Home / Nasional

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:00 WIB

Pakar Peringatkan Dampak Setelah AS Keluar WHO

Gedung WHO di Jenewa, pusat koordinasi kesehatan global.

Gedung WHO di Jenewa, pusat koordinasi kesehatan global.

Jakarta, iNBrita.com  – Amerika Serikat Resmi Keluar dari WHO, Pakar Khawatir Dampak Kesehatan Global . Amerika Serikat (AS) resmi mengakhiri keanggotaannya di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setelah selama 78 tahun berpartisipasi aktif dalam badan kesehatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Presiden Donald Trump mengumumkan rencana penarikan negara itu pada awal masa jabatannya di 2025 melalui perintah eksekutif, dan penarikan resmi berlaku setahun kemudian.

Trump menyebut alasan penarikan, antara lain penanganan pandemi COVID-19 yang buruk dan ketidakadilan iuran keanggotaan AS. Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Menteri Kesehatan Robert F. Kennedy Jr. menyatakan bahwa AS kini “membebaskan diri dari berbagai pembatasan” yang sebelumnya berlaku di WHO.

Baca juga :   Atalia Praratya Mengakhiri Pernikahan dengan Ridwan Kamil

Proses keluar AS tidak berjalan mulus. WHO mencatat Amerika masih menunggak iuran lebih dari 130 juta dolar (sekitar Rp1,95 triliun). Kedua pihak masih berbeda pandangan terkait besaran dan status pembayaran tersebut. WHO akan membahas masalah ini dan mekanisme penanganannya dalam rapat dewan eksekutif Februari mendatang.

Pejabat pemerintahan Trump mengakui AS berpotensi kehilangan akses terhadap data kesehatan global yang selama ini berfungsi sebagai sistem peringatan dini penyakit baru. Banyak pakar kesehatan global memperingatkan keputusan ini dapat melemahkan kapasitas AS dan WHO dalam menghadapi wabah penyakit serta ancaman kesehatan dunia.

Selama ini, Amerika Serikat menyumbang dana terbesar bagi WHO. Lembaga PBB itu mengoordinasikan kesiapsiagaan menghadapi penyakit menular seperti mpox, Ebola, dan polio, mendistribusikan vaksin, serta menetapkan pedoman penanganan berbagai kondisi kesehatan, termasuk kesehatan mental dan kanker.

Baca juga :   Cek Pencairan Bansos PKH Tahap 2

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, meminta AS mempertimbangkan kembali keputusannya. “Penarikan diri dari WHO merugikan Amerika Serikat dan juga dunia,” ujarnya dalam konferensi pers awal Januari 2026.

Pakar kesehatan menekankan bahwa kerja sama internasional sangat penting untuk mencegah wabah global. Mereka mengingatkan bahwa tanpa partisipasi AS, kesiapsiagaan global terhadap pandemi bisa terganggu, sehingga keamanan kesehatan dunia berisiko melemah (*)

sumber: detik.com

Berita ini 6 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ketua DPRD Sungai Penuh Hutri Randa saat menghadiri Gala Dinner Rakornas Produk Hukum Daerah di Kendari.

Nasional

Ketua DPRD Sungai Penuh Hadiri Gala Dinner Nasional
Harga emas global diproyeksikan menguat pada 2026 di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik

Nasional

Harga Emas Global Diproyeksi Menguat Signifikan Tahun 2026

Nasional

Prabowo : Sederhanakan Aturan Jika Tidak Akan Dipecat
PSM Makassar menghadapi Semen Padang di Stadion Gelora BJ Habibie saat laga berakhir imbang 0-0.

Nasional

PSM Makassar Ditahan Imbang Semen Padang 0-0
Pecahan rupiah dan dolar AS ditampilkan di gerai penukaran uang di Jakarta.

Nasional

Rupiah Melemah Tajam, Dolar AS Terus Menguat
Gajah mengangkut puing kayu pasca banjir di pemukiman Pidie Jaya, Aceh.

Nasional

Balai Konservasi Kerahkan Empat Gajah Bersihkan Longsor Pidie
Petugas menyiapkan bantuan logistik ke dalam helikopter untuk dikirim ke wilayah terdampak bencana di Sumatera.

Nasional

Pemerintah Kerahkan 11 Helikopter Bantu Korban Bencana
Harga emas Antam mengalami kenaikan pada perdagangan hari ini.

Nasional

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tajam Signifikan