menjelaskan bahwa hujan deras yang berlangsung cukup lama memperlemah struktur tanah. Pada saat yang sama, angin kencang menumbangkan pohon hingga menimpa rumah warga.

Dampak Longsor di Kampung Lulut
Di Kampung Lulut, longsor merusak satu unit rumah dengan kategori sedang. Selain itu, pergerakan tanah juga mengancam dua rumah lainnya yang berada di sekitar lokasi. Warga setempat kini meningkatkan kewaspadaan karena kondisi tanah masih labil dan berpotensi mengalami longsor susulan.

Baca Juga :  Komdigi Bekukan TDPSE TikTok Terkait Aktivitas Judi Online

Kerusakan Parah Akibat Angin Kencang
Sementara itu, angin kencang menyebabkan kerusakan lebih berat di Kampung Ahad. Tiga rumah warga mengalami kerusakan berat akibat terpaan angin yang cukup kuat. Kondisi tersebut memaksa para penghuni rumah untuk segera menyelamatkan diri.

Warga Mengungsi ke Tempat Aman
Sebanyak tiga kepala keluarga dengan total 11 jiwa mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Mereka memilih lokasi yang lebih aman sambil menunggu kondisi lingkungan kembali stabil. Hingga saat ini, para pengungsi masih bertahan di tempat penampungan sementara.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Lantik Tujuh Anggota Komisi Yudisial

Upaya Penanganan dan Kondisi Terkini
Petugas BPBD bersama warga langsung mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah. Meski proses evakuasi berjalan lancar, kondisi tanah yang basah dan licin sempat menyulitkan penanganan di lapangan.

Pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, warga belum dapat kembali menempati rumah yang terdampak karena kondisi bangunan masih belum aman. Saat ini, BPBD terus memantau situasi dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gunung Anak Krakatau Siaga, KSOP Perketat Pelayaran
Salah Transfer Bank Diduga Spasi Nomor Rekening Nasabah
Siswi SMAN 1 SolSel Tembus Nominasi Nasional Paskibraka
Aturan Kemasan Rokok Berisiko Tingkatkan Peredaran Ilegal.
Pemerintah Siapkan Skema Baru Biaya Haji 2027
TPG Juni 2026 Cair, Simak Jadwal dan Cara Pengecekan
BGN Hentikan Penyaluran MBG, Anggaran Hemat Rp3 Triliun.
Hotel Sultan Dieksekusi Besok, PPKGBK Tutup Akses GBK
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:00 WIB

Gunung Anak Krakatau Siaga, KSOP Perketat Pelayaran

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:00 WIB

Salah Transfer Bank Diduga Spasi Nomor Rekening Nasabah

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:00 WIB

Siswi SMAN 1 SolSel Tembus Nominasi Nasional Paskibraka

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:00 WIB

Aturan Kemasan Rokok Berisiko Tingkatkan Peredaran Ilegal.

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:00 WIB

Pemerintah Siapkan Skema Baru Biaya Haji 2027

Berita Terbaru

Ilustrasi kopi. (Foto: Getty Images/frantic00)

Kesehatan

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Jumat, 17 Jul 2026 - 10:00 WIB

Harga emas Pegadaian hari ini terpantau stabil untuk produk Antam, UBS, dan Galeri 24(Foto : Dok Pegadaian)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Antam Tetap Tinggi

Jumat, 17 Jul 2026 - 09:00 WIB

Teh chamomile hangat menjadi salah satu minuman alami yang membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur.(Foto : Pixabay/Полина Андреева)

Kesehatan

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Jul 2026 - 23:00 WIB

Perwakilan PT TASPEN menyerahkan santunan JKK kepada ahli waris PPPK Nurijah di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.(Foto : Arsp Foto Taspen)

Ekonomi

Santunan JKK TASPEN Cair Rp832 Juta untuk Ahli Waris

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:00 WIB